A. Tujuan
Untuk mengetahui proses pembuatan es cream dengan menggunakan prinsip
sifat koligatif yaitu penurunan titik beku.
B. Dasar Teori
1. Sifat koligatif larutan
Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang
tidak bergantung pada macamnya zat terlarut (konsentrasi zat terlarut). Apabila
suatu pelarut ditambah dengan sedikit zat pelarut maka akan didapat suatu
larutan yang mengalami penurunan tekanan uap jenuh, kenaikan titik didih,
penurunan titik beku, dan tekanan osmosis. Dalam pengamatan ini, sifat
koligatif yang dianalisis adalah penurunan titik beku.
2. Penurunan Titik beku
Proses pembekuan adalah merapatnya partikel-partikel
zat cair sehingga akan terjadi gaya tarik-menarik antarmolekul zat cair yang
sangat kuat dan akhirnya terbentuklah zat padat. Adanya zat terlarut akan
mengakibatkan proses pergerakan molekul-molekul pelarut terhalang sehingga diperlukan
suhu yang lebih rendah untuk dapat mendekatkan jarak antar molekul agar terjadi
proses pembekuan. Dengan demikian, adanya zat terlarut pada suatu zat cair
mengakibatkan penurunan titik beku zat cair tersebut.
Penurunan titik beku larutan merupakan sifat koligatif,
seperti halnya kenaikan
titik didih. Penurunan titik beku tidak dipengaruhi
(ditentukan) oleh jenis zat yang terlarut, tetapi ditentukan oleh seberapa banyak
jumlah zat yang terlarut. Penurunan titik beku larutan sebanding dengan hasil
kali molalitas larutan dengan tetapan penurunan titik beku pelarut (Kf),
dinyatakan dengan persamaan :
C. Alat dan Bahan
1. Alat :
a. 1 buah kaleng roti bekas
b. 1 buah baskom besar
c. 1 buah sendok
d. 2 Sendok
e. mangkuk
f. Thermometer
2. Bahan :
a. Sirup/gula
b. Tepung tapioka
c. Tepung maizena
d. Air dingin
e. 1 kotak susu “Ultra Milk” full
cream/santan
f. Toping
granola dan stick matcha (bisa di modifikasi)
g. 2 plastik besar es batu
h. 2 bungkus garam krosok
D. Prosedur Kerja
1. Menyiapkan
alat dan bahan yang dibutuhkan.
2. Membuat
adonan es cream dengan mencampurkan air, sirup/gula, tepung tapioka, tepung maizena,
santan/susu, sedikit garam (bisa juga ditambah essen perasa atau ekstrak buah asli). Aduk merata, lalu dipanaskan hingga mendidih dan mengental (dibuat di rumah).
3. Memasukkan
adonan ke dalam kaleng menggunakan sendok.
4. Menutup
kaleng dengan rapat.
5. Meletakkan
kaleng ke dalam baskom.
6. Mengisi
ruang kosong di sekeliling kaleng dengan es batu (ukur suhu es batu)
7. Menaburkan
garam grosok secara merata di sela-sela es batu.
8. Ukur suhu es batu setelah ditaburi
garam.
9. Putar
kaleng dengan arah putaran searah, lakukan hal ini secara terus menerus-sampai
dirasa kaleng memberat, pertanda larutan susu di dalam kaleng mulai mengeras/mulai
jadi (kurang-lebih 30 menit).
10. Ukur suhu es batu kembali, saat telah
terbentuk kristal es cream.
11. Buka tutup kaleng, periksa apakah larutan susu telah mengeras seluruhnya atau belum,
12. Jika sudah, tuang es putar ke dalam mangkuk, hiasi dengan toping.
E. Data Pengamatan (buatlah
video singkat proses pembuatan es cream)
|
No |
Yang di amati |
Hasil Pengamatan |
|
1 |
Suhu awal es batu |
…………………….. |
|
2 |
Suhu es batu setelah diberi garam kasar |
…………………….. |
|
3 |
Suhu es batu setelah terbentuk kristal es cream |
…………………….. |
|
4 |
Waktu yang dibutuhkan |
…………………….. |
|
5 |
Massa es cream yang terbentuk |
…………………….. |
F. Pertanyaan
Berdasarkan percobaan yang kalian lakukan, jawablah pertanyaan berikut :
1. Apakah fungsi garam kasar dalam percobaan ini ?
2. Mengapa menggunakan wadah kaleng dalam
percobaan ?
3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam
pembentukan kristal es cream yang sempurna ?
4. Bagaimana jika garam kasar diganti dengan gula kasar ?
5. Tulislah semua pengamatanmu dari awal hingga akhir dalam pembuatan es cream ini !
G. Kesimpulan
Buatlah kesimpulan hasil percobaan kalian !
div>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar