Welcome to CINTA KIMIA,....Selamat Belajar…..
div>

Selasa, 27 Oktober 2026

SOAL TO TKA KIMIA 2 - 2026

1.  Perhatikan gambar dan beberapa pernyataan tentang model atom berikut!

Model atom pada gambar mampu menjelaskan kestabilan atom dan spektrum garis atom hidrogen melalui konsep tingkat energi elektron. Namun, model tersebut memiliki keterbatasan dalam menjelaskan beberapa fenomena atom. Perhatikan pernyataan berikut :

(1) Tidak dapat menjelaskan spektrum atom hidrogen.

(2) Tidak dapat menerangkan pengaruh medan magnet terhadap spektrum atom

(3) Tidak dapat menjelaskan tingkat-tingkat energi atom hidrogen.

(4) Tidak dapat menerangkan struktur atom berelektron banyak.

Berdasarkan karakteristik model atom pada gambar, pasangan pernyataan yang menunjukkan kelemahan model tersebut adalah ...

A. (1) dan (2)

B.  (1) dan (3)

C.  (2) dan (3)

D. (2) dan (4)

E.  (3) dan (4)

 

2.  Unsur-unsur periode 3 terdiri atas Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl, dan Ar. Dalam satu periode dari kiri ke kanan, muatan inti efektif semakin besar sehingga elektron valensi tertarik lebih kuat ke inti. Akibatnya, jari-jari atom cenderung mengecil, sedangkan energi ionisasi pertama dan keelektronegatifan cenderung meningkat. Namun, energi ionisasi pertama memiliki dua pengecualian, yaitu energi ionisasi Mg lebih tinggi daripada Al dan energi ionisasi P lebih tinggi daripada S. Hal ini berkaitan dengan kestabilan konfigurasi elektron 3s² pada Mg dan 3p³ setengah penuh pada unsur P. Berdasarkan informasi pada tersebut, pernyataan yang paling tepat untuk menjelaskan kecenderungan sifat periodik unsur Na, Mg, dan Al adalah ...

A. Jari-jari atom cenderung membesar dari Na ke Al karena jumlah elektron bertambah.

B. Energi ionisasi pertama cenderung meningkat dari Na ke Al karena tarikan inti terhadap elektron semakin kuat.

C. Sifat logam cenderung meningkat dari Na ke Al karena jumlah proton bertambah.

D. Jumlah kulit elektron bertambah dari Na ke Al karena nomor atom semakin besar.

E. Keelektronegatifan cenderung menurun dari Na ke Al karena elektron valensi semakin banyak.

 

3. Amonia (NH₃) merupakan senyawa yang banyak digunakan dalam industri pupuk. Struktur Lewis molekul NH₃ menunjukkan bahwa atom N sebagai atom pusat berikatan dengan tiga atom H dan memiliki satu pasangan elektron bebas. Berdasarkan teori VSEPR, pasangan elektron di sekitar atom N akan menata diri sedemikian rupa untuk meminimalkan gaya tolak-menolak. Manakah  pernyataan yang paling tepat tentang bentuk dan kepolaran molekul NH₃ ?

A.  berbentuk linear karena terdapat dua arah ikatan dan bersifat nonpolar karena atom H identik

B.  berbentuk segitiga planar karena terdapat tiga ikatan N–H dan bersifat nonpolar karena ketiga ikatan identic

C.  berbentuk tetrahedral karena terdapat empat pasangan elektron dan bersifat nonpolar karena susunan elektron simetris

D.  berbentuk piramida trigonal karena satu pasangan elektron bebas menyebabkan tiga ikatan N–H tidak berada pada satu bidang, serta bersifat polar karena momen dipol tidak saling meniadakan

E.  berbentuk piramida trigonal karena tiga pasangan elektron ikatan dan bersifat nonpolar karena ketiga atom H identic

 

4. Hidrokarbon alkana merupakan senyawa nonpolar sehingga gaya antarmolekul utamanya adalah gaya dispersi London. Kekuatan gaya dispersi London dipengaruhi antara lain oleh ukuran molekul dan luas permukaan kontak antarmolekul. Perhatikan struktur beberapa alkana berikut :

            Keempat senyawa tersebut dibandingkan        pada tekanan yang sama. Berdasarkan              struktur molekul dan gaya antar 
      molekulnya, pilih semua pernyataan yang          benar !

□   n-Butana memiliki titik didih lebih tinggi daripada 2-metilpropana karena bentuk rantai lurus memberikan luas permukaan kontak antarmolekul yang lebih besar.

□   n-Pentana memiliki titik didih lebih tinggi daripada neopentana karena molekul n-pentana memiliki luas permukaan kontak yang lebih besar.

□   Percabangan rantai karbon cenderung mengurangi luas permukaan kontak antarmolekul sehingga gaya dispersi London menjadi relatif lebih lemah.

□   Semua isomer alkana mempunyai titik didih yang sama karena memiliki rumus molekul yang sama.

□   Gaya dispersi London merupakan gaya antarmolekul yang berperan pada alkana meskipun molekul alkana bersifat nonpolar

 

5.  Bacalah teks berikut dengan seksama !

Biogas sebagai sumber energi alternatif

Di beberapa daerah, limbah kotoran ternak dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas. Salah satu komponen utama biogas adalah metana (CH₄). Gas metana dapat dibakar untuk menghasilkan energi panas yang dimanfaatkan, misalnya, untuk memasak. Pada pembakaran sempurna, metana bereaksi dengan oksigen menurut persamaan berikut:

CH₄(g) + 2O₂(g) → CO₂(g) + 2H₂O(g)

Sebuah rumah tangga menggunakan biogas yang mengandung 16 gram CH₄ murni untuk memasak. Oksigen dari udara tersedia dalam jumlah berlebih sehingga seluruh CH₄ dapat terbakar sempurna. Jika Ar C = 12 dan Ar O = 16, massa karbon dioksida (CO₂) yang dihasilkan adalah ....

A. 22 g

B. 32 g

C. 44 g

D. 64 g

E. 88 g

 

6. Seorang siswa melakukan analisis terhadap suatu senyawa organik hasil sintesis di laboratorium. Berdasarkan hasil analisis unsur, senyawa tersebut hanya tersusun atas karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Hasil analisis menunjukkan komposisi massa sebagai berikut:

Unsur

Persentase massa

C

40,0%

H

6,67%

O

53,33%


Hasil pengukuran menggunakan instrumen analisis massa menunjukkan bahwa massa molar senyawa tersebut adalah 180 g mol⁻¹. Jika Ar C = 12, Ar H = 1, Ar O = 16. Untuk mempermudah analisis, anggap sampel yang digunakan memiliki massa 100 gram. Tentukan Benar (B) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut.


Pernyataan

Benar

Salah

Rumus empiris senyawa tersebut adalah CH₂O.

 

 

Massa molar rumus empiris senyawa tersebut adalah 30 g mol⁻¹.

 

 

Rumus molekul senyawa tersebut adalah C₆H₁₂O₆.

 

 

Perbandingan jumlah mol atom C : H : O dalam sampel adalah 1 : 2 : 1.

 

 

Faktor pengali dari rumus empiris menjadi rumus molekul adalah 6.

 

 

 

7. Dalam suatu praktikum, siswa menyelidiki reaksi netralisasi antara asam kuat dan basa kuat. Sebanyak 100 mL larutan HCl 0,20 M dicampurkan dengan 100 mL larutan NaOH 0,10 M. Reaksi yang terjadi dapat dinyatakan dengan persamaan:

HCl(aq) + NaOH(aq)  → NaCl(aq) + H2O(l)

HCl dan NaOH merupakan elektrolit kuat sehingga dianggap terionisasi sempurna. Volume larutan setelah pencampuran dianggap sama dengan jumlah volume kedua larutan. Seorang siswa menyimpulkan bahwa karena larutan asam dan basa dicampurkan dengan volume yang sama, larutan hasil pencampuran akan bersifat netral. Berdasarkan data dan persamaan reaksi tersebut, pilih semua pernyataan yang benar !

□ Jumlah mol HCl sebelum reaksi adalah 0,020 mol

□ Jumlah mol NaOH sebelum reaksi adalah 0,010 mol.

□ Setelah reaksi berlangsung sempurna, HCl yang tersisa adalah 0,010 mol.

□ Larutan hasil pencampuran bersifat netral.

□ Konsentrasi ion H⁺ dalam larutan akhir adalah 0,050 M

 

8. Karbon merupakan salah satu unsur yang terdapat dalam berbagai bahan bakar. Ketika karbon dibakar sempurna dalam oksigen, terbentuk karbon dioksida dan dilepaskan energi dalam bentuk kalor. Dalam suatu percobaan, reaksi pembakaran karbon dituliskan sebagai berikut:

C(s) + O₂(g) → CO₂(g)

Data entalpi pembentukan standar beberapa zat yang terlibat adalah sebagai berikut:

Zat

Δ𝐻∘𝑓(kJ mol⁻¹)

C(s)

0

O₂(g)

0

CO₂(g)

−393,5


Catatan: Entalpi pembentukan standar unsur dalam bentuk paling stabilnya pada keadaan standar bernilai 0 kJ mol⁻¹. Berdasarkan data tersebut, perubahan entalpi standar untuk pembakaran 1 mol C(s) adalah ....

A.  −787,0 kJ/mol

B.  −393,5 kJ/mol

C.  0 kJ/mol

D.  +393,5 kJ/mol

E.  +787,0 kJ/mol

 

9. Dalam suatu praktikum, siswa mempelajari profil energi suatu reaksi kimia. Diagram menunjukkan perubahan energi sistem ketika pereaksi berubah menjadi produk. Pada diagram tersebut, tingkat energi produk berada lebih rendah daripada tingkat energi pereaksi. Di antara kedua tingkat energi tersebut terdapat puncak yang menunjukkan keadaan transisi reaksi. Guru kemudian menjelaskan bahwa suatu katalis dapat digunakan untuk mempercepat reaksi dengan menyediakan jalur reaksi alternatif yang memiliki energi aktivasi lebih rendah. Berdasarkan informasi tersebut, tentukan Benar (B) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut.

Pernyataan

Benar

Salah

ΔH reaksi bernilai negatif.

 

 

energi dilepaskan ke lingkungan secara bersih.

 

 

produk mempunyai entalpi lebih tinggi daripada pereaksi.

 

 

katalis dapat menurunkan energi aktivasi.

 

 

katalis mengubah nilai ΔH reaksi

 

 

 

10.Pada pembuatan es puter, campuran bahan es puter dimasukkan ke dalam wadah logam yang dikelilingi campuran es batu dan garam dapur (NaCl). Penambahan garam menyebabkan suhu campuran es–garam dapat turun hingga di bawah , sehingga adonan es puter lebih cepat membeku. Seorang siswa melakukan percobaan menggunakan 1 kg air sebagai pelarut. Ia membandingkan dua campuran berikut.

Campuran

Zat terlarut

Massa terlarut

A

NaCl 

58,5 g

B

Glukosa 

180 g

Diketahui air = . Anggap NaCl terionisasi sempurna menjadi Na+ dan Cl- sedangkan glukosa tidak terionisasi. Berdasarkan data tersebut, pernyataan yang paling tepat adalah ....

A. Campuran A dan B memiliki titik beku yang sama karena jumlah mol zat terlarut keduanya sama.

B.  Campuran A memiliki titik beku lebih rendah karena jumlah partikel zat terlarutnya lebih banyak.

C.  Campuran B memiliki titik beku lebih rendah karena massa glukosa yang digunakan lebih besar.

D. Campuran A memiliki titik beku lebih tinggi karena NaCl merupakan elektrolit.

E.  Campuran A dan B memiliki titik beku yang sama karena penurunan titik beku hanya dipengaruhi oleh jenis zat terlarut.


