Welcome to CINTA KIMIA,....Selamat Belajar…..
div>

Minggu, 04 Oktober 2026

SOAL TKA KIMIA PAKET 2 - 2026

1. Kalsium merupakan salah satu unsur penting yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahan- kan kepadatan tulang. Dalam kehidupan sehari-hari, kalsium dapat diperoleh dari berbagai senyawa yang terdapat dalam bahan pangan maupun suplemen. Seorang siswa membandingkan beberapa senyawa yang mengandung kalsium yaitu: CaCO₃, Ca(OH)₂, Ca₃(PO₄)₂, dan CaO. Dalam setiap senyawa tersebut, kalsium merupakan salah satu unsur penyusunnya. Untuk menentukan senyawa yang paling tinggi kadar kalsiumnya, siswa menghitung perbandingan massa kalsium terhadap massa molar masing-masing senyawa.

Senyawa yang mengandung kalsium dengan kadar massa paling tinggi adalah:

 (Ar Ca = 40, P = 31, O = 16, H = 1)

A. CaCO₃, karena massa Ca mencapai 40 gram dari 100 g senyawa

B. Ca(OH)₂, karena hanya mengandung satu jenis unsur selain Ca

C. CaO, karena perbandingan massa Ca terhadap massa total senyawa paling besar

D. Ca₃(PO₄)₂, karena memiliki tiga atom Ca dalam satu satuan senyawa

E. CaCO₃, karena jumlah atom O lebih sedikit daripada Ca₃(PO₄)₂

2. Asam askorbat (Vitamin C) berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bersifat sebagai antioksidan. Rumus struktur asam askorbat adalah sebagai berikut :

       

Berdasrkan struktur asam askorbat tersebut, pernyataan berikut yang benar adalah … (pilih semua yang sesuai).

Ar H =1, C = 12, O = 16

□   Persen massa unsur karbon (C) dalam asam askorbat adalah 40,00 %

□   Persen massa unsur Hidrogen (H) dalam asam askorbat adalah 4,44 %

□   Persen massa unsur Oksigen (O) dalam asam askorbat adalah 55,56 %

□   Perbandingan massa C : H : O dalam asam askorbat adalah 3 : 4 : 3

□   Asam askorbat mengandung 6 atom oksigen dalam setiap molekulnya.

3. Di sebuah laboratorium dua tabung gas portable di gunakan untuk memanaskan suatu sampel. Tabung A berisi propana (C3H8) dan tabung B berisi butana (C4H10). Keduanya dihubungkan ke kompor dan di bakar sempurna. Data pemakaian gas di tunjukkan pada tabel berikut ini : 

     Reaksi pembakaran sempurna :

C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O

2C4H10 + 13O2 → 8CO2 + 10O2

Volume total CO2 yang di hasilkan pada temperatur ruang adalah … (Ar C = 12, H = 1).

A. 12,32 Liter

B. 13,44 Liter

C. 14,4 Liter

D.  20,16 Liter

E.  21,60 Liter

4. Gas etena (etilena) digunakan daam industri untuk mematangkan buah-buahan. Etena dapat dihasilkan dengan mereaksikan etanol dengan asam  sulfat pekat pada suhu 1700C. melalui dehidrasi. Reaksi yang terjadi : 

Dalam suatu percobaan, 46,0 gram etanol direaksikan dengan 36,0 gram asam sulfat pekat (H2SO4) dalam kondisi suhu terkontrol. Asam sulfat berperan sebagai katalis dan akan Kembali sperti semula di akhir reaksi. (Ar C = 12, O = 16, S = 32, H = 1)

Tentukan apakah pernyataan berikut ini BENAR atau SALAH!

Pernyataan

Benar

Salah

Massa etena (C2H4) maksimum yang dihasilkan adalah 28 gram

 

 

Jika etanol ditambahkan lagi sebanyak 23,0 gram maka etena tambahan yang di hasilkan adalah 14,0 gram  

 

 

Sisa etanol yang tidak bereaksi adalah 11,5 gram 

 

 

5. Bioetanol (C2H5OH) dapat di bakar sempurna menghasilkan CO2 dan H2O serta digunakan sebagai bahan bakar alternatif.

Sebanyak 92,0 gram bioethanol dibakar dengan 120,0 gram gas oksigen. Tentukan apakah pernyataan berikut BENAR atau SALAH! (Ar C =12, O = 16, H = 1)

Pernyataan

Benar

Salah

Pereaksi pembatas pada reaksi tersebut adalah O2

 

 

Jika tersedia 14,0 gram bioethanol dan O2 berlebih, maka massa H2O yang di hasilkan adalah 324,0 gram 

 

 

Jika 46,0 gram bioethanol dibakar dengan 120,0 gram O2, maka O2 menjadi pereaksi berlebih dan massa CO2 yang dihasilkan adalah 66,0 gram

 

 

6. CaCl­2 adalah bahan utama penyerap kelembaban (absorber) untuk mencegah jamur atau bau apek terutama pada pakaian yang kita simpan di lemari. Selin itu CaCl2 juga bisa digunakan sebagai accelerator atau pemercepat proses pengerasan pada Semen. Salah satu cara memperoleh CaCl2 adalah dengan melarutkan batuan kapur CaCO3 dalam larutan HCl. Persamaan reaksi yang terjadi: (belum setara)

CaCO3 (s) + HCl (aq)  →  CaCl2 (aq) +  CO2 (g) + H2O(l)     

Berikut bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan kalsium klorida tersebut:

Diketahui Ar Ca= 40, C= 12, O = 16, Cl = 35,5, Komposisi yang tepat untuk pembuatan 11,1 gram CaCl2 adalah….

□    5 gram CaCl2 dan 25 mL HCl

□    5 gram CaCl2 dan 20 mL HCl

□    10 gram CaCl2 dan 100 mL HCl

□    20 gram CaCl2 dan 100 ml HCl

□    10 gram CaCO3 dan 50 ml HCl

7. Hidrokarbon sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari sebagai minyak bumi. Dalam pengolahan minyak bumi dilakukan dengan tahap dilakukan dalam dua tahap utama, yaitu tahap pertama (distilasi bertingkat) dan tahap kedua (pengolahan lanjutan/petrokimia), yang dapat digambarkan sebagai berikut:

Berikut grafik destilasi bertingkat berdasarkan jumlah atom karbon:

Berdasarkan grafik tersebut di atas, maka hidrokarbon dengan jumlah atom C sebanyak…

□ P digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor atau mobil bensin

□ Q digunakan sebagai bahan bakar mobil diesel

□ R digunakan sebagai bahan bakar gas LPG

□ S digunakan sebagi bahan bakar pesawat avtur

□ T digunakan sebagai pelumas atau oli

8. Suatu hidrokarbon sangat mudah terbakar menghasilkan gas karbondioksida dan uap air. Pada pembakaran sempurna 2,2 gram hidrokarbon  ini menghasilkan 6,6 gram CO2. Jika massa molekul relatif senyawa ini adalah 44. Ar C = 12, O = 16, H = 1
Maka hasil analisis terhadap senyawa ini adalah….

Pernyataan

Benar

Salah

Rumus senyawa hidrokarbon tersebut adalah C3H8

 

 

Setiap pembakaran 2 mol senyawa tersebut membutuhkan 10 mol gas oksigen

 

 

Pencampuran gas tersebut dengan butana digunakan untuk bahan bakar kendaraan mobil bensin

 

 

9. Seorang peneliti akan menganalisis perbedaan energi yang dihasilkan pada pembakaran suatu senyawa hidrokarbon. Pentana mempunyai 3 isomer sebagai berikut:

Senyawa

∆H0c

n-pentana

- 3.535 kJ/mol

2-metilbutana

- 3.528 kJ/mol

2,2-dimetil propana

- 3.509 kJ/mol

Dari data yang didapat peneliti tersebut maka analisis peneliti yang tepat adalah….

□ Semakin bercabang  senyawa tersebut maka titik didih semakin kecil karena gaya tarik molekul atau kerapatan molekul semakin kecil

□ Tingkat kesetabilan ketiga molekul sebahai berikut:
2,2-dimetilpropana > 2-metil butana > n-pentana

□ Energi yang dilepas pada pembakaran 2,2-dimetipropana paling kecil karena berada pada kondisi energi potensial paling stabil

□ Semaki bercabang semakin kurang stabil sehingga energi yang dilepas paling sedikit pada pembakaran setiap molnya

□ n-pentana paling stabil karena kerapatannya paling besar sehingga energi yang dilepas saat pembakaran paling besar

10. Senyawa padat BF3-NH3 (kompleks boron trifluoride-ammonia adduct) digunakan secara khusus sebagai katalis laten (latent catalyst) atau bahan pengeras tersembunyi (latent curing agent) pada resin epoksi (epoxy resin). Senyawa ini dihasilkan pada reaksi antara BF3 dan NH3 sebagai berikut:

 

Berdasarkan reaksi dan teori asam basa Lewis maka pernyataan berikut yang benar adalah…

A.   BF3 bertindak sebagai asam dan NH3 sebagai basa

B.   BF3 bertindak sebagai basa dan NH3 sebagai asam

C.   BF3 bersifat netral dan NH3 bersifat basa

D.   BF3 sebagai asam karena donor pasangan electron, sedangkan NH3 adalah basa karena akseptor pasangan elektron

E.   BF3 sebagai basa asam karena akseptor pasangan electron, sedangkan NH3 adalah asam  karena donor akseptor pasangan electron

11.  Seorang pedagang membuat larutan pendingin untuk mempertahankan suhu rendah pada wadah makanan. Ia membandingkan dua larutan berikut.

-   Larutan A: 0,50 mol glukosa dilarutkan dalam 1 kg air.

-   Larutan B: 0,40 mol NaCl dilarutkan dalam 1 kg air.

Anggap glukosa tidak terionisasi, sedangkan NaCl terionisasi 80%. Tetapan penurunan titik beku air adalah Kf = 1,86°C kg mol⁻¹.

Pernyataan yang paling tepat berdasarkan data tersebut adalah ....

A.   Larutan A memiliki titik beku lebih rendah karena jumlah mol glukosanya lebih besar.

B.   Larutan A memiliki titik beku lebih rendah karena glukosa tidak terionisasi dalam air.

C.   Larutan B memiliki titik beku lebih rendah karena menghasilkan jumlah partikel terlarut efektif lebih banyak.

D.   Kedua larutan memiliki titik beku sama karena massa pelarut dan jenis pelarutnya sama.

E.   Larutan B memiliki titik beku lebih tinggi karena sebagian NaCl tidak terionisasi.

12. Sebuah laboratorium melakukan elektrolisis larutan CuSO₄(aq) menggunakan dua elektroda grafit yang tidak ikut bereaksi. Setelah beberapa menit, diamati perubahan berikut:

a)    Salah satu elektroda mengalami penambahan massa.

b)    Pada elektroda lainnya terbentuk gelembung gas.

c)    Warna biru larutan secara perlahan menjadi lebih pucat.

Berdasarkan fenomena makroskopis tersebut, reaksi yang paling tepat terjadi pada sistem adalah ....

A.   Katode menghasilkan H₂, sedangkan anode menghasilkan Cu sehingga massa anode bertambah.

B.   Katode menghasilkan Cu, sedangkan anode menghasilkan O₂ sehingga konsentrasi Cu²⁺ berkurang.

C.   Katode menghasilkan O₂, sedangkan anode menghasilkan Cu sehingga konsentrasi SO₄²⁻ berkurang.

D.   Katode menghasilkan CuSO₄ padat, sedangkan anode menghasilkan H₂ sehingga warna larutan semakin pekat.

E.   Katode menghasilkan Cu, sedangkan anode menghasilkan SO₂ sehingga konsentrasi Cu²⁺ tetap.

13.  Dua hidrokarbon X dan Y memiliki rumus molekul yang sama, yaitu C₄H₁₀, tetapi struktur molekulnya berbeda. Keduanya mengalami pembakaran sempurna menurut persamaan umum:

C4H10(g) + O2(g)  → CO2(g) + 5H2O(l)

Data entalpi pembakaran standar:

·   Hidrokarbon X: ΔH°c = −2877 kJ mol⁻¹

·   Hidrokarbon Y: ΔH°c = −2869 kJ mol⁻¹

Dalam suatu pengujian, massa kedua senyawa dibakar sempurna dengan jumlah mol yang sama. Berdasarkan data tersebut, pilih 3 pernyataan yang benar.

A.   X dan Y merupakan isomer struktur karena memiliki rumus molekul sama tetapi susunan atom berbeda.

B.   Pembakaran 1 mol X menghasilkan kalor lebih banyak daripada pembakaran 1 mol Y.

C.  Jika keduanya dibakar dengan jumlah mol yang sama, kenaikan suhu sistem berpotensi lebih besar pada pembakaran X, dengan kondisi percobaan yang sama.

D.   X dan Y pasti memiliki sifat fisik yang identik karena rumus molekulnya sama.

E.   Nilai ΔH° pembakaran yang lebih negatif menunjukkan bahwa pembakaran senyawa tersebut membutuhkan energi lebih besar dari lingkungan.

14. Minyak bumi merupakan campuran berbagai hidrokarbon. Melalui proses distilasi fraksionasi, komponen-komponen minyak bumi dapat dipisahkan berdasarkan perbedaan titik didih. Secara umum, hidrokarbon dengan jumlah atom karbon dan massa molekul yang semakin besar cenderung memiliki gaya dispersi London yang semakin kuat sehingga titik didihnya semakin tinggi. Beberapa fraksi hidrokarbon hasil pengolahan minyak bumi ditunjukkan pada tabel berikut.

Frak si 

Kisaran Jumlah Atom C

Kisaran Titik Didih

Contoh Pemanfaatan

A

C1-C4

< 40°C

Bahan bakar gas/LPG

B

C5-C10

40–180°C

Bahan bakar kendaraan

C

C10-C16

180–250°C

Bahan bakar pesawat/kerosin

D

C15-C20

250–350°C

Bahan bakar diesel

E

> C20

> 350°C

Pelumas dan bahan berantai panjang

Seorang siswa menggunakan data tersebut untuk mengevaluasi hubungan sifat fisik hidrokarbon dengan pemanfaatannya. Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S).

Pernyataan

Benar

Salah

Fraksi A lebih sesuai digunakan sebagai bahan bakar gas karena hidrokarbon penyusunnya memiliki massa molekul dan titik didih relatif rendah sehingga mudah berada dalam fase gas.

 

 

Fraksi D lebih sesuai untuk bahan bakar diesel dibandingkan fraksi B karena umumnya mengandung hidrokarbon dengan massa molekul lebih besar dan titik didih lebih tinggi.

 

 

Fraksi E paling sesuai digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor karena titik didihnya paling tinggi sehingga menghasilkan pembakaran yang paling mudah.

 

 

15. Sebuah industri kecil menggunakan reaksi antara aluminium dan besi (III) oksida dalam proses aluminotermis untuk menghasilkan besi. Reaksi yang terjadi adalah:

2Al(s) + Fe2O3(s) à Al2O3(s) + 2Fe(s)

Dalam suatu percobaan digunakan 13,5 gram Al dan 32,0 gram Fe₂O₃. Reaksi berlangsung sempurna. Diketahui: Ar Al = 27, Ar Fe = 56, Ar O = 16

Seorang siswa diminta menentukan jumlah maksimum besi yang dapat diperoleh dan mengevaluasi beberapa kesimpulan berdasarkan hasil perhitungan. Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah

Pernyataan

Benar

Salah

Jumlah Al yang digunakan adalah 0,50 mol, sedangkan Fe₂O₃ yang digunakan adalah 0,20 mol.

 

 

Al merupakan pereaksi pembatas karena 0,50 mol Al hanya cukup bereaksi dengan 0,25 mol Fe₂O₃ berdasarkan perbandingan koefisien reaksi.

 

 

Massa maksimum Fe yang dihasilkan adalah 22,4 gram karena Fe₂O₃ merupakan pereaksi pembatas dan 0,20 mol Fe₂O₃ menghasilkan 0,40 mol Fe.

 

 

16.  Perhatikan diagram P-T pelarut murni (H2O) dan larutan urea pada gambar berikut:

Pernyataan yang tepat terkait diagram P-T pelarut murni (H2O) dan urea adalah ….

A. Titik H menunjukkan titik didih H2O pada tekanan 1 atm

B. Titik X merupakan titik tripel pelarut murni

C. Garis E-F menunjukkan kenaikan titik didih urea

D. Garis G-H kedua zat berada dalam fase padat pada tekanan 1 atm

E. Titik S menunjukkan tekanan uap urea pada suatu suhu

17. Natrium klorida (NaCl), sukrosa (C12H22O11 ), dan metanol (CH3OH) memiliki peran yang berbeda dalam industri. Natrium klorida digunakan dalam proses produksi klorin dan soda kaustik. Metanol sebagai pelarut dan bahan baku untuk berbagai produk kimia dan industri, sedangkan sukrosa digunakan dalam industri makanan dan minuman. Natrium klorida (NaCl), sukrosa (C12H22O11), dan metanol (CH3OH) dalam jumlah massa yang sama dilarutkan dalam air dengan volume sama. Berikut disajikan ilustrasi ketiga larutan dengan komposisi dan nilai tekanan uapnya.

Berdasarkan wacana, pernyataan berikut yang benar terkait tekanan uap dari ketiga larutan adalah ….

A.   Larutan A memiliki tekanan uap lebih rendah karena penambahan NaCl menyebabkan jumlah partikel dalam larutan menjadi banyak

B.   Tekanan uap larutan A < larutan C < larutan B karena jumlah partikel NaCl < CH3OH < C12H22O11

C.   Larutan C memiliki tekanan uap tinggi karena methanol menghalangi kecenderungan molekul meninggalkan fase cair

D.   Tekanan uap larutan C lebih tinggi dari larutan B karena jumlah partikel methanol lebih banyak meskipun jumlah molnya sama

E.   Penambahan sukrosa pada larutan B menyebabkan tekanan uap turun karena sukrosa merupakan partikel ionic

18. Tekanan osmotik memiliki beberapa aplikasi penting dalam bidang kesehatan, salah satu diantaranya adalah pembatas cairan infus dan proses dialisis. Kalium klorida adalah obat yang digunakan dalam pada pasien dengan gangguan elektrolit yang berat (kadar kalium darah dangat rendah) yang sering digunakan dokter ketika memberikan obat lain yang dapat menurunkan kadar kalium dalam darah. Ani, seorang peneliti di laboratorium farmasi membuat cairan infus yang diukur pada suhu 27°C. Ia mengambil sebanyak 14,9 g KCl (Mr = 74,5) dan melarutkannya ke dalam 1000 mL air. (Diketahui: R = 0,082 L atm mol-1K-1).

Berdasarkan wacana di atas, manakah pernyataan berikut yang BENAR mengenai sifat larutan yang dibuat oleh Ani? (Jawaban benar lebih dari 1)

A.   Larutan KCl merupakan larutan elektrolit kuat yang terionisasi sempurna di dalam air sehingga memiliki faktor Van't Hoff (i) bernilai 2.

B.   Konsentrasi molar (molaritas) dari larutan KCl yang dibuat oleh Ani adalah 0,4 M.

C.   Tekanan osmotik yang di peroleh adalah 19,68 atm

D.   Jika suhu cairan infus menyesuaikan dengan suhu tubuh pasien (370C) maka nilai tekanan osmotiknya akan menurun

E.  Tekanan osmotik larutan KCl buatan Ani akan sama persis dengan tekanan osmotik larutan urea (Mr = 60) 0,2 M yang diukur pada suhu yang sama.

19. Larutan antibeku yang mengandung propilen glikol (C3H8O2) digunakan dalam pencairan es untuk menghilangkan salju, es, atau embun beku yang menempel pada permukaan pesawat seperti sayap dan ekor sebelum lepas landas yang dapat membahayakan penerbangan. Larutan antibeku ini juga digunakan untuk mencegah pembentukan es pada permukaan pesawat selama kondisi cuaca dingin yang disebut anti-icing. Sebelum pesawat lepas landas disemprotkan larutan antibeku yang mengandung 1520 g propilen glikol dalam 1 liter air.

(Diketahui Ar C = 12, H = 1, O = 16, Kf air = 1,86°C/molal, massa jenis air = 1 kg/L)

Berdasarkan wacana penyusunan larutan antibeku di atas, manakah pernyataan di bawah ini yang BENAR terkait parameter sifat larutan tersebut? (Jawaban benar lebih dari 1)

□ Massa molekul relatif (Mr) dari zat terlarut propilen glikol tersebut adalah 76.

□ Konsentrasi larutan antibeku yang disemprotkan tersebut adalah sebesar 20 molal.

□ Propilen glikol tergolong elektrolit kuat di dalam air sehingga memiliki derajat ionisasi (α) bernilai 1.

□ Larutan anti beku tersebut tidak dapat mencegah pembentukkan es Ketika pesawat terbang di daerah dengan suhu -22,30C

□ Penurunan titik beku pada larutan tersebut adalah 37,2 0C

20. Perhatikan grafik yang menggambarkan konsep laju reaksi dari suatu reaksi berikut :

Berdasarkan grafik tersebut, tentukanlah apakah pernyataan berikut benar atau salah

Pernyataan

Benar

Salah

Reaktan pada reaksi tersebut adalah NO dan H2O

 

 

Laju pengurangan NH3 sama dengan laju pembentukkan NO

 

 

Produk pada reaksi tersebut adalah NO dan H2O

 

 

21. Sebuah kendaraan membutuhkan 8.000 kJ energi untuk menempuh jarak tertentu. Tiga bahan bakar berikut tersedia. Jika seluruh karbon berubah menjadi CO₂, bahan bakar yang menghasilkan emisi CO₂ paling rendah untuk memenuhi kebutuhan energi kendaraan adalah:

Hidro

karbon

Rumus/

Parameter

ΔH°c /

Data

C5H12

C5H12

− 3509

C5H10

C5H10

− 3340

C5H8

C5H8

− 3280

A.  C5H12

B.  C5H10

C.  C5H8

D.  C5H10 dan C5H8

E.  Ketiganya sama

22.  Dalam industri energi bersih, metanol (CH₃OH) dapat dibuat dari gas sintesis melalui reaksi kesetimbangan berikut: CO(g) + 2H₂(g) ⇌ CH₃OH(g) + kalor

Suatu perusahaan menguji proses pembentukan metanol pada suhu 300 K dan 500 K dalam reaktor tertutup. Hasil pengamatan konsentrasi CH₃OH terhadap waktu ditunjukkan pada grafik.
Berdasarkan grafik dan sifat termokimia reaksi, pernyataan yang paling tepat untuk meningkatkan hasil produksi metanol adalah ...

A.   Menggunakan suhu mendekati 300 K, karena pada suhu tersebut konsentrasi CH₃OH pada keadaan setimbang lebih tinggi.

B.   Menggunakan suhu 500 K, karena pada suhu lebih tinggi partikel bergerak lebih cepat sehingga kesetimbangan bergeser ke kanan.

C.   Meningkatkan suhu di atas 500 K, karena reaksi pembentukan metanol bersifat eksoterm sehingga semakin tinggi suhu semakin besar konsentrasi CH₃OH.

D.   Menggunakan suhu 300 K karena katalis pada suhu tersebut akan meningkatkan nilai konstanta kesetimbangan pembentukan metanol.

E.   Menggunakan suhu 500 K karena konsentrasi CH₃OH mencapai keadaan setimbang lebih cepat sehingga jumlah metanol yang dihasilkan selalu lebih banyak.

23.  Dalam suatu reaktor tertutup berlangsung reaksi kesetimbangan:

2A(g) + B(g) ⇌ 2C(g) + kalor

Hubungan konsentrasi zat A, B, dan C terhadap waktu diamati sampai sistem mencapai kesetimbangan. Pada keadaan awal terdapat A dan B, sedangkan C belum terbentuk. Setelah beberapa saat, konsentrasi ketiga zat menjadi konstan. Berdasarkan informasi tersebut, centanglah SEMUA pernyataan berikut yang BENAR! (Jawaban benar lebih dari satu)

□ Reaksi ke kanan bersifat eksoterm.

□ Jika suhu sistem diturunkan, kesetimbangan cenderung bergeser ke arah pembentukan C.

□ Jika volume reaktor diperkecil pada suhu tetap, kesetimbangan bergeser ke arah pembentukan C

□ Jika konsentrasi C ditambah pada suhu tetap, kesetimbangan bergeser ke arah pembentukan C untuk menghabiskan C yang ditambahkan.

□ Penambahan katalis menyebabkan nilai Kc bertambah sehingga jumlah C pada keadaan setimbang meningkat.

24.  Dalam suatu percobaan, sepotong logam seng dimasukkan ke dalam larutan tembaga (II) sulfat. Setelah beberapa saat, permukaan seng dilapisi oleh logam tembaga dan larutan mengalami perubahan warna. Reaksi yang terjadi dapat dituliskan sebagai berikut:

Zn(s) + Cu²⁺(aq) → Zn²⁺(aq) + Cu(s)

Berdasarkan wacana dan persamaan reaksi tersebut, tentukan apakah setiap pernyataan berikut BENAR atau SALAH!

Pernyataan

Benar

Salah

Logam Zn bertindak sebagai reduktor karena mengalami oksidasi dari biloks 0 menjadi +2.

 

 

Ion Cu²⁺ bertindak sebagai oksidator karena mengalami reduksi dari bilangan oksidasi +2 menjadi 0.

 

 

Logam Zn mengalami reduksi karena bilangan oksidasinya meningkat dari 0 menjadi +2.

 

 

25. Seorang siswa melakukan percobaan elektrolisis larutan tembaga (II) sulfat (CuSO₄) menggunakan elektroda karbon yang bersifat inert. Kedua elektroda dihubungkan dengan sumber arus searah. Setelah arus listrik dialirkan selama beberapa menit, siswa mengamati perubahan yang terjadi pada kedua elektroda dan larutan. Skema sel elektrolisis yang digunakan dalam percobaan ditunjukkan pada gambar berikut.

       

Katoda:  Cu²⁺(aq) + 2e⁻ → Cu(s)

Anoda:   2H₂O(l) → O₂(g) + 4H⁺(aq) + 4e⁻

Berdasarkan wacana, persamaan reaksi, dan skema elektrolisis pada gambar, tentukan apakah setiap pernyataan berikut BENAR atau SALAH!

Pernyataan

Benar

Salah

Pada anoda terbentuk gelembung gas karena terjadi oksidasi molekul air menghasilkan gas oksigen.

 

 

Konsentrasi ion Cu²⁺ dalam larutan semakin meningkat selama proses elektrolisis berlangsung.

 

 

Elektroda katoda merupakan tempat berlangsungnya oksidasi karena elektroda tersebut terhubung dengan kutub negatif sumber arus.