A. A ⇌ 2B + C
B. A ⇌ 4B + 2C
C. 4A ⇌ 4B + 3C
D. 5A ⇌ 2B + 4C
E. A + C ⇌ 2B
A. Kesetimbangan bergeser ke arah
reaktan.
B. N2 bertambah.
C. NH3 bertambah.
D. H2 bertambah.
E. Tidak terjadi pergeseran kesetimbangan.
Grafik di atas
merupakan grafik kesetimbangan kimia sehingga reaksi yang terjadi merupakan
reaksi reversibel. Reaksi balik yang tepat berdasarkan grafik tsb adalah:
B. 2NOCl ⇌ 2NO + Cl2
C. H2 + I2 ⇌ 2HI
D. N2 + 3H2 ⇌ 2 NH3
E. 2NO + Cl2 ⇌ 2 NOCl
5. Asam nitrat merupakan salah satu produk industri yang sangat penting. Pembuatan asam nitrat bisa dilakukan dengan cara mengoksidasi amonia menghasilkan NO. Reaksinya merupakan reaksi kesetimbangan. Selanjutnya NO dioksidasi dan direaksikan dengan air. Reaksinya adalah sebagai berikut :
A. Menurunkan suhu (T
< 500°C), karena reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Kc menurun (Kc
< 0,3).
B. Menurunkan suhu (T
< 500°C), karena reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Kc meningkat (Kc
> 0,3).
C. Menurunkan suhu (T
< 500°C), karena reaksinya bersifat endoterm dan agar nilai Kc meningkat (Kc
> 0,3).
D. Meningkatkan suhu
(T > 500°C), karena reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Ke meningkat
(Kc > 0,3).
E. Meningkatkan suhu
(T > 500°C), karena reaksinya bersifat endoterm dan agar nilai Ke menurun
(Ke < 0,3).
Berdasarkan
grafik reaksi kesetimbangan tersebut, apakah yang terjadi jika volume
diperkecil menjadi setengah dari semula?
A. Reaksi
kesetimbangan akan bergeser ke kanan karena jumlah mol produk lebih besar.
B. Reaksi
kesetimbangan akan bergeser ke kiri karena jumlah mol reaktan lebih besar.
C. Reaksi
kesetimbangan akan bergeser ke kiri karena jumlah mol reaktan lebih kecil.
D. Kesetimbangan tidak
akan bergeser, karena semua zat berwujud gas.
E. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kanan karena jumlah mol produk lebih kecil
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g) ΔH = –x kJ/mol, Agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal-hal di bawah ini perlu dilakukan, kecuali:
A. pada suhu tetap, konsentrasi gas CO
ditambah
B. pada suhu tetap, tekanan sistem
diturunkan
C. pada suhu tetap, volume diturunkan
D. pada suhu tetap, konsentrasi gas
oksigen ditambah
E. suhu diturunkan
A. 2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g)
B. N2(g) + 3 H2(g) ⇄ 2 NH3(g)
C. H2(g) + Cl2(g⇄2 HCl(g)
D. 2 N2(g) + O2(g) ⇄ 2 N2O(g)
E. H2(g) + CO2(g) ⇄ H2O(g) + CO(g)
C2H5COOCH3(aq) + H2O(l) ⇄ CH3OH(aq) + CH3COOH(aq)
Hal berikut ini memenuhi kaidah pergeseran kesetimbangan, kecuali :
A. penambahan CH3OH
dapat menambah C2H5COOCH3
B. pengambilan CH3OH dapat
menambah CH3COOH
C. pengambilan C2H5COOCH3 dapat
menambah CH3OH
D. penambahan air menyebabkan C2H5OH
bertambah
E. penambahan C2H5COOCH3 dapat menambah CH3OH
A. Pada suhu tetap, volume diperbesar
B. Pada suhu tetap, tekanan diperbesar
C. Ditambah katalisator
D. Pada suhu tetap, konsentrasi CCl4(g) diperbesar
E. Pada suhu tetap, konsentrasi CCl4(g) dikurangi
H2(g) + Cl2(g) ⇄ 2 HCl(g) ΔH = –92 kJ/mol, Jika suhu dinaikkan, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah … .
A. kiri, harga K bertambah
B. kiri, harga K berkurang
C. kiri, harga K tetap
D. kanan, harga K bertambah
E. kanan, harga K tetap
H2(g) + Br2(g) ⇄ 2 HBr(g) ΔH = +25 kJ/mol dapat ditempuh dengan cara … .
A. pada suhu tetap, volume diperbesar
B. pada suhu tetap, tekanan diperkecil
C. suhu diperbesar
D. suhu dikurangi
E. pada suhu tetap, ditambah katalisator
1) H2(g) + I2(g) ⇄ 2 HI(g)
2) N2(g) + 3 H2(g) ⇄2 NH3(g)
3) PCl3(g) + Cl2(g) ⇄ PCl5(g)
4) N2O4(g) ⇄ 2 NO2(g)
5) 2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g)
A. 1, 3, dan 4
B. 2, 4, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 3, dan 5
E. 1, 2, dan 5
CO(g) + 3 H2(g) ⇄ CH4(g) + H2O(g)
tetapan kesetimbangan untuk reaksi tersebut adalah … .
A. K = [CO][H2] / [CH4][H2O]
B. K =[CO][H2]3 / [CH4][H2O]
C. K = [CO][H2O] / [H2]3[CH4]
D. K = [CH4][H2O] / [CO][H2]3
E. K = [CH4][3H2] / [H2O][CO]
2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g)
adalah … .
A. K =[SO3]2 / [SO2]2 [O2]2
B. K =[SO3]2 / [SO2]2 [O2]
C. K =[SO3 ]2 / [SO2][O2]
D. K =[SO2]2 [O2 ] / [SO ]
E. K =[SO2]2 [O2] / [SO3]2
Fe(HCO3)2(s) ⇄ FeO(s) + H2O(g) + 2 CO2(g), Tetapan kesetimbangan untuk reaksi di atas adalah … .
A. K =[CO2]2 [H2O][FeO] / [Fe (HCO3)2 ]
B. K = [CO2][H2O][FeO] / [Fe(HCO3)2]
C. K = [CO2]2[H2O]
D. K = [CO2]-1 [H2O]-1
E. K = [FeO] / [Fe (HCO3)2]
A. 50
B. 54
C. 56
D. 60
E. 64
X2(g) + Y2(g) ⇄ 2 XY(g) K=16 pada suhu dan tekanan tertentu. Jika X2, Y2, dan XY masing-masing sebanyak 1 mol dicampurkan dalam ruangan 1 liter pada suhu tersebut, maka jumlah mol XY dalam kesetimbangan adalah … .
A. 0,5
B. 1,5
C. 2,0
D. 3,0
E. 4,0
CaCO3(s) ⇄ CaO(s) + CO2(g)
adalah … .
A. K = [CO2 ][CaO] / [CaCO3]
B. K =[CO2]2 [CaO]2 / [CaCO3 ]3
C. K = [CaCO3] / [CO2 ][CaO]
D. K =[CaCO3 ]2 / [CO2 ]2 [CaO]2
E. K = [CO2]
NO2(g) + CO(g) ⇄ NO(g) + CO2(g)
Jika pada saat setimbang terdapat gas NO2 dan gas CO masing-masing 0,2 mol, dan gas NO serta CO2 masing-masing 0,4 mol, maka besarnya tetapan kesetimbangan pada suhu tersebut adalah
A. 0,25
B. 0,5
C. 1
D. 2
E. 4
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g)
A. 0,09
B. 1,067
C. 9
D. 10,67
E. 90
H2(g) + CO2(g) ⇄ H2O(g) + CO(g)
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi tersebut adalah … .
A.1/5
B.1/3
C. 0,5
D. 3
E. 5
A. 0,25
B. 0,50
C. 0,60
D. 0,75
E. 0,80
adalah 12,5. Dalam ruang 1 liter, 0,4 mol NO direaksikan dengan gas O2. Jika pada saat setimbang ditandai dengan terbentuknya N2O4 sebanyak 0,1 mol, maka besarnya mol gas O2 mula-mula adalah … .
A. 1
B. 0,5
C. 0,3
D. 0,1
E. 0,05
CO(g) + 3 H2(g) ⇄ CH4(g) + H2O(g).
Jika pada saat setimbang terdapat 0,4 mol gas CH4, maka harga Kc adalah … .
A. 0,2
B. 0,8
C. 1,25
D. 8
E. 80
PCl3(g) + Cl2(g) ⇄ PCl5(g).
Setelah gas Cl2 bereaksi 20%, tercapai keadaan kesetimbangan. Bila Ptotal = 3
atm, maka harga tetapan kesetimbangan tekanan (Kp) adalah … .
A. 1
B. 4
C. 1/3
D. 1/9
E. 3/16
2 A2B(g) ⇄ 2 A2(g) + B2(g)
adalah 16. Pada suhu 27 °C, besarnya Kp untuk reaksi tersebut adalah … .
A. 35,4
B. 246
C. 300,3
D. 393,6
E. 412
A. 2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g)
B. H2(g) + Cl2(g) ⇄ 2 HCl(g)
C. N2(g) + 3 H2(g) ⇄ 2 NH3(g)
D. N2O4(g) ⇄ 2 NO2(g)
E. 2 NO(g) + O2(g) ⇄ 2 NO2(g)
Fe(HCO3) ⇄ FeO(s) + H2O(g) + 2 CO(g)
Jika tekanan total sebesar 3 atm, maka pada saat kesetimbangan tercapai, tetapan kesetimbangan tekanan (Kp) adalah … .
A. 1
B. 1,5
C. 3
D. 4
E. 6
Jika tekanan parsial X sebesar 8, maka tekanan parsial Y sebesar … .
A. 1/64
B. 1
C. 3
D. 6
E. 8
A(g) + 2 B(g) ⇄ C(g)
Jika pada saat setimbang diperoleh 2 mol C dan tekanan total 10 atm, maka besarnya Kp adalah A. 0,05
B. 0,25
C. 0,50
D. 0,60
E. 0,80
Jika pada saat setimbang, perbandingan PCl5 dan PCl3 adalah 3 : 2, maka besarnya derajat disosiasi (α) adalah … .
A. 50%
B. 60%
C. 75%
D. 80%
div>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar