Welcome to CINTA KIMIA,....Selamat Belajar…..
div>

Minggu, 12 Juli 2026

ADAB LEBIH TINGGI DARIPADA ILMU

Sesungguhnya: Adab lebih tinggi daripada ilmu, artinya etika, moral, dan sopan santun jauh lebih utama daripada sekadar memiliki ilmu. Tanpa adab, ilmu yang dimiliki seseorang bisa menjadi bumerang yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Adab bukan sekadar aturan, tapi cerminan dari hati yang bersih dan niat yang lurus. Itu yang membuat ilmu kita bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

ADAB SOPAN - SANTUN SEHARI-HARI

1. Menghormati orang yang lebih tua dan kasih sayang sesama.

- Menunduk jika lewat di depan orang tua

- Salim dan cium tangan

- Tidak duduk jigrang (kaki naik ke atas) di kelas

- Permisi kepada guru jika mau minum di kelas.

- Mendengarkan/memperhatikan ketika guru sedang mengajar (tidak bicara/bercanda sendiri).

2. Berucap yang sopan dan tidak membuli.

3. Tidak memotong pembicaraan,

4. Biasa mengucapkan 4 Kata Ajaib : tolong, terimakasih, maaf dan permisi.

5. Sopan ketika makan : tidak sambil bicara, tidak sambil berjalan, tidak berkecap, alat makan tidak berbunyi.

6. Mengetuk pintu dan mengucap salam, jika mau masuk kelas ketika sedang pembelajaran, ketuk pintu dan mohon permisi ke guru untuk masuk, jika kelas sedang berdoa tunggu sampai berdoa selesai baru permisi masuk.

7. Suka menolong sesama terutama kepada yang lemah.

ETIKA MENGHUBUNGI GURU LEWAT WA

1. Perhatikan waktu yang tepat. Usahakan menghubungi guru pada waktu yang tidak dipakai untuk beristirahat atau beribadah.

2. Menggunakan bahasa yang singkat, sopan, mudah dimengerti dan hindari singkatan.

3. Awali dengan sapaan atau mengucapkan salam.

4. Perkenalkan diri : nama dan kelas.

5. Ucapkan permisi dan sampaikan tujuan mengirin chat.

6. Merespon kembali jawaban guru

7. Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih.

8. Jika guru mengirimkan pengumuman/chat dalam group kelas, siswa wajib menjawab atau membalas dengan ucapan terima kasih.


ADAB SOPAN - SANTUN BERMEDIA SOSIAL
Media sosial dapat menjadi tempat untuk belajar, berkarya, berbagi inspirasi, dan menyebarkan kebaikan. Gunakan teknologi dengan bijak, karena setiap unggahan mencerminkan karakter dan kepribadian kita. Berikut beberapa kebiasaan yang perlu diterapkan saat bermedia sosial :

1. Berpikir sebelum memposting : tanyakan pada diri sendiri, apakah informasi ini benar, bermanfaat, perlu, dan tidak menyakiti orang lain ?

2. Gunakan bahasa yang santun : berbeda pendapat itu wajar, tetapi sampaikan dengan kata-kata yang sopan dan menghargai.

3. Jangan menjadi pelaku cyberbullying : satu komentar yang dianggap bercanda bisa menjadi luka bagi orang lain.

4. Hindari menyebarkan hoaks : pastikan informasi berasal dari sumber yang terpercaya sebelum membagikannya.

5.  Hormati privasi orang lain : jangan mengunggah foto, video, atau data pribadi seseorang tanpa izin.

6.  Ingat jejak digital : apa yang di unggah hari ini dapat tersimpan dan memengaruhi masa depanmu

Jadilah generasi yang cerdas bermedia sosial, santun dalam berkomunikasi, dan bertanggung jawab atas setiap jejak digital yang ditinggalkan.

Rabu, 25 Maret 2026

TKA KIMIA TAHUN 2025

1.    Konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan masalah ginjal. Natrium dalam bentuk senyawa garamnya banyak digunakan sebagai pengawet makanan, penyedap rasa, pengembang kue, dan obat- obatan. Berikut ini adalah berbagai macam garam natrium dalam kehidupan sehari-hari.

Nama Senyawa

Rumus Molekul

(Mr)

Natrium Benzoat

C6H5COOONa

144

Natrium Propanoat

C2H5COOONa

96

Natrium Asetat

CH3COOONa

82

Natrium Karbonat

Na2CO3

106

Natrium fosfat

Na3PO4

164

Garam yang memiliki kadar natrium tertinggi adalah .. (diketahui Ar Na = 23)

A.     Natrium Benzoate

B.     Natrium Propanoate

C.     Natrium Asetat

D.     Natrium Karbonat

E.     Natrium fosfat

2.    Vitamin C disebut juga asam askorbat, memiliki banyak kegunaan penting bagi tubuh. Asam askorbat berperan sebagai antioksidan, membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin C juga berfungsi dalam kekebalan tubuh, pembentukan kolagen, penyembuhan luka, serta membantu penyerapan zat besi. Produksi vitamin C dalam industri dilakukan melalui proses sintesis kimia dan biokimia, dengan melibatkan fermentasi mikroorganisme sebagai salah satu tahapannya. Berikut adalah struktur asam askorbat: Berdasarkan struktur asam askorbat, berapa persentase massa oksigen dalam molekul asam askorbat ? (Diketahui Ar: C=12, H=1, O=16)

A.    9,3%

B.    20%

C.   40,9%

D.   54,5%

E.    69,2%

3.    Entalpi pembakaran etana (C2H4) lebih besar, yaitu -1560 kJ/mol dibandingkan dengan etena (C2H6) sekitar -1411kJ/mol. Etana lebih mudah terbakar karena atom karbon berikatan kovalen tunggal dan strukturnya lebih stabil, sedangkan etena memiliki ikatan kovalen rangkap dua dan sifatnya lebih reaktif dibandingkan etana. Berikut adalah reaksi yang terjadi pada pembakaran etana dan etena.

C2 H4 + O2→ CO2+ H2O (belum setara)

C2H6 + O2 → CO2 + H2O (belum setara)

Pada suhu dan tekanan tertentu, sebanyak 5,5 L campuran gas C2 H4 dan C2H6 dibakar sempurna dengan oksigen, menghasilkan gas karbondioksida dan 15 L air. Berapakah volume total gas polutan CO, yang dihasilkan?

A.    18,5 L.

B.    15 L.

C.   11 L.

D.   9 L.

E.    5,5 L

4.    Lapisan ozon (O2) di stratosfer berperan penting dalam melindungi bumi dari radiasi ultraviolet (UV) berbahaya. Namun, penggunaan zat-zat perusak ozon misalnya cloro fluoro carbon (CFC) telah menipiskan lapisan ini, sehingga menimbulkan radiasi yang lebih besar. Sebuah balon cuaca mengumpulkan 60 liter sampel udara dari lapisan stratosfer pada suhu 25°C dan tekanan 1 atm. Konsentrasi ozon di lapisan tersebut diperkirakan 0,0004% volume. Jumlah partikel ozon yang terdapat dalam sampel udara tersebut adalah... (Diketahui: Bilangan Avogadro: 6,02×1023 molekul/mol)

A.    2,408 x1018 molekul

B.    6,02×1018 molekul

C.   6,02 1020 molekul

D.   24,08 x 1022 molekul

E.    15,05×1023 partikel

5.    Besi (Fe) merupakan salah satu logam yang paling murah dan banyak digunakan dibandingkan logam lainnya. Besi diperoleh dari bijihnya melalui proses reduksi dalam tanur tiup (blast furnace) pada suhu tinggi, yang dapat mencapai sekitar 1000°C. Karena suhu yang sangat tinggi, besi yang dihasilkan dari proses ini berbentuk cair. Reaksi akhir dalam pengolahan besi ditunjukkan sebagai berikut :

Fe2O3(s) + 3CO(g) → 2Fe(l) + 3CO2 (g)

Sebanyak 16 g Fe2O3 direaksikan dengan 11,2 g gas CO. Berapakah massa lelehan besi yang dihasilkan pada akhir reaksi tersebut? (Diketahui: Ar C= 12, O=16, Fe= 56)

A.    2,8 g.

B.    5,6 g.

C.   11,2 g.

D.   16,8 g.

E.    27,2 g.

6.    Kristal kalium klorida (KCI) merupakan garam penting yang memiliki banyak kegunaan, misalnya sebagai sumber suplemen kalium untuk mengatasi hipokalemia dan hipertensi, atau di bidang pertanian sebagai pupuk tanaman. Seorang peneliti bidang pertanian ingin membuat kristal kalium klorida (KCI) dari kalium hidroksida dan asam klorida. Persamaan reaksi yang terjadi :

KOH(aq) + HCl(aq) → KCI(aq) + H2O(1)

Tahapan reaksi mencakup reaksi netralisasi diikuti dengan pemisahan dan pemurnian produk dengan cara rekristalisasi.

Larutan yang tersedia di laboratorium adalah sebagai berikut :

(Diketahui Ar K = 39, CI = 35,5)

Secara teori, manakah komposisi berikut yang jika direaksikan akan menghasilkan tepat 29,8 gram kristal KCI ?

Tentukan Benar atau Salah pada setiap pernyataan!

Pernyataan

Benar

salah

300 mL larutan dari botol B + 200 ml larutan dari botol C.

 

 

200 mL larutan dari botol B + 300 mL larutan dari botol D.

 

 

400 mL larutan dari botol A + 500 mL larutan dari botol C.

 

 

7.    Minyak bumi yang baru diambil dari sumur minyak disebut minyak mentah. Minyak mentah tidak dapat langsung digunakan sebelum melalui proses destilasi. Proses destilasi merupakan proses pemisahan komponen minyak bumi berdasarkan perbedaan titik didih. Beberapa hasil destilasi minyak bumi antara lain: senyawa Q, senyawa X, senyawa Y, dan senyawa Z yang memiliki kegunaan berbeda-beda.

Berikut merupakan grafik hubungan bobot molekul keempat senyawa hidrokarbon Q, X, Y, dan Z dengan titik didihnya.

Berdasarkan grafik, tentukan pasangan senyawa hidrokarbon dengan potensi pemanfaatannya yang benar ! Pilihlah semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.

   Senyawa Q dapat digunakan sebagai bahan bakar kompor rumah tangga.

   Senyawa X bermanfaat untuk bahan bakar kendaraan mesin diesel.

   Senyawa Z dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan.

   Senyawa Y dimanfaatkan untuk pelumas.

   Senyawa Q dimanfaatkan untuk aspal jalan raya.

8.    Suatu hidrokarbon pada suhu kamar berbentuk gas dan tidak berwarna, digunakan sebagai komponen utama LPG dan kompor portabel. Hasil pembakaran sempurna terhadap 2 mol hidrokarbon tersebut menghasilkan 8 mol CO2 dan 10 mol H2O. Senyawa hidrokarbon tersebut memiliki:

-    2 atom C primer

-    2 atom C sekunder

Bagaimana hasil analisis terhadap senyawa hidrokarbon tersebut ? Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut ini terkait senyawa hidrokarbon tersebut !

Pernyataan

Benar

Salah

Rumus kimia hidrokarbon tersebut adalah C4H10 Struktur hidrokarbon tersebut adalah:

 

 

Hidrokarbon tersebut diperkirakan memiliki titik didih lebih rendah dibandingkan pasangan isomernya.dibandingkan pasangan isomernya.

 

 

9.  Pentena (C5H10) merupakan salah satu golongan hidrokarbon tak jenuh. Pentena berupa cairan yang sangat volatile (mudah menguap). Pentena dan isomer-isomernya dimanfaatkan sebagai zat aditif pada produksi bensin. Berikut adalah dua struktur isomer dari pentena.

Semua pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon akan menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. Berikut ini disajikan data entalpi pembakaran senyawa 1 dan 2.

Senyawa

𝑯°C (kJ/mol)

Senyawa 1

- 3.349,72

Senyawa 2

- 3.338,71

Bagaimanakah hasil analisis terhadap kedua isomer pentena tersebut ? Tentukan benar atau salah pada setiap pernyataan berikut ini mengenai kedua isomer pentena

Pernyataan

Benar

Salah

Kedua senyawa dapat membentuk isomer geometris cis dan trans

 

 

Struktur senyawa 2 lebih stabil dibanding- kan senyawa 1

 

 

Hibridisasi atom C rangkap berubah menjadi sp saat mengalami pembakaran

 

 

10.  Sebuah artikel dalam Medical Physiology menyatakan:

"Dalam tubulus ginjal, sistem penyangga fosfat memainkan peran penting dalam mengikat ion hidronium yang disekresikan oleh sel tubulus. Fosfat yang tersaring terkonsentrasi dalam cairan tubulus, memungkinkan reaksi penyangga bekerja secara efektif untuk menjaga kesetimbangan asam-basa dengan pH sekitar 6,8."

Reaksi kesetimbangan yang terjadi di lumen tubulus ginjal adalah:

HPO4 -2 + H3O+ H2PO4 - + H2O

Berdasarkan teori Bronsted-Lowry, manakah yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi yang tepat pada reaksi tersebut ?

A. H3O+ dan H2O

B. HPO4 -2 dan H3O+

C. HPO4 -2 dan H2PO4 -

D. HPO4 -2 dan H2O

E. H2PO4 - dan H2O

11.  Seorang peneliti lingkungan mengambil 5 sampel air limbah cair dari industri peternakan yang diduga mengandung spesi asam/basa Peneliti melakukan analisis pada 5 sampel tersebut untuk membuktikan apakah benar pada masing-masing sampel mengandung spesi asam/basa sesuai dengan yang digunakan industri tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan indikator fenolftalein yang memiliki trayek pH 8,0 - 10,0 dengan perubahan warna dari tidak berwarna menjadi merah muda (merah) pada rentang pH tersebut.

Berikut adalah tabel data kandungan senyawa pada sampel limbah berdasarkan dugaan peneliti :

Sampel Limbah

A

B

C

D

E

Kandungan

HI

H2SO3

Sr(OH)2

Ca(OH) 2

HClO3

Berdasarkan data tersebut, dugaan peneliti kemungkinan benar jika sampel tersebut ditetesi indicator fenoltalein menunjukkan warna…

A

Sampel Limbah

A

B

C

D

E

Kandungan

Tak warna

Merah muda

Merah muda

Merah muda

Tak warna

B

Sampel Limbah

A

B

C

D

E

Kandungan

Merah muda

Tak warna

Tak warna

Merah muda

Tak warna

C

Sampel Limbah

A

B

C

D

E

Kandungan

Tak warna

Merah muda

Merah muda

Tak warna

Merah muda

D

Sampel Limbah

A

B

C

D

E

Kandungan

Merah Muda

Tak warna

Tak warna

Tak warna

Merah Muda

E

Sampel Limbah

A

B

C

D

E

Kandungan

Tak warna

Tak warna

Merah muda

Merah muda

Tak warna

12.  Iwan bekerja sebagai analis kimia di laboratorium suatu perusahaan produk pembersih. Iwan melakukan titrasi untuk menentukan kadar asam klorida (HCI) dalam suatu produk pembersih kerak kamar mandi. Kadar yang tertera pada label sebesar 35%. Produk tersebut harus diuji terlebih dahulu sebelum beredar di pasaran. Sebanyak 10 mL sampel diambil, lalu ditambahkan air sampai volume 100 mL, kemudian 10 mL dari larutan tersebut dititrasi dengan NaOH 0,3 M. Titrasi dilakukan tiga kali dan diperoleh data sebagai berikut. Titrasi ke- Volume HCI (mL) Volume larutan 0,3 M NaOH (mL)

Titrasi ke

Volume HCL (ml)

Volume larutan 0,3 M NaOH (ml)

1

10

30,0

2

10

29,5

3

10

30,5

Berdasarkan hasil titrasi yang dilakukan, manakah pernyataan yang tepat mengenai kadar HCI dalam produk pembersih tersebut?

(Ar H = 1, CI = 35,5)

A. Kadar asam klorida tidak sesuai dengan label karena mengandung 37,25% HCI.

B. Kadar asam klorida tidak sesuai dengan label karena mengandung 36% HCI.

C. Kadar asam klorida sesuai dengan label karena mengandung 32,8% HCI.

D. Kadar asam klorida kurang dari yang tercantum dilabel, hanya mengandung 34%HCI.

E. Kadar asam klorida kurang dari yang tercantum dilabel, hanya mengandung 32,85% HCI.

13.  Sekelompok siswa sedang melakukan praktikum untuk menguji daya hantar listrik larutan yang belum diketahui. Tiga senyawa yang belum diketahui (X, Y, dan Z) diuji daya hantar listriknya menggunakan indikator lampu. Hasil yang diperoleh dapat dilihat pada tabel pengamatan berikut.

ZAT

Hasil Pengamatan terhadap Bola Lampu dan Elektroda

Lelehan

Larutan

X

Redup; Ada gelembung

Terang; Banyak gelembung

Y

Tidak menyala; Tidak ada gelembung

Redup; Sedikit gelembung

Z

Tidak menyala; Tidak ada gelembung

Terang; Banyak gelembung

Berdasarkan data hasil percobaan, manakah kemungkinan pasangan zat/senyawa yang sesuai dengan hasil percobaan?

A. Senyawa X adalah Na2S2O3 dan senyawa Y adalah KI.

B. Senyawa X adalah Na2S2O3 dan senyawa Y adalah CH3COOH.

C. Senyawa X adalah KI dan senyawa z adalah CH3COOH.

D. Senyawa Y adalah CH3COOH dan senyawa Z adalah Na2S2O3

E. Senyawa Y adalah HCI dan senyawa Z adalah Na2S2O3

14.  Sebuah klinik kecantikan sedang mengembangkan toner (produk perawatan kulit berbentuk cairan yang digunakan setelah membersihkan wajah) untuk perawatan kulit sensitif.

Berdasarkan regulasi dermatologis, kandungan bahan aktif yang aman untuk kulit sensitif harus memenuhi kriteria berikut (dihitung per 100 gram produk).

-    Asam salisilat maksimal 0.5% (agar tidak menyebabkan iritasi)

-    Niacinamide (vitamin B3) minimal 2% (untuk manfaat pencerahan)

-    Alkohol maksimal 10% (untuk menghindari kulit kering)

Sebanyak 50 mL sampel toner tersebut diuji. Berikut adalah kandungan toner berdasarkan hasil uji.

Zat/Senyawa

Jumlah dalam 50 mL produk

Asam salisilat

0,40 g

Niacinamide

1,50 g

Alkohol

7,50 g

Air dan bahan lain sampai 50 mL

Berdasarkan data, manakah pernyataan yang tepat mengendi kandungan toner? (Diketahui 𝜌 toner = 1 g/mL)

A. Semua komposisi toner memenuhi standar keamanan kulit sensitif.

B. Komposisi asam salisilat pada toner sebanyak 0,4% sesuai regulasi yang ditentukan.

C. Kadar niacinamide dan alkohol melebihi standar yang ditetapkan.

D. Hanya niacinamide yang memenuhi standar, kadarnya sebesar 3%.

E. Kadar alkohol dapat menyebabkan kulit kering karena terlalu tinggi yaitu 12,5%.

15.  Dias dan Riko sedang mensimulasikan proses pengolahan limbah industri elektronik. lon Ba+2 dan CO3-2 dapat membentuk endapan BaCO3, yang sukar larut, sehingga dimanfaatkan untuk mengisolasi ion karbonat pada air limbah industri elektronik.

Mereka melakukan percobaan dengan mencampurkan mencampurkan 50 mL MgCO3 0,2 M dengan 50 mL BaSO4  0,4 M. Diketahui Ksp BaCO3 = 5 × 10−9

Manakah pernyataan yang tepat mengenai terbentuknya endapan BaCO3 ?

A. Terbentuk endapan BaCO3 karena Ksp lebih kecil dari harga Q.

B. Garam BaCO3 akan terus larut karena Ksp lebih besar dari harga Q.

C. Larutan BaCO3 tepat jenuh karena Ksp sama dengan harga Q.

D. Terbentuk endapan BaCO3 karena Ksp lebih besar dari harga Q.

E. Garam BaCO3𝐵 akan larut karena harga Q lebih besar dari Ksp.

16.  Penambahan padatan urea (CO(NH2)2) ke dalam pelarut murni akan memengaruhi sifat koligatifnya, yaitu tekanan uap, titik beku, titik didih, dan tekanan osmosis. Adanya partikel urea akan menghalangi molekul air untuk menguap. Berikut ini disajikan diagram P-T pelarut air dan larutan urea.

Pernyataan yang tepat terkait diagram P-T air dan larutan urea adalah ....

A. G-H merupakan penurunan titik didih.

B. X adalah titik tripel larutan (CO(NH2)2)

C. E-F merupakan kenaikan titik beku larutan.

D. B-X merupakan garis beku pelarut murni (H2O).

E. A-Y garis didih pelarut murni (H2O).

17.  Dalam proses pembuatan gula kristal, larutan sukrosa pekat (sirup gula) sering kali masih mengandung berbagai zat pengotor. Beberapa zat pengotor yang umum dijumpai antara lain etanol (C2H5OH) akibat fermentasi, asam oksalat (H2C2O4) yang terbentuk dari degradasi senyawa organik dalam nira, serta kalsium oksalat (CaC2O4) yang mengendap akibat reaksi ion kalsium dengan oksalat.

Untuk mempelajari sifat koligatif larutan, dilakukan percobaan dengan melarutkan 100 g masing-masing zat pengotor ke dalam 200 mL larutan sukrosa, kemudian tekanan uap lautan diukur pada suhu 25 °C menggunakan manometer. Hasil pengamatan ditunjukkan pada gambar berikut.

Berdasarkan hasil pengamatan tekanan uap pada ketiga campuran, pernyataan yang paling tepat yaitu ...

A. Larutan etanol memiliki tekanan uap paling tinggi karena etanol bersifat volatil sehingga titik didi campuran a paling tinggi.

B. Larutan asam oksalat memiliki tekanan uap rendah karena jumlah molekul terionisasi menambah banyak partikel terlarut yang mudah menguap.

C. Larutan kalsium oksalat memiliki tekanan uap paling rendah karena kelarutannya sangat kecil sehingga jumlah partikel terlarut sedikit.

D. Larutan etanol memiliki tekanan uap paling rendah karena etanol membentuk ikatan hidrogen kuat dengan sukrosa sehingga. tidak ada molekul yang menguap.

E. Larutan asam oksalat memiliki tekanan uap lebih rendah daripada larutan kalsium oksalat

18.  Dehidrasi merupakan kondisi tubuh kekurangan cairan secara signifikan sehingga menyebabkan metabolisme tidak berjalan normal. Pasien yang mengalami dehidrasi dapat ditolong dengan memberikan infus. Perawat biasanya memberikan lautan infus sesuci instruksi dokter. Larutan infus tersebut harus memiliki tekanan osmotik yang setara dengan tekanan osmotik darah (isotonik). Larutan infus dibuat dengan melarutkan 9 gram glukosa C6H12O6 (Mr = 180) pada 500 mL air pada suhu 27°C. Berapakah tekanan osmosis cairan tubuh pasien tersebut ? (Diketahui R = 0,082 L atm/mol K).

A. 0,04428 atm.

B. 0,08856 atm.

C. 2,46 atm.

D. 4,92 atm.

E. 9,84 atm.

19.  Kalsium klorida (CaCl2) mempercepat pengerasan beton, terutama pada suhu rendah dengan meningkatkan laju hidrasi semen. Pada suhu rendah, reaksi hidrasi alami semen melambat, sehingga proses pengerasan beton juga melambat. Hal ini dapat mengakibatkan beton tidak dapat mencapai kekuatan yang diperlukan karena kondisi dingin.

Penggunaan CaCl2, dalam beton yang dituang pada suhu renda membantu mencegah pembekuan air yang dapat merusak beton. Untuk itu dibuat formulasi dengan mencampurkan 66,6 g CaCl2 dengan 1000 mL air. Berdasarkan wacana tersebut, apakah formulasi tersebut dapat digunakan ketika suhu lingkungan mencapai - 1,2°C? (Diketahui Ar Ca = 40, Cl = 35,5, K, air = 1,86 °C/molal)

A. Ya, karena titik beku larutan berdasarkan formulasi tersebut -1,62°C.

B. Ya, karena titik beku berdasarkan formulasi tersebut sebesar -3,35°C.

C. Ya, karena titik beku larutan berdasarkan formulasi tersebut -3,24°C.

D. Tidak, karena penurunan titik beku berdasarkan formulasi tersebut sebesar 1,62°C

E. Tidak, karena penurunan titik beku berdasarkan formulasi tersebut sebesar 0,54°C.

20. Perhatikan grafik yang menggambarkan konsep laju reaksi dari suatu reaksi berikut :

Berdasarkan grafik tersebut, produk pada reaksi tersebut adalah ...

A.    S dan H2O

B.    H2 dan H2O

C.   SO2 dan H2

D.   S dan SO2

E.    S dan H2

21. Heru mencari informasi mengenai senyawa hidrokarbon yang memiliki 5 atom karbon. Hidrokarbon dengan atom karbon rendah banyak digunakan sebagai sumber bahan bakar. Berikut ini data perubahan entalpi pembakaran standar (𝐻𝑐 °) yang diperoleh  Heru dari berbagai sumber :

No

Hidrokarbon dengan

5 atom C

𝑯𝒄 °

1

n – pentana (C5H12)

- 3509 kJ/mol

2

1 – pentana (C5H10)

- 3349 kJ/mol

3

siklopentana (C5H10)

- 3291 kJ/mol

Berdasarkan data yang diperoleh, senyawa yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar yang paling ramah lingkungan adalah …

A. n-pentana karena menghasilkan CO2 paling sedikit per energi yang sama.

B. 1-pentena karena memiliki ikatan rangkap sehingga pembakaran lebih mudah.

C. Siklopentana karena menghasilkan energi paling besar untuk setiap mol pembakaran.

D. Semua sama karena masing-masing menghasilkan 5 mol CO2 per mol.

E. 1-pentena karena menghasilkan H2O lebih banyak dibandingkan n pentana dan siklopentana.

22.  Asam nitrat merupakan salah satu produk industri yang sangat penting. Pembuatan asam nitrat bisa dilakukan dengan cara mengoksidasi amonia menghasilkan NO. Reaksinya merupakan reaksi kesetimbangan. Selanjutnya NO dioksidasi dan direaksikan dengan air.

Reaksinya adalah sebagai berikut :

4NH3(𝑔) + 502(𝑔) 4NO(𝑔) + 6H2O(𝑔)

Kondisi reaktan setiap saat pada konsentrasi awal NH, dan O, volume reaktor, dan tekanan yang tetap pada 2 suhu reaksi (T) yang berbeda digambarkan pada grafik berikut :

Nilai Kc pada suhu 500°C adalah 0,3.

Berdasarkan wacana, manakah pernyataan yang benar terkait dengan suhu reaksi yang tepat untuk memperoleh produk NO yang optimal ?

A. Menurunkan suhu (T < 500°C), karena reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Kc menurun (Kc < 0,3).

B. Menurunkan suhu (T < 500°C), karena reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Kc meningkat (Kc > 0,3).

C. Menurunkan suhu (T < 500°C), karena reaksinya bersifat endoterm dan agar nilai Kc meningkat (Kc > 0,3).

D. Meningkatkan suhu (T > 500°C), karena reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Ke meningkat (Kc > 0,3).

E. Meningkatkan suhu (T > 500°C), karena reaksinya bersifat endoterm dan agar nilai Ke menurun (Ke < 0,3).

23.  Seorang peneliti sedang melakukan studi reaksi kesetimbangan gas buang kendaraan di atmosfer. Reaksi kesetimbangan tersebut disajikan pada grafik berikut :

Berdasarkan grafik reaksi kesetimbangan tersebut, apakah yang terjadi jika volume diperkecil menjadi setengah dari semula?

A. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kanan karena jumlah mol produk lebih besar.

B. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kiri karena jumlah mol reaktan lebih besar.

C. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kiri karena jumlah mol reaktan lebih kecil.

D. Kesetimbangan tidak akan bergeser, karena semua zat berwujud gas.

E. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kanan karena jumlah mol produk lebih kecil

24.  Larutan pemutih pakaian secara umum mengandung senyawa natrium hipoklorit (NaCIO). Ketika digunakan untuk menghilangkan noda bewarna pada pakaian, ion hipoklorit (ClO) akan bereaksi dengan zat warna. Ion hipoklorit (ClO) akan menerima elektron dan menjadi ion klorida (Cl) sedangkan zat warna pada noda akan kekurangan elektron, sehingga menjadi tidak berwarna :

R − N = N − R(𝑎𝑞) + 40Cl(𝑎𝑞) + 6H+(𝑎𝑞) → 2R − OH(𝑎𝑞) + 4Cl(𝑎𝑞) + N2(𝑔) + 2H2O(𝑙).

Berdasarkan informasi, zat apakah yang bertindak sebagai oksidator pada proses pudarnya zat warna ?

A. ion hipoklorit (OCl)

B. Pewarna azo (R-N=N-R).

C. Zat asam (H+).

D. Ion klorida (CI)

E. Alkohol (R-OH).

25.  Sebuah sel volta disusun menggunakan dua logam, X dan Y, yang dicelupkan ke dalam larutan berisi ion dari masing-masing logam. Rangkaian lengkapnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Dari informasi dan skema yang diberikan, manakah pernyataan berikut yang tepat mengenai reaksi reduksi dan oksidasi pada sel volta tersebut?

A. Elektroda X mengalami oksidasi, 𝑋(𝑠) → 𝑋+ (𝑎𝑔) + 2𝑒.

B. Massa logam Y berkurang seiring waktu disebabkan Y mengalami oksidasi.

C. Konsentrasi ion 𝑌+2 berkurang seiring waktu sebab ion ini mengalami reduksi.

D. Elektroda Y berperan sebagai katoda, tempat terjadinya reaksi reduksi.

E. Konsentrasi ion 𝑋+2 bertambah seiring waktu karena oksidasi logam X.