AlkEna Adalah hidrokarbon yang rantai induknya mengandung satu atau lebih ikatan rangkap dua. RUMUS UMUM :
2. Berilah nama rantai induk sesuai pada daftar nama alkena.
3. Tentukan gugus cabang, yaitu sekelompok atom C yang menempel di rantai induk.
4. Berilah nama gugus cabang sesuai pada daftar nama cabang.
5. Berilah nomor pada gugus cabang, dihitung dari salah satu ujung rantai induk yang terdekat dengan ikatan rangkap dua.
6. Jika ada beberapa cabang yang sama, penamaan dijadikan satu dengan awalan : di (2 cabang sama), tri, tetra dst. Penomoran dijejer, dipisahkan dengan tanda koma (,)
7. Jika ada beberapa cabang yang berbeda, maka nama cabang ditulis sesuai urutan abjad. Awalan di, tri, tetra dst: tidak masuk dalam urutan abjad.
8. Antara nomor dan nama cabang dipisahkan oleh tanda strip (-), sedangkan antara nomor dengan nomor dipisahkan dengan tanda koma (,)
9. Urutan penulisan nama alkana :
No. cabang – nama cabang – nama rantai induk
SIFAT - SIFAT ALKENA
A. Sifat
Fisik Alkena
1) Sifat
fisika Alkena hampir sama dengan alkana. Perbedaannya yaitu, alkena sedikit
larut dalam air. Hal ini disebabkan oleh adanya ikatan rangkap yang membentuk
ikatan π. Ikatan π tersebut akan ditarik oleh hidrogen dari
air yang bermuatan positif sebagian.
2) Titik
leleh dan titik didih alkena hampir sama dengan alkana yang sesuai, makin
bertambah jumlah atom C, harga Mr makin besar maka titik didihnya makin tinggi.
b. Sifat Kimia alkena
B. Sifat
Kimia Alkena
Alkena jauh lebih reaktif
daripada alkana karena adanya ikatan rangkap. Reaksi alkena terutama terjadi
pada ikatan rangkap tersebut.
Reaksi-reaksi alkena sebagai berikut :
1) Reaksi Adisi (penambahan atau
penjenuhan)
Reaksi adisi, yaitu pengubahan
ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal dengan cara mengikat atom lain. Zat-zat
yang dapat mengadisi alkena adalah :
a) CH2 = CH – CH3 + H2 →
CH3 – CH2 – CH3
b) CH2 = CH
– CH3 + Br2 → CH3 – CH2 –
CH2Br + HBr
c) Addisi dengan
(HCl, HBr, HF, dan HI)
● Berlaku
aturan Markovnikov, yaitu atom H
dari asam halida akan terikat pada atom C berikatan rangkap yang memiliki
atom H lebih banyak.
CH2 = CH – CH3 + HBr → CH3 – CHBr – CH3 + HBr
● Jika atom C yang berikatan rangkap memiliki jumlah H yang sama, halida (X) akan terikat pada atom C rangkap yang mengikat C lain yang lebih banyak.
CH3 – CH = CH – CH2 – CH3 + HCl → CH3 – CH2 – CHCl – CH2 – CH3 + H2
2) Reaksi Pembakaran (oksidasi dengan oksigen)
a) Pembakaran sempurna alkena menghasilkan CO2 dan H2O.
C2H4 +
3 O2 → 2 CO2 + 2 H2O
b) Pembakaran tidak
sempurna alkena menghasilkan C/CO dan H2O.
C2H4 +
2 O2 → 2 CO + 2 H2O
3) Reaksi Polimerisasi
Reaksi polimerisasi
adalah reaksi penggabungan molekul-molekul sederhana (monomer) menjadi molekul
besar (polimer).
Polimerisasi etena menjadi polietenan :
CH2 = CH2 → – CH2 – CH2 – → [– CH2 – CH2 –]n
No comments:
Post a Comment