1. Mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) di rumah sakit menggunakan medan magnet kuat untuk menyelaraskan arah spin dari inti atom hidrogen dalam tubuh manusia. Partikel apakah yang terdapat di dalam inti atom hidrogen biasa (11H) sehingga dapat berinteraksi dengan medan magnet tersebut?
A. 1
proton dan 1 elektron
B. 1
proton dan 1 neutron
C. 1
elektron dan 1 neutron
D. 1
neutron saja
E. 1
proton saja
2. Beberapa
unsur hipotesis (A,B,C dan D) terletak pada periode yang sama dalam sistem periodik
unsur. Diketahui data sifat fisik dan sifat kimia keempat unsur tersebut
sebagai berikut:
1) Unsur
A bereaksi sangat dahsyat dengan air menghasilkan gas hidrogen dan larutan
bersifat basa kuat
2) Unsur
B memiliki keelektronegatifan terbesar di antara keempat unsur tersebut
3) Oksida
dari unsur C dalam air dapat mengubah lakmus merah menjadi biru dan mengubah
kertas lakmus biru menjadi merah
4) Energi
ionisasi D sangat tinggi dan berupa gas monoatomik yang bersifat inert
Berdasarkan
data tersebut, urutan letak unsur-unsur tersebut dalam sistem periodik unsur
dari kiri ke kanan adalah ….
A. A
– B – C – D
B. D
– B – C – A
C. B
– C – A – D
D. A
– C – B – D
E. C
– A – B – D
3. Seorang
peneliti di laboratorium material sedang menguji dua sampel padatan putih,
yaitu senyawa P dan senyawa Q. Hasil pengujian sifat fisik dan kimia kedua
senyawa dicatat sebagai berikut:
a.
Senyawa P : memiliki titik leleh tinggi
(8010 C), tidak menghantarkan listrik dalam fase padat, namun
menghantarkan listrik dengan baik saat dalam bentuk lelehan maupun dalam
larutan
b.
Senyawa Q : memiliki titik leleh rendah (1140C), tidak menghantarkan
listrik dengan baik dalam bentuk padatan, lelehan maupan larutannya
Berdasarkan
data eksperimen tersebut, analisis yang tepat tentang jenis ikatan dan
struktur dari kedua senyawa adalah ….
A. Senyawa
P berikatan ionik dengan kisi Kristal elektrostatik, sedangkan senyawa Q
berikatan kovalen non polar berupa molekul sederhana
B. Senyawa
P berikatan kovalen polar terionisasi sempurna, sedangkan senyawa Q berikatan
hidroen antar molekul rantai panjang
C. Senyawa
P berikatan logam dengan lautan elektron bebas, sedangkan senyawa Q berikatan
kovalen koordnasi dengan struktur raksasa
D. Senyana
P berikatan kovalen jaringan raksasa, sedangkan senyawa Q berikatan logam
dengan kisi kovalen terdistribusi
E. Senyawa
P berikatan kovalen polar dengan interaksi dipol-dipol, sedangkan senyawa Q
berikatan ionic dengan interaksi elektrostatik lemah
4. Studi
kasus : Remediasi Lahan Pertanian Terkontaminasi limbah asam
Sebuah kawasan pertanian di dekat industri
tekstil mengalami penurunan kesuburan yang drastis, akibat rembesan limbah cair
asam sulfat. Untuk mengatasi masalah pencemaran ini, tim peneliti lingkungan
hidup mengambil sampel tanah terpolusi seberat 500 gram. Limbah H2SO4
dalam sampel tanah tersebut kemudian diekstrasi dan dinetralkan dengan menggunakan
larutan Kalsium hidroksida, Ca(OH)2, menurut persamaan reaksi
berikut:
H2SO4(aq) + Ca(OH)2(aq) → CaSO4(aq) + H2O(l)
Berdasarkan analisis laboratorium seluruh
H2SO4 dalam 500 gram sampel tanah tersebut tepat bereaksi
dengan 0,05 mol Ca(OH)2. Jika diketahui Ar H = 1, Ar O = 16, Ar S =
32, maka kadar zat pencemar asam sulfat dalam sampel tanah pertanaian tersebut
adalah ….
A. 0,49
%
B. 0,98
%
C. 1,96
%
D. 4,9
%
E. 9,8
%
5. Studi
kasus industri kosmetik : Produksi krim pelembap emolien
Sebuah pabrik kosmetik sedang memproduksi
bahan pelembab utama (emollient) berupa senyawa isopropil miristat (C17H34O2).
Senyawa ini disintesis melalui reaksi esterifikasi antara asam miristat C14H28O2
dengan isopropil propananol C3H7OH, sesuai persamaan
reaksi :
C14H28O2 + C3H7OH → C17H34O2 + H2O
Dalam suatu reaktor produksi seorang teknisi mencampurkan 228 Kg asam miristat deangan 90 kg isopropilpropatanol. ( Mr asam miristat = 228, Mr isopropilpropanol = 60, Mr isopropil miristat = 270) Berdasarkan analisis stoikiometri dan efesien produksi di atas, pernyataan mana yang benar adalah ….
□ Asam miristat bertindak sebagai pereaksi
pembatas
□ Isopropil propanol akan habis terlebih dahulu
□ Massa maksimal propuksi isopropil miristat secara teoritis yang dapat
dihasilkan dari reaksi tersebut adalah 270 kg
□ Jika pada akhir proses ternyata hanya diperoleh 243 kg isopropyl miristat, maka
rendemen hasil reaksi tersebut adalah 90 %
□ Pada akhir reaksi masih tersisa 60 gram isopropilpropanol
6. Seseorang membakar kayu di dalam api unggun dan melihat bahwa abu yang tersisa terasa jauh lebih ringan daripada kayu semula. Di sisi lain, ketika sebuah paku besi dibiarkan di tempat terbuka hingga berkarat, massa paku beserta karatnya justru menjadi lebih berat daripada massa paku awal sebelum berkarat. Tentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah berdasarkan Hukum Kekekalan Massa menurut Lavosier !
|
No |
Pernyataan |
Benar |
Salah |
|
1 |
Abu
hasil pembakaran kayu terasa lebih ringan karena sebagian massa hilang
menjadi energi |
|
|
|
2 |
Jika
pembakaran kayu dilakukan dalam sistem tertutup rapat, total massa kayu dan
massa oksigen sebelum reaksi akan sama dengan totak massa abu, asap dan gas
yang dihasilkan |
|
|
|
3 |
Berlaku
Hukum Kekekalan massa, walaupun pembakaran dalam sistem terbuka |
|
|
Pak Budi membandingkan 5 jenis pupuk murni yang mengandung nitrogen sebagai berikut:
|
No |
Nama Pupuk |
Rumus |
Mr |
|
1 |
urea |
CO(NH2)2 |
60 |
|
2 |
ZA
|
(NH4)2SO4 |
132 |
|
3 |
Amonium
Nitrat |
NH4NO3 |
84 |
|
4 |
Kalsium
Nitrat |
Ca(NO3)2 |
164 |
|
5 |
Kalium
Nitrat |
KNO3 |
101 |
(Ar
N = 14)
Berdasarkan perhitungan
kadar persentase massa nitrogen pada kelima pupuk di atas, urutan pupuk dengan
kadar nitrogen tertinggi hingga terendah yang menjdi pertimbangan pak Budi
adalah ….
A. Urea > amonium
Nitrat > ZA > Kalium Nitrat > Kalsium Nitrat
B. Urea > Amonium
Nitrat > ZA > kaslsium Nitrat > Kalium Nitrat
C. Amonium Nitrat >
urea > ZA > kalsium Nitrat > Kalium Nitrat
D. Urea > ZA >
Amonium Nitrat > Kalsium Nitrat > Kalium Nitrat
E. Amonium Nitrat > ZA
> Urea > Kalium Nitrat > Kalsium Nitrat
8. Pada
industri kimia, amonia (NH3) diproduksi melalui proses Haber Bosch
menggunakan reaksi gas nitogen dan gas hidrogen pada suhu dan tekanan yang
tinggi dengan katalis serbuk besi. Reaksinya dapat dituliskan :
N2(g) + H2(g) → NH3(g)
Sebuah pabrik pupuk merancang reaktor
untuk mereaksikan 56 Kg gas Nitrogen dan 12 Kg gas hidrogen. Setelah reaksi
berlangsung sempurna dan produk didinginkan ternyata terbentuk 51 Kg ammonia
(Ar N = 14, Ar H = 1)
Berdasarkan data tsb, berapa presentase
rendemen pada reaksi pembentukan ammonia terebut ?
A. 50 %
B. 60 %
C. 75 %
D. 80 %
E. 90 %
9. Limbah
cair industry elektroplating sering kali mengandung kation logam berat beracun
seperti ion tembaga [II] atau Cu2+. Untuk mengendapkan dan
menetralkan bahaya limbah ini sebelum dibuang ke lingkungan, ditambahkan
pereaksi yang mengndung ion sianida (CN-) sehingg membentuk senyawa
komplek [Cu(CN)4]2- melalui reaksi :
Cu2+ + 4CN- → [Cu(CN)4]2-
Berdasarkan teori asam-basa Lewis,
penjelasan yang benar mengenai mekanisme reaksi penangan limbah tersebut adalah
….
A. Cu2+
bertindak sebagai basa Lewis karena menerima pasangan electron
dari ion CN-
B. CN-
bertindak sebagai asam Lewis karena mendonasikan pasangan electron bebasnya
C. Cu2+
bertindak sebagai asam Lewis karena menerima pasangan elektron bebas dari ion CN-
D. CN-
bertindak sebagai asam Lewis karena memberikan ion H+ ke dalam
larutan
E. Reaksi
tersebut tidak termasuk reaksi asam-basa karena tidak melibatkabn ion H+
maupun OH-
10 Masyarakat di sekitar
kawasan industri tahu mengeluhkan air sumur warga yang berbau menyengat dan
merusak tanaman sekitar. Tim peneliti lingkungan melakukan kajian ilmiah untuk
menguji tingkat keasaman sampel air sumur tersebut sebelum dan sesudah
dilakukan penyaringan dengan media penetral.
Untuk mengidentifikasi trayek pH sampel
air secara cepat di lapangan tanpa pH-meter digital, peneliti menggunakan
indikator asam-basa alami ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea) yang
dikalibrasi dengan indikator sintetis Metil Merah dan Bromtimol Biru (BTB).
Data
kajian Ilmiah Trayek pH dan Hasil Uji Sampel:
|
Indikator |
Trayek pH |
Perub Warna |
Warna air sblum filtrasi |
Warna air stelah filtrasi |
|
Ekstrak Bunga Telang |
3,0 – 8,0 |
Merah muda - ungu |
Merah muda |
Ungu kebiruan |
|
Metil Merah |
4,4 – 6,2 |
Merah- kuning |
Merah |
Kuning |
|
Bromtimol Biru |
6,0 – 7,6 |
Kuning - biru |
kuning |
kuning |
Berdasarkan
kajian data ilmiah dan prinsip indikator asam basa di atas, pilihlah
pernyataan-pernyataan yang benar ( pilihan dapat lebih dari satu)
□ Kandungan senyawa antosianin pada
bagian bunga telang bertindak sebagai indikator alami karena mengalami
perubahan struktur kimia dan warna saat terjadi perubahan konsentrasi H+
□ Sampel air sumur sebelum filtrasi
bersifat asam kuat dengan estimasi nilai pH di bawah 4,4
□ Proses penyaringan/filtrasi berhasil
menaikkan nilai pH air sumur hingga berada rentang perkiraan 6,2 – 7,6
□ Sampel air sumur setelah difiltrasi
terbukti telah bersifat basa kuat, pH > 8 karena indicator bunga telang
menunjukkan warna ungu kebiruan
□ Indikator Metil Merah merupakan pilihan yangb tepat untuk memastikan bahwa air sumur setelah filtrasi telah berada pada kondisi pH aman/netral, pH = 7
11. Sebuah
perusahaan minuman kemasan melakukan uji control kualitas untuk memastikan
kadar asam sitrat, C6H8O7 dalam produk jus
jeruk kemasan sesuai dengan standar mutu, yaitu tidak boleh melebihi 0,64%.
Asam sitrat merupakan asam triprotik yang bereaksi dengan larutan standar
Natrium Hidroksida sesuai dengan persamaan reaksi:
C6H8O7 + 3NaOH → Na3C6H5O7 + 3H2O
Data hasil eksperimen:
Seorang analis mengambil 25 ml sampel jus
jeruk, lalu dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M dengan menggunakan indicator
fenolptalaian. Titrasi diulang sebanyak 3 kali hingga mencapai titik akhir
titrasi, sampai terjadi perubahan warna merah muda, diperoleh data sebgai
berikut:
|
Titrasi
ke- |
Volume
sampel |
Volume
NaOH 0,1 M |
|
1 |
25 ml |
19,9 ml |
|
2 |
25 ml |
20,1 ml |
|
3 |
25 ml |
20,0 ml |
Berdasarkan data eksperimen di atas,
berapa kadar asam sitrat dalam produk jus jeruk tersebut dan apakah produk
tersebut memenuhi standar mutu perusahaan ?
