Welcome to CINTA KIMIA,....Selamat Belajar…..
div>

Kamis, 01 Oktober 2026

PRAKTIKUM FAKTOR FAKTOR LAJU REAKSI

PRAKTIKUM 1 : PENGARUH KONSENTRASI TERHADAP LAJU REAKSI 

A. Tujuan : mengamati pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi

B. Dasar Teori :   

Cangkang telur mengandung CaCO3. Senyawa ini akan bereaksi dengan larutan asam cuka CH3COOH membentuk  Ca(CH3COOH)2 , H2O dan CO2. Laju reaksi dapat diamati dari berkurangnya lapisan  CaCO3  dan  bertambahnya gas CO2.  

C. Alat dan bahan :

-  Gelas kimia 200 ml : 2 buah

-  Gelas ukur

-  Pengaduk,

-  Telur rebus 2 butir

-  Asam cuka Dixi (kadar 25%)

D. Cara kerja :

1. Tuangkan larutan cuka 25 % ke dalam 2 gelas kimia sesuai rincian pada tabel.

2. Masukkan telur rebus kedalam masing-masing gelas

3. Amati apa yang terjadi pada telur setelah beberapa saat.

Tabel Pengamatan:

Gelas ke:

Larutan

Pengamatan setelah 30 menit

Kondisi kulit telur

Jml gelembung (banyak/sedikit)

1

15 ml cuka + 85 ml air

………..

…………..

2

50 ml cuka + 50 ml air

………..

…………..

E. Pertanyaan :

Berdasarkan hasil pengamatanmu, Jelaskan hal-hal berikut :

1.  Mengapa cangkang telur terkelupas setelah di reaksikan dengan cuka ?

2.  Mengapa timbul gelembung-gelembung ketika telur di rebus dalam cuka ?

3. Tuliskan persamaan reaksi antara cangkang telur dan asam cuka mengunakan  persamaan reaksi yang setara.

4.  Perbedaan apa yang tampak dari pengamatan pada percobaan 1 dan reaksi 2

5.  Hitung konsentrasi (mol/liter) masing-masing larutan cuka pada percobaan 1 dan percobaan 2 ? (massa jenis cuka = 1 gram/ml, massa jenis larutan cuka = 1 gram/ml)

6.  Bagaimana pengaruh konsentrasi larutan cuka terhadap laju reaksi ?

7.  Kesimpulan apa yang bisa kamu peroleh dari praktikum 2 ?

PRAKTIKUM 2 : PENGARUH SUHU TERHADAP LAJU REAKSI

A.  Tujuan : mempelajari pengaruh suhu terhadap laju reaksi

B.   Dasar teori :

Pada umumnya reaksi akan berlangsung lebih cepat bila suhudinaikkan. Dengan menaikkan suhu maka energi kinetik molekul-molekulzat yang bereaksi akan bertambah sehingga akan lebih banyak molekul yangmemiliki energi sama atau lebih besar dari Ea dengan demikian lebih banyak molekul yang dapat mencapai keadaan transisi atau dengan kata lain kecepatan reaksi menjadi lebih besar. Sebaliknya, apabila suhu diturunkan,maka partikel semakin tak aktif, sehingga laju reaksi semakin kecil.

C.   Alat dan bahan:

- Gelas ukur 25 mL

- Gelas kimia 200 ml dan 100 ml (2 buah)

- Kasa, kaki tiga dan pembakar spirtus

- Spidol hitam kecil

- Termometer

- Pengaduk

- Penjepit tabung

- Stop Watch

- Larutan Na2S2O3 0,1 M

- Larutan HCl 3 M

D.   Cara Kerja :

1.  Buatlah tanda silang dengan spidol hitam pada selembar kertas HVS putih.

2.  Masukkan 25 mL larutan Na2S2O3 0,1 M  ke dalam gelas kimia 100 mL dan letakkan gelas kimia di atas kertas bertanda silang. Ukur suhunya dan catat pada tabel hasil pengamatan.

3. Tambahkan 5 mL larutan HCl 3 M ke dalam gelas kimia tadi dan catat waktu yang diperlukan sejak penambahan HCl sampai tanda silang tidak tampak lagi.

4. Masukkan 25 mL larutan Na2S2O3 0,1 M  ke dalam gelas kimia lain dan panaskan hingga 10°C dengan cara memasuk- kannya dalam air yang sedang dipanaskan, ukur suhunya dengan thermometer. Ketika suhunya10°C, angkat dan letakkan gelas kimia tersebut di atas kertas bertanda silang, kemudian tambahkan 5 mL larutan HCl dan catat waktunya hingga tanda silang tidak tampak lagi.

    Tabel Pengamatan : 

Percobaan :

Suhu reaksi

Waktu (dtk)

1

Suhu ruangan

………..

2

Suhu 10 °C

………..

E.   Pertanyaan :

1. Apa perbedaan dari pengamatan pada percobaan 1 dan 2 ?

2. Jelaskan alasan perbedaan pada pertanyaan 1 ?

3. Tuliskan persamaan reaksi setara  antara  Na2S2O3 dengan HCl ?

4. Bagaimana pengaruh suhu terhadap laju reaksi ?

5. Kesimpulan apa yang dapat kamu peroleh dari praktikum 1 ?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar