Welcome to CINTA KIMIA,....Selamat Belajar…..
div>

Senin, 26 Oktober 2026

SOAL TO TKA KIMIA 3 - 2026

1. Mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) di rumah sakit menggunakan medan magnet kuat untuk menyelaraskan arah spin dari inti atom hidrogen dalam tubuh manusia. Partikel apakah yang terdapat di dalam inti atom hidrogen biasa (11H) sehingga dapat berinteraksi dengan medan magnet tersebut?

A. 1 proton dan 1 elektron

B. 1 proton dan 1 neutron

C. 1 elektron dan 1 neutron

D. 1 neutron saja

E.  1 proton saja

2. Beberapa unsur hipotesis (A,B,C dan D) terletak pada periode yang sama dalam sistem periodik unsur. Diketahui data sifat fisik dan sifat kimia keempat unsur tersebut sebagai berikut:

1)   Unsur A bereaksi sangat dahsyat dengan air menghasilkan gas hidrogen dan larutan bersifat basa kuat

2)   Unsur B memiliki keelektronegatifan terbesar di antara keempat unsur tersebut

3)   Oksida dari unsur C dalam air dapat mengubah lakmus merah menjadi biru dan mengubah kertas lakmus biru menjadi merah

4)   Energi ionisasi D sangat tinggi dan berupa gas monoatomik yang bersifat inert

Berdasarkan data tersebut, urutan letak unsur-unsur tersebut dalam sistem periodik unsur dari kiri ke kanan adalah ….

A.  A – B – C – D

B.  D – B – C – A

C.  B – C – A – D

D.  A – C – B – D

E.  C – A – B – D

3. Seorang peneliti di laboratorium material sedang menguji dua sampel padatan putih, yaitu senyawa P dan senyawa Q. Hasil pengujian sifat fisik dan kimia kedua senyawa dicatat sebagai berikut:

a.  Senyawa P : memiliki titik leleh tinggi (8010 C), tidak menghantarkan listrik dalam fase padat, namun menghantarkan listrik dengan baik saat dalam bentuk lelehan maupun dalam larutan

b. Senyawa Q : memiliki titik leleh rendah (1140C), tidak menghantarkan listrik dengan baik dalam bentuk padatan, lelehan maupan larutannya

Berdasarkan data eksperimen tersebut, analisis yang tepat tentang jenis ikatan dan struktur dari kedua senyawa adalah ….

A.   Senyawa P berikatan ionik dengan kisi Kristal elektrostatik, sedangkan senyawa Q berikatan kovalen non polar berupa molekul sederhana

B.   Senyawa P berikatan kovalen polar terionisasi sempurna, sedangkan senyawa Q berikatan hidroen antar molekul rantai panjang

C.   Senyawa P berikatan logam dengan lautan elektron bebas, sedangkan senyawa Q berikatan kovalen koordnasi dengan struktur raksasa

D.  Senyana P berikatan kovalen jaringan raksasa, sedangkan senyawa Q berikatan logam dengan kisi kovalen terdistribusi

E.   Senyawa P berikatan kovalen polar dengan interaksi dipol-dipol, sedangkan senyawa Q berikatan ionic dengan interaksi elektrostatik lemah

4. Studi kasus : Remediasi Lahan Pertanian Terkontaminasi limbah asam

Sebuah kawasan pertanian di dekat industri tekstil mengalami penurunan kesuburan yang drastis, akibat rembesan limbah cair asam sulfat. Untuk mengatasi masalah pencemaran ini, tim peneliti lingkungan hidup mengambil sampel tanah terpolusi seberat 500 gram. Limbah H2SO4 dalam sampel tanah tersebut kemudian diekstrasi dan dinetralkan dengan menggunakan larutan Kalsium hidroksida, Ca(OH)2, menurut persamaan reaksi berikut:

H2SO4(aq)  +  Ca(OH)2(aq) → CaSO4(aq)  +  H2O(l)

Berdasarkan analisis laboratorium seluruh H2SO4 dalam 500 gram sampel tanah tersebut tepat bereaksi dengan 0,05 mol Ca(OH)2. Jika diketahui Ar H = 1, Ar O = 16, Ar S = 32, maka kadar zat pencemar asam sulfat dalam sampel tanah pertanaian tersebut adalah ….

A.  0,49 %

B.  0,98 %

C.  1,96 %

D.  4,9 %

E.  9,8 %

5. Studi kasus industri kosmetik : Produksi krim pelembap emolien

Sebuah pabrik kosmetik sedang memproduksi bahan pelembab utama (emollient) berupa senyawa isopropil miristat (C17H34O2). Senyawa ini disintesis melalui reaksi esterifikasi antara asam miristat C14H28O2 dengan isopropil propananol C3H7OH, sesuai persamaan reaksi :

C14H28O2  +  C3H7OH → C17H34O2  +   H2O

Dalam suatu reaktor produksi seorang teknisi mencampurkan 228 Kg asam miristat deangan 90 kg isopropilpropatanol. ( Mr asam miristat = 228, Mr isopropilpropanol = 60, Mr isopropil miristat = 270) Berdasarkan analisis stoikiometri dan efesien produksi di atas, pernyataan mana yang benar adalah ….

□  Asam miristat bertindak sebagai pereaksi pembatas

□  Isopropil propanol akan habis terlebih dahulu

□  Massa maksimal propuksi isopropil miristat secara teoritis yang dapat dihasilkan dari reaksi tersebut adalah 270 kg

□  Jika pada akhir proses ternyata hanya diperoleh 243 kg isopropyl miristat, maka rendemen hasil reaksi tersebut adalah 90 %

□  Pada akhir reaksi masih tersisa 60 gram isopropilpropanol

6. Seseorang membakar kayu di dalam api unggun dan melihat bahwa abu yang tersisa terasa jauh lebih ringan daripada kayu semula. Di sisi lain, ketika sebuah paku besi dibiarkan di tempat terbuka hingga berkarat, massa paku beserta karatnya justru menjadi lebih berat daripada massa paku awal sebelum berkarat. Tentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah berdasarkan Hukum Kekekalan Massa menurut Lavosier !

No

Pernyataan

Benar

Salah

1

Abu hasil pembakaran kayu terasa lebih ringan karena sebagian massa hilang menjadi energi

 

 

2

Jika pembakaran kayu dilakukan dalam sistem tertutup rapat, total massa kayu dan massa oksigen sebelum reaksi akan sama dengan totak massa abu, asap dan gas yang dihasilkan

 

 

3

Berlaku Hukum Kekekalan massa, walaupun pembakaran dalam sistem terbuka

 

 

 7. Unsur nitrogen (N) merupakan hara makro utama yang sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk merangsang pembentukan daun, batang, dan klorofil (zat hijau daun). Di pasaran, petani dapat memilih berbagai jenis pupuk sintetis yang mengandung nitrogen dalam bentuk senyawa kimia yang berbeda-beda. Pak Budi, seorang petani sayur di Lembang, ingin memilih pupuk yang menyuplai massa nitrogen paling besar per 100 gram pupuk murni agar penggunaan pupuk lebih efisien.

    Pak Budi membandingkan 5 jenis pupuk murni yang mengandung nitrogen sebagai berikut:

No

Nama Pupuk

Rumus

Mr

1

urea

CO(NH2)2

60

2

ZA

(NH4)2SO4

132

3

Amonium Nitrat

NH4NO3

84

4

Kalsium Nitrat

Ca(NO3)2

164

5

Kalium Nitrat

KNO3

101

(Ar N = 14)

Berdasarkan perhitungan kadar persentase massa nitrogen pada kelima pupuk di atas, urutan pupuk dengan kadar nitrogen tertinggi hingga terendah yang menjdi pertimbangan pak Budi adalah ….

A. Urea > amonium Nitrat > ZA > Kalium Nitrat > Kalsium Nitrat

B.  Urea > Amonium Nitrat > ZA > kaslsium Nitrat > Kalium Nitrat

C. Amonium Nitrat > urea > ZA > kalsium Nitrat > Kalium Nitrat

D. Urea > ZA > Amonium Nitrat > Kalsium Nitrat > Kalium Nitrat

E.  Amonium Nitrat > ZA > Urea > Kalium Nitrat > Kalsium Nitrat

8. Pada industri kimia, amonia (NH3) diproduksi melalui proses Haber Bosch menggunakan reaksi gas nitogen dan gas hidrogen pada suhu dan tekanan yang tinggi dengan katalis serbuk besi. Reaksinya dapat dituliskan :

N2(g)   +   H2(g) →  NH3(g)

Sebuah pabrik pupuk merancang reaktor untuk mereaksikan 56 Kg gas Nitrogen dan 12 Kg gas hidrogen. Setelah reaksi berlangsung sempurna dan produk didinginkan ternyata terbentuk 51 Kg ammonia (Ar N = 14, Ar H = 1)

Berdasarkan data tsb, berapa presentase rendemen pada reaksi pembentukan ammonia terebut ?

A.  50 %

B.  60 %

C.  75 %

D.  80 %

E.  90 %

9. Limbah cair industry elektroplating sering kali mengandung kation logam berat beracun seperti ion tembaga [II] atau Cu2+. Untuk mengendapkan dan menetralkan bahaya limbah ini sebelum dibuang ke lingkungan, ditambahkan pereaksi yang mengndung ion sianida (CN-) sehingg membentuk senyawa komplek [Cu(CN)4]2- melalui reaksi :

Cu2+  +   4CN- →  [Cu(CN)4]2-

Berdasarkan teori asam-basa Lewis, penjelasan yang benar mengenai mekanisme reaksi penangan limbah tersebut adalah ….

A.  Cu2+ bertindak sebagai basa Lewis karena menerima pasangan electron dari ion CN-

B.  CN- bertindak sebagai asam Lewis karena mendonasikan pasangan electron bebasnya

C.  Cu2+ bertindak sebagai asam Lewis karena menerima pasangan elektron bebas dari ion CN-

D.  CN- bertindak sebagai asam Lewis karena memberikan ion H+ ke dalam larutan

E.  Reaksi tersebut tidak termasuk reaksi asam-basa karena tidak melibatkabn ion H+ maupun OH-

10  Masyarakat di sekitar kawasan industri tahu mengeluhkan air sumur warga yang berbau menyengat dan merusak tanaman sekitar. Tim peneliti lingkungan melakukan kajian ilmiah untuk menguji tingkat keasaman sampel air sumur tersebut sebelum dan sesudah dilakukan penyaringan dengan media penetral.

Untuk mengidentifikasi trayek pH sampel air secara cepat di lapangan tanpa pH-meter digital, peneliti menggunakan indikator asam-basa alami ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea) yang dikalibrasi dengan indikator sintetis Metil Merah dan Bromtimol Biru (BTB).

Data kajian Ilmiah Trayek pH dan Hasil Uji Sampel:

Indikator

Trayek pH

Perub Warna

Warna air sblum filtrasi

Warna air stelah filtrasi

Ekstrak Bunga Telang

3,0 – 8,0

Merah muda - ungu

Merah muda

Ungu kebiruan

Metil Merah

4,4 – 6,2

Merah- kuning

Merah

Kuning

Bromtimol Biru

6,0 – 7,6

Kuning - biru

kuning

kuning

Berdasarkan kajian data ilmiah dan prinsip indikator asam basa di atas, pilihlah pernyataan-pernyataan yang benar ( pilihan dapat lebih dari satu)

□   Kandungan senyawa antosianin pada bagian bunga telang bertindak sebagai indikator alami karena mengalami perubahan struktur kimia dan warna saat terjadi perubahan konsentrasi H+

□   Sampel air sumur sebelum filtrasi bersifat asam kuat dengan estimasi nilai pH di bawah 4,4

□   Proses penyaringan/filtrasi berhasil menaikkan nilai pH air sumur hingga berada rentang perkiraan 6,2 – 7,6

□   Sampel air sumur setelah difiltrasi terbukti telah bersifat basa kuat, pH > 8 karena indicator bunga telang menunjukkan warna ungu kebiruan

□   Indikator Metil Merah merupakan pilihan yangb tepat untuk memastikan bahwa air sumur setelah filtrasi telah berada pada kondisi pH aman/netral, pH = 7

11. Sebuah perusahaan minuman kemasan melakukan uji control kualitas untuk memastikan kadar asam sitrat, C6H8O7 dalam produk jus jeruk kemasan sesuai dengan standar mutu, yaitu tidak boleh melebihi 0,64%. Asam sitrat merupakan asam triprotik yang bereaksi dengan larutan standar Natrium Hidroksida sesuai dengan persamaan reaksi:

C6H8O7  +  3NaOH → Na3C6H5O7  +  3H2O

Data hasil eksperimen:

Seorang analis mengambil 25 ml sampel jus jeruk, lalu dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M dengan menggunakan indicator fenolptalaian. Titrasi diulang sebanyak 3 kali hingga mencapai titik akhir titrasi, sampai terjadi perubahan warna merah muda, diperoleh data sebgai berikut:

Titrasi ke-

Volume sampel

Volume NaOH 0,1 M

1

25 ml

19,9 ml

2

25 ml

20,1 ml

3

25 ml

20,0 ml

Berdasarkan data eksperimen di atas, berapa kadar asam sitrat dalam produk jus jeruk tersebut dan apakah produk tersebut memenuhi standar mutu perusahaan ?

A. 0,13 %, memenuhi standar mutu

B. 0,39 %, memenhui standar mutu

C. 0,51 %, memenuhi standar mutu

D. 0,77 %, tidak memenuhi standar mutu

E. 1,54 %, tidak memenuhi standar mutu

12. Seorang petani cabai di daerah pedesaan mendapati tanah pertaniannnya memiliki pH sekitar 8,5. Sehingga pertumbuhan tanamannya kurang optimal. Untuk mengatasi hal tersebut ia bermaksud menambahkan pupuk kimia yang mengandung garam tertentu agar pH tanah turun mendekati netral (pH kurang lebih 6,5 – 7,0). Di toko pertanian terdapat beberapa jenis pupuk yang tergolong garam :

1)  KNO3

2)  (NH4)2SO4 ( pupuk ZA)

3)  CH3COONa

4)  KCl

Beardasarkan analisis reaksi hidrolisis garam, jenis garam manakah yang paling tepat dipilih petani beserta alasannya

A.   KNO3, karena terhidrolisis total dan menghasilkan ion H+ yang menurunkan pH tanah

B.   CH3COONa, karena anionnya terhidrolisis menghasilkan ion OH- yang menetralkan tanah

C.   (NH4)2SO4, karena kation NH4+ terhidrolisis sebagian menghasilkan ion H+, sehingga tanah bersifat asam

D.   KCl, karena tidak terhidrlisis, sehingga secara perlahan mengikis sifat basa pada tanah

E.   (NH4)2SO4, karena anion SO42- terhidrolisis sempurna membentuk larutan penyangga

13  Seorang siswa membuat larutan penyangga dengan mencampurkan larutan NH3 dan HCl Reaksi yang terjadi adalah :

NH3 + HCl → NH4Cl.

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut !

No

Pernyataan

Benar

Salah

1

Jika mol NH3 yang dicampurkan lebih besar dari mol HCl, maka akan terbentuk larutan penyangga.

 

 

2

Jika mol NH3 dan HCl sama, maka akan terbentuk larutan penyangga asam

 

 

3

Larutan penyangga yang terbentuk bersifat basa

 

 

14.  Diketahui reaksi kesetimbangan berikut: N2O4(g)   ⇌  2NO2(g)

Grafik fungsi waktu terhadap konsentrasi proses awal hingga tercapainya kesetimbangan digambarkan  dalam grafik berikut :

Berdasarkan grafik di atas, harga Kc untuk reaksi tersebut adalah ….

A.  0,50

B.  1,00

C.  1,75

D.  2,50

E.  4,50

15. Reaksi kesetimbangan terjadi dalam mulut. Email gigi mengandung senyawa kalsium hidroksiapatit Ca5(PO4)3OH . Pada keadaan tertentu, zat tersebut dapat mengalami kesetimbangan sebagai berikut.

Ca3(PO4 )2OH (s) ⇌ 5Ca2+(aq) + 3PO43–(aq) + OH–(aq)

Apabila seseorang sering mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam, lapisan gigi akan keropos, karena kesetimbangan bergeser ke arah ....

A. kiri dan jumlah Ca3(PO4 )2OH bertambah

B. kiri dan jumlah Ca3(PO4 )2OH berkurang

C. kanan dan jumlah Ca3(PO4 )2OH bertambah

D. kanan dan jumlah Ca3(PO4 )2OH berkurang

E.  kanan dan jumlah OH– berkurang

16. Saat matahari terbenam (senja), langit di ufuk barat tampak berwarna jingga atau kemerahan. Hal ini terjadi karena cahaya matahari harus menempuh lapisan atmosfer yang lebih tebal. Partikel-partikel debu dan molekul gas di udara berukuran relatif sama dengan panjang gelombang cahaya merah, sehingga cahaya dengan panjang gelombang pendek (seperti biru dan ungu) dihamburkan ke segala arah, sementara cahaya merah diteruskan ke mata pengamat.

Berdasarkan stimulus di atas, jenis sifat koloid di atas adalah ….

A.   Efek Tyndall

B.   Gerak Brown

C.   Elektroforesis

D.   Dialysis

E.   Adsorpsi

17. Seorang mahasiswa menitrasi larutan perak nitrat (AgNO3) dengan larutan kalium    klorida (KCl) dan mengamati terbentuknya endapan putih (AgCl).

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut !

Pernyataan

Benar

Salah

Reaksi kesetimbangan yang terjadi adalah AgCl(s) ⇌ Ag+(aq) + Cl−(aq).

 

 

Penambahan KCl akan menurunkan konsentrasi ion Ag+ di dalam larutan.

 

 

Endapan akan terbentuk jika nilai Qsp lebih besar dari Ksp.

 

 

18. Dalam sebuah percobaan laboratorium, dilakukan penguraian gas SO₃ pada suhu tertentu. Reaksi yang terjadi adalah : 2SO3(g) → 2SO2(g) + O2(g)

Perubahan konsentrasi SO₃ diamati terhadap waktu dan hasilnya ditunjukkan pada grafik berikut.

Laju reaksi penguraian 2SO3 (g) → 2SO2 (g) + O2 (g) pada 40 detik pertama adalah ....

A.  2,0 × 10-2 M/detik

B.  2,0 × 10-1 M/detik

C.  2,5 × 10-2 M/detik

D.  2,5 × 10-1 M/detik

E.  5,0 × 10-2  M/detik

19. Diketahui data entalpi reaksi sebagai berikut:

I.   S(s) + O2(g) → SO2(g)   ΔH = − 296,8 kJ/mol

II.  2SO3(g) → 2SO2(g) + O2(g)   ΔH = +198,2 kJ/mol

Pilihlah dua pernyataan yang benar yang dapat disimpulkan untuk menentukan entalpi reaksi pembentukan SO3(g) dari unsur-unsurnya :

S(s) + 1,5 O2(g) → SO3(g)

□   Reaksi (1) harus dibalik.

□   Reaksi (2) harus dibagi dua.

□   Nilai entalpi reaksi total adalah −395,9 kJ/mol.

□   Reaksi (2) harus dibalik dan dibagi dua.

□   Entalpi pembentukan SO3 adalah −296,8 kj

20. Sifat Koligatif untuk Pembuatan Es Putar dan Pengawetan Makanan
Sifat koligatif larutan memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh yang paling sering kita temui adalah pembuatan es putar. Adonan es putar yang manis dan gurih didinginkan menggunakan campuran es batu dan garam dapur (NaCl). Penambahan garam ke dalam es batu menyebabkan titik beku campuran lebih rendah dari 0°C, sehingga es tidak mudah mencair & dapat menyerap panas dari adonan es putar secara efektif.
Fenomena ini menunjukkan bahwa penambahan zat terlarut, seperti garam, ke dalam pelarut, seperti air, memengaruhi sifat-sifat fisik pelarut. Sifat-sifat ini hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut, bukan pada jenisnya. Sifat koligatif larutan mencakup penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis.
Kandungan partikel dalam larutan sangat penting. Untuk larutan elektrolit, seperti garam dapur dan kalium sulfat (K2SO4), zat terlarut akan terurai menjadi ion-ion, sehingga jumlah partikelnya berlipat ganda. Efek ini dinyatakan dengan faktor van't Hoff (i), yang nilainya mendekati jumlah ion yang terurai. Sebaliknya, larutan non-elektrolit, seperti gula tebu (C12H22O11) dan urea (CO(NH2)2), tak terurai, sehingga faktor van't Hoff-nya (i) bernilai 1.
Konsentrasi partikel terlarut dapat diukur dengan molalitas (m). Semakin tinggi molalitas partikel efektif (m×i), semakin besar efek sifat koligatifnya. Misalnya, penurunan titik beku (ΔTf) dihitung dengan rumus ΔTf=m
⋅Kf⋅i, di mana Kf adalah tetapan titik beku molal.

Penambahan garam dapur (NaCl) ke dalam es batu saat membuat es putar memanfaatkan sifat koligatif larutan berupa...

A. Penurunan tekanan uap

B. Kenaikan titik didih

C. Penurunan titik beku

D. Tekanan osmosis

E. Daya hantar listrik

21. Sebanyak 200 mL larutan Ca(NO3)2 0,001 M dicampurkan dengan 300 mL larutan Na2SO4 0,01 M. Diketahui Ksp CaSO4 = 2,4 X 10−5. Pilihlah dua pernyataan yang benar yang menggambarkan kondisi campuran !

□ Konsentrasi ion Ca2+ dalam campuran adalah 4 x 10−4 M.

□ Nilai hasil kali ion (Qsp) dari CaSO4 adalah 2,4 x 10−5.

□ Akan terbentuk endapan CaSO4

□ Nilai hasil kali ion (Qsp) dari CaSO4 lebih kecil dari Ksp.

□ Konsentrasi ion SO42− dalam campuran adalah 3 x 10−3 M.

22.  Proses Penjernihan Air dengan Klorinasi

Klorinasi adalah salah satu metode yang umum digunakan dalam proses penjernihan air untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya. Klorin (Cl2) ditambahkan ke dalam air dan bereaksi membentuk asam hipoklorit (HClO) dan ion hipoklorit (ClO−), yang merupakan agen oksidator kuat.

Dalam reaksi disproporsionasi klorin di air :

Cl2(aq) + H2O(l) → HClO(aq) + HCl(aq).

Pada reaksi ini, gas klorin mengalami ...

A. Oksidasi karena atom Cl berubah Biloksnya dari 0 menjadi -1 dan +1

B. Reduksi karena atom Cl berubah Biloksnya dari 0 menjadi -1 dan +1

C. Autoredoks karena atom Cl mengalami oksidasi dan juga reduksi

D. Oksidasi karena atom Cl mengalami kenaikan Biloks dari 0 menjadi +1 saja

E. Reduksi karena atom Cl mengalami penurunan Biloks dari 0 menjadi -1 saja

23. Perhatikan gambar berikut :

Sejumlah sumber arus listrik dipasang secara seri ke dalam 2 jenis larutan dalam wadah yang berbeda. Jika pada wadah 1 dihasilkan 5,4 gram logam perak, maka logam aluminium yang dihasilkan pada wadah 2 adalah ….(gram)

(Ar Al = 27, Ar Ag = 108)

A.    0,45

B.    2,22

C.    4,5

D.    64,8

E.    180

24.    Senyawa hidrokarbon menpunyai struktur sebagai berik

Pernyataan di bawah ini manakah yang benar . Jawaban yang benar dapat lebih dari 1

□ Termasuk senyawa hidrokarbon yang jenuh

□ Mempunyai nama 4 etil 5 metil 2 heksuna

□ Jika direaksikan dengan HCl terjadi reaksi substitusi dengan nama 2 kloro 3 etil 4 metil pentuna

□ Senyawa tersebut mudah mengalami reaksi adisi

□ Semua jenis  ikatan sigma dalam ikatan rangkap 3

25.    Berikut grafik titik didih tiga senyawa isomer dari senyawa C7

Berdasarkan grafik, senyawa X, Y dan Z secara berturut-turut dapat diprediksikan berupa

A.   Senyawa X : 2 metil heksana; senyawa Y : 2,2,3 trimetilbutana; Senyawa Z : 2,3 dimetil pentana

B.   Senyawa X : 2 metil heksana; Senyawa Y : 2,3 dimetil pentana; Senyawa Z : 2,2,3 trimetil butana

C.   Senyawa X : 2,3 dimetil pentana; Senyawa Y : 2,2,3 trimetilbutana; Senyawa Z : 2 metil heksana

D.   Senyawa X : 2,3 dimetilpentana; senyawa Y : 2 metilheksana; Senyawa Z : 2,2 dimetil butana

E.   Senyawa X : 2,2,3 trimetilbutana: senyawa Y : 2,3 dimetilpentana; Senyawa Z : 2 metil heksana