A. 0,13
%, memenuhi standar mutu
B. 0,39
%, memenhui standar mutu
C. 0,51
%, memenuhi standar mutu
D. 0,77
%, tidak memenuhi standar mutu
E. 1,54
%, tidak memenuhi standar mutu
12. Seorang petani cabai di daerah pedesaan mendapati tanah pertaniannnya memiliki pH sekitar 8,5. Sehingga pertumbuhan tanamannya kurang optimal. Untuk mengatasi hal tersebut ia bermaksud menambahkan pupuk kimia yang mengandung garam tertentu agar pH tanah turun mendekati netral (pH kurang lebih 6,5 – 7,0). Di toko pertanian terdapat beberapa jenis pupuk yang tergolong garam :
1) KNO3
2) (NH4)2SO4
( pupuk ZA)
3) CH3COONa
4) KCl
Beardasarkan
analisis reaksi hidrolisis garam, jenis garam manakah yang paling tepat dipilih
petani beserta alasannya
A. KNO3,
karena terhidrolisis total dan menghasilkan ion H+ yang menurunkan
pH tanah
B. CH3COONa,
karena anionnya terhidrolisis menghasilkan ion OH- yang menetralkan
tanah
C. (NH4)2SO4,
karena kation NH4+ terhidrolisis sebagian menghasilkan
ion H+, sehingga tanah bersifat asam
D. KCl,
karena tidak terhidrlisis, sehingga secara perlahan mengikis sifat basa pada
tanah
E. (NH4)2SO4,
karena anion SO42- terhidrolisis sempurna membentuk
larutan penyangga
13 Seorang siswa membuat
larutan penyangga dengan mencampurkan larutan NH3 dan HCl Reaksi
yang terjadi adalah :
NH3 + HCl → NH4Cl.
Tentukan
Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut !
|
No |
Pernyataan |
Benar |
Salah |
|
1 |
Jika
mol NH3 yang dicampurkan lebih besar dari mol HCl, maka akan terbentuk
larutan penyangga. |
|
|
|
2 |
Jika
mol NH3 dan HCl sama, maka akan terbentuk larutan penyangga asam |
|
|
|
3 |
Larutan
penyangga yang terbentuk bersifat basa |
|
|
14. Diketahui
reaksi kesetimbangan berikut: N2O4(g) ⇌
2NO2(g)
Grafik fungsi waktu terhadap konsentrasi proses awal hingga tercapainya kesetimbangan digambarkan dalam grafik berikut :
Berdasarkan grafik di atas, harga Kc untuk
reaksi tersebut adalah ….
A. 0,50
B. 1,00
C. 1,75
D. 2,50
E. 4,50
15. Reaksi kesetimbangan
terjadi dalam mulut. Email gigi mengandung senyawa kalsium hidroksiapatit Ca5(PO4)3OH . Pada keadaan
tertentu, zat tersebut
dapat mengalami kesetimbangan sebagai berikut.
Ca3(PO4 )2OH (s) ⇌ 5Ca2+(aq) + 3PO43–(aq) + OH–(aq)
Apabila seseorang sering mengonsumsi makanan
atau minuman yang bersifat asam,
lapisan gigi akan keropos, karena kesetimbangan
bergeser ke arah ....
A. kiri dan jumlah
Ca3(PO4 )2OH bertambah
B. kiri dan jumlah
Ca3(PO4 )2OH berkurang
C. kanan dan jumlah
Ca3(PO4 )2OH bertambah
D. kanan dan jumlah
Ca3(PO4 )2OH berkurang
E. kanan dan jumlah OH– berkurang
16. Saat matahari terbenam (senja), langit di
ufuk barat tampak berwarna jingga atau kemerahan. Hal ini terjadi karena cahaya
matahari harus menempuh lapisan atmosfer yang lebih tebal. Partikel-partikel
debu dan molekul gas di udara berukuran relatif sama dengan panjang gelombang
cahaya merah, sehingga cahaya dengan panjang gelombang pendek (seperti biru dan
ungu) dihamburkan ke segala arah, sementara cahaya merah diteruskan ke mata
pengamat.
Berdasarkan
stimulus di atas, jenis sifat koloid di atas adalah ….
A. Efek Tyndall
B. Gerak Brown
C. Elektroforesis
D. Dialysis
E. Adsorpsi
17. Seorang
mahasiswa menitrasi larutan perak nitrat (AgNO3) dengan
larutan kalium klorida (KCl)
dan mengamati terbentuknya endapan putih (AgCl).
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap
pernyataan berikut !
|
Pernyataan |
Benar |
Salah |
|
Reaksi kesetimbangan yang terjadi adalah AgCl(s) ⇌ Ag+(aq) +
Cl−(aq). |
|
|
|
Penambahan KCl akan menurunkan konsentrasi ion Ag+ di
dalam larutan. |
|
|
|
Endapan akan terbentuk jika nilai Qsp lebih besar dari
Ksp. |
|
|
18. Dalam sebuah
percobaan laboratorium, dilakukan penguraian gas SO₃ pada
suhu tertentu. Reaksi
yang terjadi
adalah : 2SO3(g) → 2SO2(g) + O2(g)
Perubahan konsentrasi SO₃ diamati terhadap waktu dan hasilnya ditunjukkan pada grafik berikut.
Laju reaksi penguraian 2SO3 (g) → 2SO2 (g) + O2 (g) pada 40 detik pertama adalah ....
A. 2,0 × 10-2 M/detik
B. 2,0 × 10-1 M/detik
C. 2,5 × 10-2 M/detik
D. 2,5 × 10-1 M/detik
E. 5,0 × 10-2
M/detik
19. Diketahui
data entalpi reaksi sebagai berikut:
I. S(s)
+ O2(g) → SO2(g) ΔH
= − 296,8 kJ/mol
II. 2SO3(g)
→ 2SO2(g) + O2(g) ΔH
= +198,2 kJ/mol
Pilihlah
dua pernyataan yang benar yang dapat disimpulkan untuk menentukan entalpi
reaksi pembentukan SO3(g) dari unsur-unsurnya :
S(s)
+ 1,5 O2(g) → SO3(g)
□
Reaksi (1) harus dibalik.
□
Reaksi (2) harus dibagi dua.
□
Nilai entalpi reaksi total adalah −395,9 kJ/mol.
□
Reaksi (2) harus dibalik dan dibagi dua.
□
Entalpi pembentukan SO3 adalah −296,8 kj
20. Sifat
Koligatif untuk Pembuatan Es Putar dan Pengawetan Makanan
Sifat koligatif larutan memiliki peran
penting dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh yang paling sering kita
temui adalah pembuatan es putar. Adonan es putar yang manis dan gurih
didinginkan menggunakan campuran es batu dan garam dapur (NaCl). Penambahan
garam ke dalam es batu menyebabkan titik beku campuran lebih rendah dari 0°C,
sehingga es tidak mudah mencair & dapat menyerap panas dari adonan es putar
secara efektif.
Fenomena ini menunjukkan bahwa penambahan zat terlarut, seperti garam, ke dalam
pelarut, seperti air, memengaruhi sifat-sifat fisik pelarut. Sifat-sifat ini
hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut, bukan pada jenisnya. Sifat
koligatif larutan mencakup penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih,
penurunan titik beku, dan tekanan osmosis.
Kandungan partikel dalam larutan sangat penting. Untuk larutan elektrolit,
seperti garam dapur dan kalium sulfat (K2SO4), zat
terlarut akan terurai menjadi ion-ion, sehingga jumlah partikelnya berlipat
ganda. Efek ini dinyatakan dengan faktor van't Hoff (i), yang nilainya
mendekati jumlah ion yang terurai. Sebaliknya, larutan non-elektrolit, seperti
gula tebu (C12H22O11) dan urea (CO(NH2)2),
tak terurai, sehingga faktor van't Hoff-nya (i) bernilai 1.
Konsentrasi partikel terlarut dapat diukur dengan molalitas (m). Semakin tinggi
molalitas partikel efektif (m×i), semakin besar efek sifat koligatifnya.
Misalnya, penurunan titik beku (ΔTf) dihitung dengan rumus ΔTf=m⋅Kf⋅i,
di mana Kf adalah tetapan titik beku molal.
Penambahan
garam dapur (NaCl) ke dalam es batu saat membuat es putar memanfaatkan sifat
koligatif larutan berupa...
A. Penurunan
tekanan uap
B. Kenaikan
titik didih
C. Penurunan
titik beku
D. Tekanan
osmosis
E. Daya
hantar listrik
21.
Sebanyak 200 mL larutan Ca(NO3)2 0,001 M dicampurkan
dengan 300 mL larutan Na2SO4 0,01 M.
Diketahui Ksp CaSO4 = 2,4 X 10−5. Pilihlah
dua pernyataan yang benar yang menggambarkan kondisi campuran !
□ Konsentrasi ion Ca2+ dalam campuran adalah 4 x 10−4 M.
□ Nilai hasil kali ion (Qsp) dari CaSO4 adalah 2,4 x 10−5.
□ Akan terbentuk endapan CaSO4
□ Nilai hasil kali ion (Qsp) dari CaSO4 lebih kecil dari Ksp.
□ Konsentrasi ion SO42− dalam campuran adalah 3 x 10−3 M.
22. Proses Penjernihan Air dengan Klorinasi
Klorinasi
adalah salah satu metode yang umum digunakan dalam proses penjernihan air untuk
membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya. Klorin (Cl2) ditambahkan ke
dalam air dan bereaksi membentuk asam hipoklorit (HClO) dan ion hipoklorit
(ClO−), yang merupakan agen oksidator kuat.
Dalam reaksi disproporsionasi klorin di air :
Cl2(aq)
+ H2O(l) → HClO(aq) + HCl(aq).
Pada reaksi ini, gas klorin mengalami ...
A.
Oksidasi karena atom Cl berubah Biloksnya dari 0 menjadi -1 dan +1
B.
Reduksi karena atom Cl berubah Biloksnya dari 0 menjadi -1 dan +1
C.
Autoredoks karena atom Cl mengalami oksidasi dan juga reduksi
D.
Oksidasi karena atom Cl mengalami kenaikan Biloks dari 0 menjadi +1 saja
E. Reduksi karena atom Cl mengalami penurunan Biloks dari 0 menjadi -1 saja
23. Perhatikan gambar berikut :
Sejumlah sumber arus listrik dipasang
secara seri ke dalam 2 jenis larutan dalam wadah yang berbeda. Jika pada wadah
1 dihasilkan 5,4 gram logam perak, maka logam aluminium yang dihasilkan pada
wadah 2 adalah ….(gram)
(Ar Al = 27, Ar Ag =
108)
A. 0,45
B. 2,22
C. 4,5
D. 64,8
E. 180
24. Senyawa hidrokarbon menpunyai struktur sebagai berik
Pernyataan di bawah ini
manakah yang benar . Jawaban yang benar dapat lebih dari 1
□ Termasuk senyawa hidrokarbon yang jenuh
□ Mempunyai nama 4 etil 5 metil 2 heksuna
□ Jika direaksikan dengan HCl terjadi reaksi substitusi dengan nama 2 kloro 3
etil 4 metil pentuna
□ Senyawa tersebut mudah mengalami reaksi adisi
□ Semua jenis ikatan sigma dalam ikatan
rangkap 3
25. Berikut grafik titik didih tiga senyawa
isomer dari senyawa C7
Berdasarkan grafik, senyawa X, Y dan Z secara berturut-turut dapat diprediksikan berupa
A. Senyawa X : 2 metil
heksana; senyawa Y : 2,2,3 trimetilbutana; Senyawa Z : 2,3 dimetil pentana
B. Senyawa X : 2 metil
heksana; Senyawa Y : 2,3 dimetil pentana; Senyawa Z : 2,2,3 trimetil butana
C. Senyawa X : 2,3 dimetil
pentana; Senyawa Y : 2,2,3 trimetilbutana; Senyawa Z : 2 metil heksana
D. Senyawa X : 2,3
dimetilpentana; senyawa Y : 2 metilheksana; Senyawa Z : 2,2 dimetil butana
E. Senyawa X : 2,2,3
trimetilbutana: senyawa Y : 2,3 dimetilpentana; Senyawa Z : 2 metil heksana
div>



