Indikator
asam-basa adalah suatu zat yang memberikan warna yang berbeda di dalam
asam dan basa (netral), sehingga indikator ini dapat digunakan untuk mengetahui
apakah suatu larutan termasuk asam, basa atau netral.
Jenis –
Jenis Indikator Asam Basa
1. Kertas Lakmus
Kertas lakmus ini terdapat dua jenis , yaitu lakmus merah
serta lakmus biru.
|
Indikator |
Larutan
Asam |
Larutan
Basa |
Larutan
Netral |
|
Lakmus Merah |
Merah |
Biru |
Merah |
|
Lakmus Biru |
Merah |
Biru |
Biru |
|
Indikator |
Larutan asam |
Larutan basa |
Larutan netral |
|
Phenolphtalin
(PP) |
Tidak
berwarna |
Merah
muda |
Tidak
berwarna |
|
Metil
Merah (MM) |
Merah |
Kuning |
Kuning |
|
Metil
Jingga (MJ) |
Merah |
Kuning |
Kuning |
|
Bromtimol
Blue (BT) |
Kuning |
Biru |
Biru |
4. pH Meter
|
No |
INDIKATOR |
TRAYEK
pH |
|
1 |
Metil Jingga |
3,1 -
4,1 Merah
-
kuning |
|
2 |
Metil Merah |
4,4 -
6,2 Merah - Kuning |
|
3 |
Bromokresol
Hijau |
3,8 -
5,4 Merah
- Biru |
|
4 |
Bromotimol Biru |
6,0 -
7,6 Kuning
- Biru |
|
5 |
Phenolptalein |
8,3 - 10 Tak
Berwarna - Merah |
LATIHAN SOAL (gunakan tabel trayek pH di atas utk mengerjakan soal)
1. Diketahui data
trayek pH beberapa indikator berikut. Jika suatu larutan dengan indikator metil
merah menunjukkan warna kuning, dengan metil jingga berwarna kuning, dengan
bromtimol biru berwarna biru, dan dengan fenolftalein tak berwarna, maka tentukanlah
pH larutan tersebut ?
2. Analisis pH suatu larutan dengan menggunakan larutan indikator menghasilkan data sebagai berikut : dengan metil jingga berwarna kuning, dengan bromokresol hijau berwarna ungu, dengan metil merah berwarna merah. Tentukan berapa kisaran pH larutan tersebut ?
3. Diketahui data analisis pH suatu
larutan sebagai berikut :
|
No |
Indikator |
Lar. 1 |
Lar. 2 |
Lar. 3 |
|
1 |
Metil merah |
Kuning |
Kuning |
Merah |
|
2 |
Metil jingga |
Kuning |
Kuning |
Kuning |
|
3 |
BTB |
Biru |
Hijau |
Kuning |
|
4 |
PP |
Tak warna |
Tak warna |
Tak warna |
Tentukan pH larutan 1, 2 dan 3 ?
4. Jika larutan X ditambahkan
ke dalamnya:
- Indikator metil merah
berubah warna menjadi kuning
- Indikator bromtimol biru
berubah warna menjadi biru
- Indikator fenolftalein
tidak berubah warna
Perkirakan pH larutan X tersebut !
5. Air yang diperoleh dari 3 tempat
berbeda ditetesi dengan beberapa indikator dan menghasilkan data sebagai
berikut :
|
No |
Sampel air |
Metil merah |
BTB |
PP |
|
1 |
A |
Merah |
Kuning |
Tak Warna |
|
2 |
B |
Kuning |
Hijau |
Tak Warna |
|
3 |
C |
Kuning |
Biru |
Tak Warna |
Berapakah pH sampel A,B dan C ?
6. Suatu zat A dimasukkan ke dalam air, kemudian di tuang ke dalam 3 tabung. Masing-masing tabung ditetesi dengan tiga macam larutan indikator, Tabung pertama ditetesi meti merah berubah warna menjadi merah, tabung kedua ditetesi bromotimol biru sehingga berubah warna menjadi kuning dan tabung terakhir ditetesi Phenolptalein sehingga tidak berubah warna, berdasarkan data tersebut kemungkinan zat A adalah :
a. NaOH, b. H2SO4, c. NaCl,
7. Suatu zat B dimasukkan ke dalam air, dilakukan pengujian seperti nomor 6 sehingga dihasilkan warna kuning dengan metil merah, biru dengan bromtimol biru dan berwarna merah dengan fenolftalein, berdasarkan informasi tersebut kemungkinan zat B adalah :
a. NaOH, b. H2SO4, c. NaCl,
8. Diketahui trayek perubahan warna indikator sebagai berikut : Hasil analisis air hujan menunjukan sebagai berikut :
- Terhadap indikator bromtimol biru memberikan warna biru
- Terhadap indikator metil merah memberikan warna kuning
- Terhadap indikator fenolftalein memberikan warna merah muda
Berdasarkan analisis tersebut, tentukan pH air hujan ?
9. Suatu larutan di uji dengan menggunakan empat buah indikator yang menghasilkan data sebagai berikut :
|
INDIKATOR |
WARNA |
|
Lakmus
Merah |
Merah |
|
Lakmus
Biru |
Merah |
|
Metil
Jingga |
Kuning |
|
Bromotimol
Biru |
Kuning |
Tentukan rentang pH larutan tersebut !
div>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar