div>

Sunday, October 8, 2023

A L K E N A

AlkEna Adalah hidrokarbon yang rantai induknya mengandung satu atau lebih ikatan rangkap dua. RUMUS UMUM : 

Sehingga diperoleh beberapa rumus & nama rantai induk alkena:

I. TATANAMA ALKENA
Cara memberi nama pada struktur alkena
1. Tentukan rantai C terpanjang sebagai rantai induk yang mengandung ikatan rangkap dua.

2. Berilah nama rantai induk sesuai pada daftar nama alkena.

3. Tentukan gugus cabang, yaitu sekelompok atom C yang menempel di rantai induk.

4. Berilah nama gugus cabang sesuai pada daftar nama cabang.

5. Berilah nomor pada gugus cabang, dihitung dari salah satu ujung rantai induk yang terdekat dengan ikatan rangkap dua.

6. Jika ada beberapa cabang yang sama, penamaan dijadikan satu dengan awalan : di (2 cabang sama), tri, tetra dst. Penomoran dijejer, dipisahkan dengan tanda koma (,)

7. Jika ada beberapa cabang yang berbeda, maka nama cabang ditulis sesuai urutan abjad. Awalan di, tri, tetra dst: tidak masuk dalam urutan abjad.

8. Antara nomor dan nama cabang dipisahkan oleh tanda strip (-), sedangkan antara nomor dengan nomor dipisahkan dengan tanda koma (,)

9. Urutan penulisan nama alkana :

No. cabang  nama cabang  nama rantai induk

CONTOH : 
II. ISOMERI ALKENA
Isomeri pada alkena mempunyai jumlah isomer yang lebih banyak karena isomer dapat diperoleh dengan cara menggeser cabang dan menggeser ikatan rangkap.

SIFAT - SIFAT ALKENA

ASifat Fisik Alkena

1) Sifat fisika Alkena hampir sama dengan alkana. Perbedaannya yaitu, alkena sedikit larut dalam air. Hal ini disebabkan oleh adanya ikatan rangkap yang membentuk ikatan π. Ikatan π tersebut akan ditarik oleh hidrogen dari air yang bermuatan positif sebagian.

2) Titik leleh dan titik didih alkena hampir sama dengan alkana yang sesuai, makin bertambah jumlah atom C, harga Mr makin besar maka titik didihnya makin tinggi.
b.  Sifat Kimia alkena

B. Sifat Kimia Alkena

Alkena jauh lebih reaktif daripada alkana karena adanya ikatan rangkap. Reaksi alkena terutama terjadi pada ikatan rangkap tersebut.
Reaksi-reaksi alkena sebagai berikut :

1) Reaksi Adisi (penambahan atau penjenuhan)

Reaksi adisi, yaitu pengubahan ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal dengan cara mengikat atom lain. Zat-zat yang dapat mengadisi alkena adalah :
a) CH2 = CH – CH3 + H2  CH3 – CH2 – CH3 

b) CH2 = CH – CH3 + Br2  CH3 – CH2 – CH2Br + HBr 

c) Addisi dengan (HCl, HBr, HF, dan HI)

Berlaku aturan Markovnikov, yaitu atom H dari asam halida akan terikat pada atom C berikatan rangkap yang memiliki atom H lebih banyak.

   CH2 = CH – CH+ HBr → CH3 – CHBr – CH3 + HBr   

Jika atom C yang berikatan rangkap memiliki jumlah H yang sama, halida (X) akan terikat pada atom C rangkap yang mengikat C lain yang lebih banyak. 

    CH3  CH = CH  CH2 – CH3 + HCl CH3 – CH2 – CHCl  CH– CH+ H2

2) Reaksi Pembakaran (oksidasi dengan oksigen)
a) Pembakaran sempurna alkena menghasilkan CO2 dan H2O.

C2H4 + 3 O2  2 CO2 + 2 H2O

b) Pembakaran tidak sempurna alkena menghasilkan C/CO dan H2O.

C2H4 + 2 O2 2 CO + 2 H2O

3) Reaksi Polimerisasi

Reaksi polimerisasi adalah reaksi penggabungan molekul-molekul sederhana (monomer) menjadi molekul besar (polimer).
Polimerisasi etena menjadi polietenan :

CH2 = CH2    CH2  CH2  → [ CH2  CH2 ]n

No comments:

Post a Comment