1. Konsumsi
natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko
tekanan darah tinggi,
penyakit jantung, stroke,
dan masalah ginjal. Natrium dalam bentuk senyawa garamnya banyak
digunakan sebagai pengawet makanan, penyedap rasa, pengembang kue, dan obat-
obatan. Berikut ini adalah
berbagai macam garam
natrium dalam kehidupan sehari-hari.
|
Nama Senyawa
|
Rumus Molekul
|
(Mr)
|
|
Natrium Benzoat
|
C6H5COOONa
|
144
|
|
Natrium Propanoat
|
C2H5COOONa
|
96
|
|
Natrium Asetat
|
CH3COOONa
|
82
|
|
Natrium Karbonat
|
Na2CO3
|
106
|
|
Natrium fosfat
|
Na3PO4
|
164
|
Garam yang memiliki kadar natrium tertinggi adalah .. (diketahui Ar Na = 23)
A.
Natrium Benzoate
B.
Natrium Propanoate
C.
Natrium Asetat
D.
Natrium Karbonat
E.
Natrium fosfat
2. Vitamin C
disebut juga asam askorbat, memiliki banyak kegunaan penting bagi tubuh. Asam
askorbat berperan sebagai antioksidan, membantu melindungi sel-sel tubuh dari
kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin C juga berfungsi dalam kekebalan tubuh,
pembentukan kolagen, penyembuhan luka, serta membantu penyerapan zat besi.
Produksi vitamin C dalam industri dilakukan melalui proses sintesis kimia dan
biokimia, dengan melibatkan fermentasi mikroorganisme sebagai salah satu tahapannya.
Berikut adalah struktur asam askorbat: Berdasarkan struktur asam askorbat,
berapa persentase massa oksigen dalam molekul asam askorbat ? (Diketahui Ar:
C=12, H=1, O=16)
A. 9,3%
B. 20%
C. 40,9%
D. 54,5%
E. 69,2%
3. Entalpi
pembakaran etana (C2H4) lebih besar, yaitu -1560 kJ/mol
dibandingkan dengan etena (C2H6) sekitar -1411kJ/mol.
Etana lebih mudah terbakar karena atom karbon berikatan kovalen tunggal dan
strukturnya lebih stabil, sedangkan etena memiliki ikatan kovalen rangkap dua
dan sifatnya lebih reaktif dibandingkan etana. Berikut adalah reaksi yang
terjadi pada pembakaran etana dan etena.
C2 H4
+ O2→ CO2+ H2O (belum setara)
C2H6
+ O2 → CO2 + H2O (belum setara)
Pada suhu dan tekanan
tertentu, sebanyak 5,5 L campuran gas C2 H4 dan C2H6
dibakar sempurna dengan oksigen, menghasilkan gas karbondioksida dan 15 L
air. Berapakah volume total gas polutan CO, yang dihasilkan?
A. 18,5 L.
B. 15 L.
C. 11 L.
D. 9 L.
E. 5,5 L
4. Lapisan
ozon (O2) di stratosfer berperan penting dalam melindungi bumi dari
radiasi ultraviolet (UV) berbahaya. Namun, penggunaan zat-zat perusak ozon
misalnya cloro fluoro carbon (CFC) telah menipiskan lapisan ini, sehingga
menimbulkan radiasi yang lebih besar. Sebuah balon cuaca mengumpulkan 60 liter
sampel udara dari lapisan stratosfer pada suhu 25°C dan tekanan 1 atm.
Konsentrasi ozon di lapisan tersebut diperkirakan 0,0004% volume. Jumlah partikel
ozon yang terdapat dalam sampel udara tersebut adalah... (Diketahui: Bilangan
Avogadro: 6,02×1023 molekul/mol)
A. 2,408 x1018 molekul
B. 6,02×1018 molekul
C. 6,02 1020 molekul
D. 24,08 x 1022 molekul
E. 15,05×1023 partikel
5. Besi (Fe)
merupakan salah satu logam yang paling murah dan banyak digunakan dibandingkan
logam lainnya. Besi diperoleh dari bijihnya melalui proses reduksi dalam tanur
tiup (blast furnace) pada suhu tinggi, yang dapat mencapai sekitar 1000°C.
Karena suhu yang sangat tinggi, besi yang dihasilkan dari proses ini berbentuk
cair. Reaksi akhir dalam pengolahan besi ditunjukkan sebagai berikut :
Fe2O3(s) +
3CO(g) → 2Fe(l) + 3CO2 (g)
Sebanyak 16 g Fe2O3 direaksikan
dengan 11,2 g gas CO. Berapakah massa lelehan besi yang dihasilkan pada akhir
reaksi tersebut? (Diketahui: Ar C= 12, O=16, Fe= 56)
A. 2,8 g.
B. 5,6 g.
C. 11,2 g.
D. 16,8 g.
E. 27,2 g.
6. Kristal
kalium klorida (KCI) merupakan garam penting yang memiliki banyak kegunaan,
misalnya sebagai sumber suplemen kalium untuk mengatasi hipokalemia dan
hipertensi, atau di bidang pertanian sebagai pupuk tanaman. Seorang peneliti
bidang pertanian ingin membuat kristal kalium klorida (KCI) dari kalium
hidroksida dan asam klorida. Persamaan reaksi yang terjadi :
KOH(aq) + HCl(aq) → KCI(aq) + H2O(1)
Tahapan reaksi mencakup reaksi
netralisasi diikuti dengan pemisahan dan pemurnian produk dengan cara
rekristalisasi.
Larutan yang tersedia di
laboratorium adalah sebagai berikut :
(Diketahui Ar K = 39, CI = 35,5)
Secara teori, manakah komposisi
berikut yang jika direaksikan akan menghasilkan tepat 29,8 gram kristal KCI ?
Tentukan Benar atau Salah pada
setiap pernyataan!
|
Pernyataan
|
Benar
|
salah
|
|
300 mL larutan dari botol B + 200
ml larutan dari
botol C.
|
|
|
|
200 mL larutan dari botol B + 300
mL larutan dari
botol D.
|
|
|
|
400
mL larutan dari botol A + 500 mL larutan dari botol C.
|
|
|
7. Minyak
bumi yang baru diambil dari sumur minyak disebut minyak mentah. Minyak mentah
tidak dapat langsung digunakan sebelum melalui proses destilasi. Proses
destilasi merupakan proses pemisahan komponen minyak bumi berdasarkan perbedaan
titik didih. Beberapa hasil destilasi minyak bumi antara lain: senyawa Q,
senyawa X, senyawa Y, dan senyawa Z yang memiliki kegunaan berbeda-beda.
Berikut merupakan grafik
hubungan bobot molekul keempat senyawa hidrokarbon Q, X, Y, dan Z dengan titik
didihnya.
Berdasarkan grafik, tentukan
pasangan senyawa hidrokarbon dengan potensi pemanfaatannya yang benar !
Pilihlah semua jawaban yang benar. Jawaban benar lebih dari satu.
□ Senyawa Q dapat digunakan sebagai bahan
bakar kompor rumah tangga.
□ Senyawa X bermanfaat untuk bahan bakar
kendaraan mesin diesel.
□ Senyawa Z dapat digunakan sebagai bahan
bakar kendaraan.
□ Senyawa Y dimanfaatkan untuk pelumas.
□ Senyawa Q dimanfaatkan untuk aspal jalan
raya.
8. Suatu
hidrokarbon pada suhu kamar berbentuk gas dan tidak berwarna, digunakan sebagai
komponen utama LPG dan kompor portabel. Hasil pembakaran sempurna terhadap 2
mol hidrokarbon tersebut menghasilkan 8 mol CO2 dan 10 mol H2O. Senyawa hidrokarbon tersebut
memiliki:
- 2 atom C primer
- 2 atom C sekunder
Bagaimana hasil analisis terhadap
senyawa hidrokarbon tersebut ? Tentukan Benar atau Salah untuk setiap
pernyataan berikut ini terkait senyawa hidrokarbon tersebut !
|
Pernyataan
|
Benar
|
Salah
|
|
Rumus kimia
hidrokarbon tersebut adalah
C4H10 Struktur hidrokarbon tersebut adalah:
|
|
|
|
Hidrokarbon tersebut
diperkirakan memiliki titik didih lebih rendah dibandingkan pasangan
isomernya.dibandingkan pasangan isomernya.
|
|
|
9. Pentena (C5H10)
merupakan salah satu golongan hidrokarbon tak jenuh. Pentena berupa cairan yang
sangat volatile (mudah menguap). Pentena dan isomer-isomernya dimanfaatkan
sebagai zat aditif pada produksi bensin. Berikut adalah dua struktur isomer
dari pentena.
Semua pembakaran sempurna
senyawa hidrokarbon akan menghasilkan gas karbon dioksida dan uap air. Berikut
ini disajikan data entalpi pembakaran senyawa 1 dan 2.
|
Senyawa
|
∆𝑯°C (kJ/mol)
|
|
Senyawa
1
|
- 3.349,72
|
|
Senyawa
2
|
- 3.338,71
|
Bagaimanakah hasil analisis
terhadap kedua isomer pentena tersebut ? Tentukan benar atau salah pada setiap
pernyataan berikut ini mengenai kedua isomer pentena
|
Pernyataan
|
Benar
|
Salah
|
|
Kedua senyawa dapat membentuk
isomer geometris cis dan trans
|
|
|
|
Struktur senyawa 2 lebih
stabil dibanding- kan senyawa 1
|
|
|
|
Hibridisasi atom C rangkap
berubah menjadi sp saat mengalami pembakaran
|
|
|
10. Sebuah
artikel dalam Medical Physiology menyatakan:
"Dalam tubulus ginjal,
sistem penyangga fosfat memainkan peran penting dalam mengikat ion hidronium
yang disekresikan oleh sel tubulus. Fosfat yang tersaring terkonsentrasi dalam
cairan tubulus, memungkinkan reaksi penyangga bekerja secara efektif untuk
menjaga kesetimbangan asam-basa dengan pH sekitar 6,8."
Reaksi kesetimbangan yang
terjadi di lumen tubulus ginjal adalah:
HPO4 -2
+ H3O+ ⇌ H2PO4 - +
H2O
Berdasarkan teori
Bronsted-Lowry, manakah yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi yang tepat
pada reaksi tersebut ?
A. H3O+ dan H2O
B. HPO4 -2 dan H3O+
C. HPO4 -2
dan H2PO4 -
D. HPO4 -2 dan H2O
E. H2PO4 -
dan H2O
11. Seorang
peneliti lingkungan mengambil 5 sampel air limbah cair dari industri peternakan
yang diduga mengandung spesi asam/basa Peneliti melakukan analisis pada 5
sampel tersebut untuk membuktikan apakah benar pada masing-masing sampel
mengandung spesi asam/basa sesuai dengan yang digunakan industri tersebut.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan indikator fenolftalein yang memiliki
trayek pH 8,0 - 10,0 dengan perubahan warna dari tidak berwarna menjadi merah
muda (merah) pada rentang pH tersebut.
Berikut adalah tabel data
kandungan senyawa pada sampel limbah berdasarkan dugaan peneliti :
|
Sampel Limbah
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
|
Kandungan
|
HI
|
H2SO3
|
Sr(OH)2
|
Ca(OH) 2
|
HClO3
|
Berdasarkan data tersebut, dugaan
peneliti kemungkinan benar jika sampel tersebut ditetesi indicator fenoltalein
menunjukkan warna…
|
A
|
Sampel Limbah
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
|
Kandungan
|
Tak warna
|
Merah muda
|
Merah muda
|
Merah muda
|
Tak warna
|
|
B
|
Sampel
Limbah
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
|
Kandungan
|
Merah
muda
|
Tak
warna
|
Tak
warna
|
Merah
muda
|
Tak
warna
|
|
C
|
Sampel Limbah
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
|
Kandungan
|
Tak warna
|
Merah muda
|
Merah muda
|
Tak warna
|
Merah muda
|
|
D
|
Sampel Limbah
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
|
Kandungan
|
Merah Muda
|
Tak warna
|
Tak warna
|
Tak warna
|
Merah Muda
|
|
E
|
Sampel Limbah
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
|
Kandungan
|
Tak warna
|
Tak warna
|
Merah muda
|
Merah muda
|
Tak warna
|
12. Iwan
bekerja sebagai analis kimia di laboratorium suatu perusahaan produk pembersih.
Iwan melakukan titrasi untuk menentukan kadar asam klorida (HCI) dalam suatu
produk pembersih kerak kamar mandi. Kadar yang tertera pada label sebesar 35%.
Produk tersebut harus diuji terlebih dahulu sebelum beredar di pasaran.
Sebanyak 10 mL sampel diambil, lalu ditambahkan air sampai volume 100 mL,
kemudian 10 mL dari larutan tersebut dititrasi dengan NaOH 0,3 M. Titrasi
dilakukan tiga kali dan diperoleh data sebagai berikut. Titrasi ke- Volume HCI
(mL) Volume larutan 0,3 M NaOH (mL)
|
Titrasi ke
|
Volume HCL (ml)
|
Volume larutan 0,3 M NaOH (ml)
|
|
1
|
10
|
30,0
|
|
2
|
10
|
29,5
|
|
3
|
10
|
30,5
|
Berdasarkan hasil titrasi yang
dilakukan, manakah pernyataan yang tepat mengenai kadar HCI dalam produk
pembersih tersebut?
(Ar H = 1, CI = 35,5)
A. Kadar asam klorida tidak sesuai dengan label
karena mengandung 37,25% HCI.
B. Kadar asam klorida tidak sesuai dengan label
karena mengandung 36% HCI.
C. Kadar asam klorida sesuai dengan label karena
mengandung 32,8% HCI.
D. Kadar asam klorida kurang dari yang tercantum
dilabel, hanya mengandung 34%HCI.
E. Kadar asam klorida kurang dari yang tercantum
dilabel, hanya mengandung 32,85% HCI.
13. Sekelompok
siswa sedang melakukan praktikum untuk menguji daya hantar listrik larutan yang
belum diketahui. Tiga senyawa yang belum diketahui (X, Y, dan Z) diuji daya
hantar listriknya menggunakan indikator lampu. Hasil yang diperoleh dapat
dilihat pada tabel pengamatan berikut.
|
ZAT
|
Hasil Pengamatan terhadap Bola Lampu dan Elektroda
|
|
Lelehan
|
Larutan
|
|
X
|
Redup; Ada
gelembung
|
Terang; Banyak
gelembung
|
|
Y
|
Tidak menyala;
Tidak ada gelembung
|
Redup; Sedikit
gelembung
|
|
Z
|
Tidak menyala;
Tidak ada gelembung
|
Terang; Banyak
gelembung
|
Berdasarkan data hasil percobaan,
manakah kemungkinan pasangan zat/senyawa yang sesuai dengan hasil percobaan?
A. Senyawa X adalah Na2S2O3
dan senyawa Y adalah KI.
B. Senyawa X adalah Na2S2O3
dan senyawa Y adalah CH3COOH.
C. Senyawa X adalah KI dan senyawa z adalah CH3COOH.
D. Senyawa Y adalah CH3COOH dan senyawa
Z adalah Na2S2O3
E. Senyawa Y adalah HCI dan senyawa Z adalah Na2S2O3
14. Sebuah
klinik kecantikan sedang mengembangkan toner (produk perawatan kulit berbentuk
cairan yang digunakan setelah membersihkan wajah) untuk perawatan kulit
sensitif.
Berdasarkan regulasi dermatologis,
kandungan bahan aktif yang aman untuk kulit sensitif harus memenuhi kriteria
berikut (dihitung per 100 gram produk).
- Asam salisilat maksimal 0.5% (agar tidak
menyebabkan iritasi)
- Niacinamide (vitamin B3) minimal 2% (untuk
manfaat pencerahan)
- Alkohol maksimal 10% (untuk menghindari
kulit kering)
Sebanyak 50 mL sampel toner
tersebut diuji. Berikut adalah kandungan toner berdasarkan hasil uji.
|
Zat/Senyawa
|
Jumlah
dalam 50 mL produk
|
|
Asam
salisilat
|
0,40
g
|
|
Niacinamide
|
1,50
g
|
|
Alkohol
|
7,50
g
|
|
Air
dan bahan lain sampai 50 mL
|
Berdasarkan data, manakah
pernyataan yang tepat mengendi kandungan toner? (Diketahui 𝜌 toner = 1 g/mL)
A. Semua komposisi toner memenuhi standar keamanan
kulit sensitif.
B. Komposisi asam salisilat pada toner sebanyak
0,4% sesuai regulasi yang ditentukan.
C. Kadar niacinamide dan alkohol melebihi standar
yang ditetapkan.
D. Hanya niacinamide yang memenuhi standar,
kadarnya sebesar 3%.
E. Kadar alkohol dapat menyebabkan kulit kering
karena terlalu tinggi yaitu 12,5%.
15. Dias
dan Riko sedang mensimulasikan proses pengolahan limbah industri elektronik.
lon Ba+2 dan CO3-2 dapat
membentuk endapan BaCO3, yang sukar larut, sehingga
dimanfaatkan untuk mengisolasi ion karbonat pada air limbah industri
elektronik.
Mereka melakukan percobaan
dengan mencampurkan mencampurkan 50 mL MgCO3 0,2 M dengan 50 mL BaSO4
0,4 M. Diketahui Ksp BaCO3
= 5 × 10−9.
Manakah pernyataan yang tepat mengenai terbentuknya endapan BaCO3
?
A. Terbentuk endapan BaCO3 karena Ksp lebih kecil dari
harga Q.
B. Garam BaCO3 akan terus larut
karena Ksp lebih besar dari harga Q.
C. Larutan BaCO3 tepat jenuh
karena Ksp sama dengan harga Q.
D. Terbentuk endapan BaCO3 karena
Ksp lebih besar dari harga Q.
E. Garam BaCO3𝐵 akan larut karena harga Q
lebih besar dari Ksp.
16. Penambahan
padatan urea (CO(NH2)2) ke dalam pelarut murni
akan memengaruhi sifat koligatifnya, yaitu tekanan uap, titik beku, titik
didih, dan tekanan osmosis. Adanya partikel urea akan menghalangi molekul air
untuk menguap. Berikut ini disajikan diagram P-T pelarut air dan larutan urea.
Pernyataan yang tepat terkait
diagram P-T air dan larutan urea adalah ....
A. G-H merupakan penurunan titik didih.
B. X adalah titik tripel larutan (CO(NH2)2)
C. E-F merupakan kenaikan titik beku larutan.
D. B-X merupakan garis beku pelarut murni (H2O).
E. A-Y garis didih pelarut murni (H2O).
17. Dalam
proses pembuatan gula kristal, larutan sukrosa pekat (sirup gula) sering kali
masih mengandung berbagai zat pengotor. Beberapa zat pengotor yang umum
dijumpai antara lain etanol (C2H5OH) akibat
fermentasi, asam oksalat (H2C2O4)
yang terbentuk dari degradasi senyawa organik dalam nira, serta kalsium oksalat
(CaC2O4) yang mengendap akibat reaksi ion
kalsium dengan oksalat.
Untuk mempelajari sifat
koligatif larutan, dilakukan percobaan dengan melarutkan 100 g masing-masing
zat pengotor ke dalam 200 mL larutan sukrosa, kemudian tekanan uap lautan
diukur pada suhu 25 °C menggunakan manometer. Hasil pengamatan ditunjukkan pada
gambar berikut.
Berdasarkan hasil pengamatan
tekanan uap pada ketiga campuran, pernyataan yang paling tepat yaitu ...
A. Larutan etanol memiliki tekanan uap paling
tinggi karena etanol bersifat volatil sehingga titik didi campuran a paling
tinggi.
B. Larutan asam oksalat memiliki tekanan uap
rendah karena jumlah molekul terionisasi menambah banyak partikel terlarut yang
mudah menguap.
C. Larutan kalsium oksalat memiliki tekanan uap
paling rendah karena kelarutannya sangat kecil sehingga jumlah partikel
terlarut sedikit.
D. Larutan etanol memiliki tekanan uap paling
rendah karena etanol membentuk ikatan hidrogen kuat dengan sukrosa sehingga.
tidak ada molekul yang menguap.
E. Larutan asam oksalat memiliki tekanan uap lebih
rendah daripada larutan kalsium oksalat
18. Dehidrasi
merupakan kondisi tubuh kekurangan cairan secara signifikan sehingga
menyebabkan metabolisme tidak berjalan normal. Pasien yang mengalami dehidrasi
dapat ditolong dengan memberikan infus. Perawat biasanya memberikan lautan
infus sesuci instruksi dokter. Larutan infus tersebut harus memiliki tekanan
osmotik yang setara dengan tekanan osmotik darah (isotonik). Larutan infus
dibuat dengan melarutkan 9 gram glukosa C6H12O6
(Mr = 180) pada 500 mL air pada suhu 27°C. Berapakah tekanan osmosis
cairan tubuh pasien tersebut ? (Diketahui R = 0,082 L atm/mol K).
A. 0,04428
atm.
B. 0,08856
atm.
C. 2,46
atm.
D. 4,92
atm.
E. 9,84
atm.
19. Kalsium
klorida (CaCl2) mempercepat pengerasan beton, terutama pada
suhu rendah dengan meningkatkan laju hidrasi semen. Pada suhu rendah, reaksi
hidrasi alami semen melambat, sehingga proses pengerasan beton juga melambat.
Hal ini dapat mengakibatkan beton tidak dapat mencapai kekuatan yang diperlukan
karena kondisi dingin.
Penggunaan CaCl2,
dalam beton yang dituang pada suhu renda membantu mencegah pembekuan air yang
dapat merusak beton. Untuk itu dibuat formulasi
dengan mencampurkan 66,6 g CaCl2 dengan 1000 mL air. Berdasarkan wacana tersebut, apakah
formulasi tersebut dapat digunakan ketika suhu lingkungan mencapai - 1,2°C?
(Diketahui Ar Ca = 40, Cl = 35,5, K, air = 1,86 °C/molal)
A. Ya, karena titik beku larutan berdasarkan
formulasi tersebut -1,62°C.
B. Ya, karena titik beku berdasarkan formulasi
tersebut sebesar -3,35°C.
C. Ya, karena titik beku larutan berdasarkan
formulasi tersebut -3,24°C.
D. Tidak, karena penurunan titik beku berdasarkan
formulasi tersebut sebesar 1,62°C
E. Tidak, karena penurunan titik beku berdasarkan
formulasi tersebut sebesar 0,54°C.
20. Perhatikan grafik yang menggambarkan konsep
laju reaksi dari suatu reaksi berikut :
Berdasarkan grafik tersebut,
produk pada reaksi tersebut adalah ...
A. S dan H2O
B. H2 dan H2O
C. SO2 dan H2
D. S dan SO2
E. S dan H2
21. Heru mencari informasi mengenai senyawa
hidrokarbon yang memiliki 5 atom karbon. Hidrokarbon dengan atom karbon rendah
banyak digunakan sebagai sumber bahan bakar. Berikut ini data perubahan entalpi
pembakaran standar (∆𝐻𝑐 °)
yang diperoleh Heru dari berbagai sumber
:
|
No
|
Hidrokarbon dengan
5 atom C
|
∆𝑯𝒄 °
|
|
1
|
n – pentana (C5H12)
|
- 3509 kJ/mol
|
|
2
|
1 – pentana (C5H10)
|
- 3349 kJ/mol
|
|
3
|
siklopentana (C5H10)
|
- 3291 kJ/mol
|
Berdasarkan data yang diperoleh, senyawa yang
dapat dijadikan sebagai bahan bakar yang paling ramah lingkungan adalah …
A. n-pentana karena
menghasilkan CO2 paling sedikit per energi yang sama.
B. 1-pentena karena
memiliki ikatan rangkap sehingga pembakaran lebih mudah.
C. Siklopentana karena
menghasilkan energi paling besar untuk setiap mol pembakaran.
D. Semua sama karena
masing-masing menghasilkan 5 mol CO2 per mol.
E. 1-pentena karena
menghasilkan H2O lebih banyak dibandingkan n pentana dan
siklopentana.
22. Asam
nitrat merupakan salah satu produk industri yang sangat penting. Pembuatan asam
nitrat bisa dilakukan dengan cara mengoksidasi amonia menghasilkan NO.
Reaksinya merupakan reaksi kesetimbangan. Selanjutnya NO dioksidasi dan
direaksikan dengan air.
Reaksinya adalah sebagai berikut :
4NH3(𝑔) + 502(𝑔) ⇌ 4NO(𝑔) + 6H2O(𝑔)
Kondisi reaktan setiap saat
pada konsentrasi awal NH, dan O, volume reaktor, dan tekanan yang tetap pada 2
suhu reaksi (T) yang berbeda digambarkan pada grafik berikut :
Nilai Kc pada suhu 500°C adalah
0,3.
Berdasarkan wacana, manakah
pernyataan yang benar terkait dengan suhu reaksi yang tepat untuk memperoleh
produk NO yang optimal ?
A. Menurunkan suhu (T < 500°C), karena
reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Kc menurun (Kc < 0,3).
B. Menurunkan suhu (T < 500°C), karena
reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Kc meningkat (Kc > 0,3).
C. Menurunkan suhu (T < 500°C), karena
reaksinya bersifat endoterm dan agar nilai Kc meningkat (Kc > 0,3).
D. Meningkatkan suhu (T > 500°C), karena
reaksinya bersifat eksoterm dan agar nilai Ke meningkat (Kc > 0,3).
E. Meningkatkan suhu (T > 500°C), karena
reaksinya bersifat endoterm dan agar nilai Ke menurun (Ke < 0,3).
23. Seorang
peneliti sedang melakukan studi reaksi kesetimbangan gas buang kendaraan di
atmosfer. Reaksi kesetimbangan tersebut disajikan pada grafik berikut :
Berdasarkan grafik reaksi
kesetimbangan tersebut, apakah yang terjadi jika volume diperkecil menjadi
setengah dari semula?
A. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kanan
karena jumlah mol produk lebih besar.
B. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kiri
karena jumlah mol reaktan lebih besar.
C. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kiri
karena jumlah mol reaktan lebih kecil.
D. Kesetimbangan tidak akan bergeser, karena semua
zat berwujud gas.
E. Reaksi kesetimbangan akan bergeser ke kanan
karena jumlah mol produk lebih kecil
24. Larutan
pemutih pakaian secara umum mengandung senyawa natrium hipoklorit (NaCIO).
Ketika digunakan untuk menghilangkan noda bewarna pada pakaian, ion hipoklorit
(ClO−) akan bereaksi dengan zat warna. Ion hipoklorit (ClO−)
akan menerima elektron dan menjadi ion klorida (Cl−)
sedangkan zat warna pada noda akan kekurangan elektron, sehingga menjadi tidak
berwarna :
R − N = N − R(𝑎𝑞)
+ 40Cl−(𝑎𝑞)
+ 6H+(𝑎𝑞)
→ 2R − OH(𝑎𝑞)
+ 4Cl−(𝑎𝑞)
+ N2(𝑔)
+ 2H2O(𝑙).
Berdasarkan informasi, zat
apakah yang bertindak sebagai oksidator pada proses pudarnya zat warna ?
A. ion hipoklorit (OCl−)
B. Pewarna azo (R-N=N-R).
C. Zat asam (H+).
D. Ion klorida (CI−)
E. Alkohol (R-OH).
25. Sebuah
sel volta disusun menggunakan dua logam, X dan Y, yang dicelupkan ke dalam
larutan berisi ion dari masing-masing logam. Rangkaian lengkapnya dapat dilihat
pada gambar di bawah ini.
Dari informasi dan skema yang
diberikan, manakah pernyataan berikut yang tepat mengenai reaksi reduksi dan
oksidasi pada sel volta tersebut?
A. Elektroda X mengalami oksidasi, 𝑋(𝑠) → 𝑋+
(𝑎𝑔)
+ 2𝑒.
B. Massa logam Y berkurang seiring waktu
disebabkan Y mengalami oksidasi.
C. Konsentrasi ion 𝑌+2
berkurang seiring waktu sebab ion ini mengalami reduksi.
D. Elektroda Y berperan sebagai katoda, tempat
terjadinya reaksi reduksi.
E. Konsentrasi ion 𝑋+2 bertambah
seiring waktu karena oksidasi logam X.