11.Air sungai yang akan digunakan sebagai sumber air bersih biasanya mengandung berbagai jenis pengotor, termasuk partikel koloid yang menyebabkan air tampak keruh. Pada instalasi pengolahan air, salah satu tahap yang dilakukan adalah penambahan tawas, . Ion-ion yang dihasilkan dari tawas membantu mengurangi kestabilan partikel koloid sehingga partikel-partikel tersebut bergabung membentuk flok yang lebih besar dan mudah dipisahkan melalui proses pengendapan. Penerapan sistem koloid juga dapat dijumpai dalam berbagai fenomena sehari-hari, seperti susu, kabut, asap, dan pemurnian air. Berdasarkan stimulus dan konsep koloid, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut !

Pernyataan

Benar

Salah

Penambahan tawas dapat menyebabkan koagulasi partikel koloid karena ion-ion dari tawas membantu menetralkan muatan partikel koloid sehingga partikel lebih mudah bergabung.

 

 

Susu merupakan contoh koloid jenis emulsi karena fase terdispersi- nya berupa zat cair yang tersebar dalam medium pendispersi yang juga berupa zat cair.

 

 

Berkas cahaya lampu kendaraan yang tampak ketika melewati kabut merupakan salah satu penerapan efek Tyndall pada sistem koloid.

 

 

Air sungai yang tampak keruh akibat adanya partikel koloid dapat dijernihkan hanya dengan penyaringan menggunakan kertas saring biasa karena semua partikel koloid berukuran lebih besar daripada pori-pori kertas saring.

 

 

Penguapan air pada proses pembuatan garam dari air laut merupakan contoh koagulasi karena ion-ion garam bergabung membentuk flok koloid yang kemudian mengendap.

 

 


12. Sebuah industri kimia menyimpan suatu bahan pereaksi dalam wadah tertutup pada kondisi tertentu. Selama penyimpanan, dilakukan pengamatan terhadap laju relatif reaksi yang berlangsung di dalam wadah. Hasil pengamatan ditampilkan pada grafik berikut :

Berdasarkan grafik dan konsep laju reaksi, pilih semua pernyataan yang benar.

□  Laju relatif reaksi menunjukkan kecenderungan menurun selama waktu pengamatan.

□  Data grafik membuktikan bahwa reaksi telah berhenti total pada akhir pengamatan.

□  Penurunan laju reaksi dapat berkaitan dengan berkurangnya konsentrasi pereaksi selama reaksi berlangsung.

□  Penambahan katalis dapat mempercepat tercapainya kondisi reaksi, tetapi tidak selalu meningkatkan jumlah produk pada keadaan setimbang.

□ Temperatur merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi laju reaksi.


13. Dalam industri pembuatan amonia digunakan reaksi kesetimbangan:

N2(g) + 3H2(g)  ⇌  2NH3(g)  ΔH= -92 kJ

Pada suatu kondisi, campuran gas dimasukkan ke dalam reaktor tertutup. Setelah beberapa saat, sistem mencapai kesetimbangan. Karena reaksi pembentukan amonia bersifat eksoterm, suhu dan tekanan menjadi faktor penting untuk memperoleh hasil amonia yang optimal. Dalam penerapannya, kondisi operasi harus mempertimbangkan pergeseran kesetimbangan sekaligus efisiensi proses. Berdasarkan stimulus, tindakan yang paling tepat untuk meningkatkan jumlah NH₃ yang terbentuk pada keadaan setimbang adalah:

A.    Menaikkan suhu dan menurunkan tekanan

B.    Menurunkan suhu dan menaikkan tekanan

C.    Menaikkan suhu dan menaikkan tekanan

D.    Menurunkan suhu dan menurunkan tekanan

E.    Menambahkan katalis dan menurunkan suhu

 

14. Pada kondisi tertentu, reaksi pembentukan amonia mencapai kesetimbangan :

N2(g) + 3H2(g) ⇌ 2NH3(g)

Pada keadaan setimbang diperoleh konsentrasi : [N2]=0,20 M, [H2]=0,30 M, [NH3]=0,40 M Berdasarkan data tersebut, pilih semua pernyataan yang benar !

□   Nilai Kc sekitar 74,1.

□   Nilai Kc adalah sekitar 22,2.

□   Pada keadaan setimbang, nilai Kc tidak berubah selama suhu tetap.

□   Jika konsentrasi diperbesar, nilai Kc juga semakin besar.

□   Jika suhu tetap, perubahan konsentrasi zat tidak mengubah nilai Kc.

 

15.Beberapa produk pembersih rumah tangga menggunakan natrium hidroksida (NaOH) sebagai salah satu bahan aktifnya. NaOH merupakan basa kuat yang dapat terionisasi hampir sempurna dalam air. Larutan yang terlalu pekat dapat bersifat sangat basa sehingga penggunaannya perlu memperhatikan konsentrasi larutan. Seorang siswa melakukan pengujian terhadap larutan pembersih yang mengandung NaOH. Setelah diencerkan, konsentrasi NaOH dalam larutan tersebut adalah 1,0 × 10⁻³ M. Larutan dianggap terionisasi sempurna. Berdasarkan informasi tersebut, pH larutan pembersih setelah pengenceran adalah ...

A. 3

B. 9

C. 10

D. 11

E. 12

 

16.Asam asetat  CH₃COOH merupakan asam lemah yang terdapat dalam cuka. Berbeda dengan asam kuat, hanya sebagian molekul asam asetat yang terionisasi dalam air sehingga terbentuk kesetimbangan :

CH3COOH (aq) ⇌ CH3COO- (aq)+ H+(aq)

Suatu larutan asam asetat memiliki konsentrasi awal 0,10 M, jika  diketahui Ka = 1,0 × 10⁻⁵. Untuk memperkirakan konsentrasi ion H+, digunakan pendekatan asam lemah karena derajat ionisasi relatif kecil. Berdasarkan informasi tersebut, pilih semua pernyataan yang benar !

□  [H⁺] kira-kira 1,0 × 10⁻³ M

□  pH kira-kira 3

□  derajat ionisasi kira-kira 1%

□  larutan terionisasi sempurna

□  [CH₃COO⁻] kira-kira sama dengan [H⁺]


17.Larutan penyangga banyak digunakan dalam industri pangan untuk membantu mempertahankan tingkat keasaman produk. Salah satu sistem penyangga yang dapat digunakan adalah campuran asam asetat (CH₃COOH) dan natrium asetat (CH₃COONa). Suatu larutan penyangga dibuat dengan mencampurkan 100 mL CH₃COOH 0,10 M dan 100 mL CH₃COONa 0,10 M. Kemudian, ke dalam larutan tersebut ditambahkan 0,001 mol HCl. Anggap volume larutan tidak berubah secara signifikan dan HCl terionisasi sempurna. Pernyataan yang paling tepat mengenai perubahan yang terjadi setelah penambahan HCl adalah ....

A.  pH turun drastis karena HCl langsung meningkatkan konsentrasi H⁺ tanpa bereaksi dengan komponen buffer.

B.  pH tetap persis sama karena larutan penyangga tidak bereaksi dengan HCl.

C.  Ion H⁺ dari HCl bereaksi dengan CH₃COO⁻ membentuk CH₃COOH sehingga perbandingan CH₃COOH/CH₃COO⁻ berubah dan pH turun secara terbatas.

D.  CH₃COOH bereaksi dengan HCl membentuk CH₃COO⁻ sehingga konsentrasi CH₃COO⁻ meningkat dan pH naik.

E.  Penambahan HCl menyebabkan seluruh CH₃COOH terionisasi sehingga larutan berubah menjadi asam kuat.

 

18. Seorang siswa melarutkan beberapa jenis garam ke dalam air dan mengukur pH larutannya. Data yang diperoleh sebagai berikut.

Larutan

Garam

pH

A

NaCl

7,0

B

CH₃COONa

8,9

C

NH₄Cl

5,1

D

CH₃COONH₄

7,0


Jika diketahui HCl dan HNO₃ merupakan asam kuat, NaOH merupakan basa kuat, CH₃COOH merupakan asam lemah, NH₃ merupakan basa lemah. Berdasarkan stimulus tersebut, tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S).


Pernyataan

Benar

Salah

Larutan A bersifat netral karena ion Na⁺ dan Cl⁻ tidak mengalami hidrolisis yang berarti dalam air.

 

Larutan B bersifat basa karena ion CH₃COO⁻ mengalami hidrolisis menghasilkan ion OH⁻.

 

Larutan C bersifat asam karena ion NH₄⁺ mengalami hidrolisis menghasilkan ion H₃O⁺.

 

Larutan D bersifat netral karena kedua ion penyusunnya berasal dari elektrolit kuat.

 

Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat dapat menghasilkan larutan yang bersifat basa.

 


19. Seorang siswa melakukan percobaan untuk menentukan konsentrasi suatu asam lemah dalam larutan. Sebanyak 20,0 mL larutan asam lemah dititrasi menggunakan larutan NaOH 0,100 M. Nilai pH larutan diukur setelah penambahan NaOH secara bertahap dan hasil pengukuran disajikan dalam kurva titrasi berikut.

Berdasarkan karakteristik kurva tersebut, pernyataan yang paling tepat adalah ....

A.  Titik ekuivalen terjadi pada volume sekitar 10 mL karena pada volume tersebut jumlah ion H⁺ dan OH⁻ mulai berkurang.

B.  Titik ekuivalen terjadi pada volume sekitar 15 mL karena larutan mulai menunjukkan perubahan pH yang cukup besar.

C.  Titik ekuivalen terjadi pada volume sekitar 18 mL karena pada titik tersebut sebagian besar asam telah bereaksi dengan NaOH.

D.  Titik ekuivalen terjadi pada volume sekitar 20 mL karena volume tersebut berada di tengah daerah perubahan pH yang paling tajam.

E.  Titik ekuivalen terjadi pada volume sekitar 25 mL karena setelah volume tersebut larutan bersifat basa.


20.Limbah dari beberapa proses industri dapat mengandung ion logam berat yang perlu dipisahkan sebelum air limbah dibuang ke lingkungan. Salah satu metode pemisahan ion Ag⁺ adalah dengan menambahkan sumber ion Cl⁻ sehingga terbentuk endapan perak klorida (AgCl) yang sukar larut. Kesetimbangan pelarutan AgCl dalam air dapat dituliskan sebagai berikut :

AgCl (s) ⇌ Ag+(aq) + Cl-(aq)

Pada suhu tertentu, nilai hasil kali kelarutan AgCl Adalah 1,8 × 10⁻¹⁰. Dalam suatu sampel air limbah, konsentrasi ion Ag⁺ Adalah = 1,0 × 10⁻⁴ M. Dalam pengolahan air, ion Ag⁺ dapat diendapkan sebagai AgCl. Ion Cl⁻ ditambahkan secara bertahap ke dalam sampel. Konsentrasi minimum ion Cl⁻ yang diperlukan agar endapan AgCl mulai terbentuk adalah ....

A.  1,8 × 10⁻¹⁴ M

B.  1,8 × 10⁻⁶ M

C.  1,8 × 10⁻⁴ M

D.  5,6 × 10⁻⁷ M

E.  5,6 × 10⁻⁶ M

 

21.Sifat koligatif larutan dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan sehari-hari, misalnya dalam pembuatan cairan antibeku dan pengaturan titik didih suatu larutan. Besarnya sifat koligatif terutama dipengaruhi oleh jumlah partikel zat terlarut dalam sejumlah pelarut, bukan semata-mata oleh jenis zatnya. Seorang siswa membandingkan dua larutan ideal yang dibuat dg melarutkan zat dalam 1,kg air.

Larutan A: mengandung 0,10 mol glukosa C₆H₁₂O₆. Glukosa merupakan nonelektrolit dan tidak terionisasi.

Larutan B: mengandung 0,10 mol NaCl. NaCl diasumsikan sebagai elektrolit kuat yang terionisasi sempurna menjadi ion Na⁺ dan Cl⁻. Tentukan Benar (B) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut.

Pernyataan

Benar

Salah

Jumlah partikel zat terlarut efektif dalam larutan B lebih banyak daripada dalam larutan A.

 

 

Kenaikan titik didih larutan B diperkirakan lebih besar daripada larutan A.

 

 

Penurunan titik beku larutan B diperkirakan lebih besar daripada larutan A.

 

 

Massa molar zat terlarut merupakan penentu langsung besarnya sifat koligatif apabila jumlah mol zat terlarut dibandingkan.

 

 

Sifat koligatif larutan terutama bergantung pada jumlah partikel zat terlarut dalam larutan.

 

 

 

22.Sebuah sel galvanik sederhana dibuat menggunakan elektroda Zn dan Cu yang masing-masing dicelupkan ke dalam larutan yang mengandung ion Zn²⁺ dan Cu²⁺. Kedua larutan dihubungkan dengan jembatan garam, sedangkan kedua elektroda dihubungkan melalui kawat penghantar dan voltmeter.

Diketahui data potensial reduksi standar:

·   Zn²⁺(aq) + 2e⁻ → Zn(s)  E° = −0,76 V

·   Cu²⁺(aq) + 2e⁻ → Cu(s)  E° = +0,34 V

Berdasarkan data tersebut dan ilustrasi sel galvanik, pernyataan yang paling tepat adalah ....

A. Zn mengalami reduksi di katode

B. Cu mengalami oksidasi di anode

C. elektron mengalir dari Cu ke Zn

D. Zn mengalami oksidasi dan menjadi sumber elektron

E. E°sel = −1,10 V

 

23. Dalam industri pangan, etena dapat dipolimerisasi menjadi polietena. Tentukan Benar/Salah untuk pernyataan berikut.

Pernyataan

Benar

Salah

Etena merupakan alkena yang mempunyai ikatan rangkap C=C.

 

 

Polimerisasi adisi etena menghasilkan rantai polietena tanpa menghasilkan molekul kecil sebagai produk samping.

 

 

Unit ulang polietena adalah

–CH₂–CH₂–.

 

 

Polietena termasuk senyawa aromatik karena mengandung banyak atom karbon.

 

 

Pemutusan ikatan π pada monomer merupakan bagian penting dalam pembentukan rantai polietena

 

 

 

24.Bahan bakar kendaraan bermotor umumnya berasal dari minyak bumi yang merupakan campuran berbagai hidrokarbon. Salah satu senyawa yang digunakan sebagai acuan dalam menentukan bilangan oktan bensin adalah isooktana, yaitu 2,2,4-trimetilpentana. Bensin dengan bilangan oktan yang lebih tinggi memiliki ketahanan lebih besar terhadap ketukan (knocking) pada mesin. Dalam proses pembakaran, hidrokarbon bereaksi dengan oksigen menghasilkan energi. Pembakaran yang berlangsung dengan oksigen yang cukup menghasilkan karbon dioksida dan uap air, sedangkan kekurangan oksigen dapat menghasilkan karbon monoksida dan partikel karbon. Sebuah kendaraan menggunakan bahan bakar yang mengandung senyawa hidrokarbon C8​H18. Jika pembakaran berlangsung , persamaan reaksi setara yang tepat adalah ....

A.  C8H18 + 8O2 → 8CO2 + 9H2O

B.  2C8H18 + 17O2 → 16CO2 + 18H2O

C.  C8H18  + 12O2 → 8CO2 + 9H2O

D.  2C8H18 + 25O2 → 16CO2 + 18H2O

E.  C8H18 + 9O2 → 8CO2 + 9H2O

 

25.Gas LPG yang digunakan untuk keperluan rumah tangga mengandung hidrokarbon, terutama propana (C₃H₈) dan butana (C₄H₁₀). Kedua senyawa tersebut termasuk hidrokarbon jenuh karena seluruh atom karbonnya dihubungkan oleh ikatan tunggal. Berdasarkan informasi tersebut, pilih semua pernyataan yang benar!

□   Propana dan butana termasuk golongan alkana karena hanya memiliki ikatan tunggal C–C dan C–H.

□   Rumus umum alkana adalah CₙH₂ₙ, sehingga rumus molekul propana sesuai dengan rumus umum tersebut.

□   Propana dan butana merupakan isomer karena memiliki rumus molekul yang sama tetapi struktur berbeda.

□   Pembakaran sempurna propana menghasilkan CO₂ dan H₂O.

□   Butana memiliki empat atom karbon yang tersusun membentuk rantai lurus tanpa kemungkinan adanya isomer struktur