Welcome to CINTA KIMIA,....Selamat Belajar…..
div>

Minggu, 09 Januari 2022

POLIMER

Polimer adalah senyawa molekul besar yang terbentuk dari gabungan ribuan hingga jutaan monomer dengan susunan berulang.

1. Panjang rantai polimer

Semakin panjang rantai polimer, maka kekuatan dan titik leleh senyawanya semakin tinggi.

2. Gaya antar molekul

Semakin besar gaya antar molekul pada rantai polimer maka polimer akan menjadi kuat dan sukar meleleh.

3. Percabangan rantai

Semakin banyak cabang pada rantai polimer memiliki daya tegang rendah dan mudah meleleh.

4. Ikatan silang antar rantai polimer

Semakin banyaknya ikatan silang maka polimer semakin kaku dan rapuh sehingga mudah patah.

5. Sifat kristalinitas rantai polimer

Semakin tinggi sifat kristalinitas (struktur teratur), rantai polimer akan lebih kuat dan lebih tahan terhadap bahan-bahan kimia dan enzim.

6. Sifat kelenturan

Polimer mudah diolah menjadi produk yang diinginkan karena sifatnya yang lentur. Polimer alam lebih untuk diolah sesuai keinginan dibandingkan polimer sintetis.

7. Sifat Ketahanan Terhadap Mikroorganisme

Sifat ketahanan terhadap mikroorganisme ini biasanya dimiliki oleh polimer sintetis.

Sifat lain yang dimiliki polimer di antaranya, yaitu ringan, dalam artian rasio bobot/volume kecil, tahan korosi dan kerusakan terhadap lingkungan yang agresif, dan dimensinya stabil karena memiliki berat molekul besar.

Contoh Polimer dan strukturnya :



SOAL-SOAL POLIMER :

1. Diketahui beberapa polimer berikut

1)      Amilum

2)      Asam Nukleat

3)      Nilon

4)      Polietilena

5)      Poliisoprena

6)      Polipropilena

7)      PVC

8)      Protein

9)      Selulosa

10)   Teflon

11)    Melamin

12)    Dakron

Manakah yang termasuk :

a. polimer alam,

b. polimer addisi,

c. polimer kondensasi

d. polimer serat

e. polimer thermoset

f.  kopolimer

2. Tuliskan reaksi polimerisasi addisi dari monomer berikut sehingga membentuk homopolimer :

3. Tulislah reaksi polimeri kondensasi dari monomer berikut :


4. Tentukkan monomer dan polimer dari reaksi polimerisasi berikut :


Senin, 03 Januari 2022

SOAL ESSAY POLIMER

1. Apakah yang dimaksud dengan polimer ? Sebutkan dasar penggolongan polimer ?

2. Apakah perbedaan antara polimer alam, semi sintetis dan sintetis ?

3. Jelaskan macam-macam polimer berdasarkan bentuk susunan rantainya ?

4. Jelaskan bahwa sifat fisik polimer dipengaruhi oleh gaya antar molekul ?

5. Apakah yang dimaksud dengan polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi ? apa perbedaanya ?

6. Tuliskan reaksi polimerisasi adisi poliisopropena?

7. Tuliskan reaksi polimerisasi kondensasi pembentukan nilon dari asam adipat dengan heksametilen diamina ?

8. Tuliskan reaksi polimerisasi adisi pembentukan plastik (polietena) dengan monomer etena !

9. Selesaikan reaksi berikut dan tulislah hasilnya !

10. Sebutkan dampak negatif penggunaan polimer  ?

11. Upaya apakah yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif penggunaan polimer ?

12. Apakah yang dimaksud dengan pirolisis? Jelaskan terjadinya proses terjadinya proses pirolisis tersebut ?

13. Sebutkan faktor – faktor yang memengaruhi sifat fisik suatu polimer !

14. Sebutkan kegunaan senyawa berikut.

a. Nilon             b. Tetoron               c. PVC

15. Tentukan polimer yang terbentuk dari monomer berikut :

a. CH3​CCl=CH2​ dan CH3​CH=CH2​ 

b. CH2​CHCl dan CH2​=CH2​ 

c. CH2​CHCl−CH=CH2​ dan CH2​=CH2​ 

d. CH2​=CHCl dan CH2​=CH−CH=CH2​ 

e. H2C=CH−CH3 dan H2C = C−CH3

16. Tentukan monomer dari polimer berikut :

17. Tulislah struktur dari polimer berikut :

a. poliproprena             b. polistirena            c. polopeptida

18. Sebutkan kegunaan dari beberapa polimer yang kamu ketahui ?

19. Reaksi polimerisasi pembentukan Dacron/ poli(etilena glikol tereftalat) adalah salah satu contoh reaksi kondensasi. Apabila reaksi berjalan seperti gambar berikut, dan diketahui massa relatif polimer hasil reaksi adalah 91732 g/mol, berapakah jumlah unit polimer di dalamnya ? (Ar C = 12; H = 1; O = 16)

20.  Protein merupakan makromolekul yang tersusun dari monomer asam amino melalui reaksi polimerisasi kondensasi. Sebanyak n molekul asam amino alanin (CH3−CH(NH2)−COOH) mengalami polimerisasi menghasilkan polipeptida dengan massa molekul relatif 1438 g/mol. Tentukan jumlah molekul alanin (n) yang membentuk polipeptida tersebut ? (Ar: C = 12 g/mol; N = 14 g/mol; O = 16 g/mol; H = 1 g/mol)

Minggu, 02 Januari 2022

SOAL - SOAL SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

Kerjakan soal berikut dengan benar !

1.   Sebanyak 10 g parafin, C20 H42 (Mr = 282) , suatu zat terlarut yang tak mudah menguap, dilarutkan dalam 50 g benzena, C6H6. Pada suhu 53 oC, tekanan uap murni benzena adalah 300  torr. Tekanan uap larutan pada suhu tersebut adalah...

2.   Jika terdapat larutan 23 % berat non elektrolit (Mr = 46) dalam larutan air (Mr H2O =18) tekanan uap air jenuh pada suhu tersebut =16,8 mmHg, maka tekanan uap jenuh larutan adalah….

3.   Pada suhu 27 °C, dilarutkan CaCl2 (Mr 111) ke dalam 280 gram air sehingga terjadi penurunan tekanan uap larutan sebesar 1,12 mmHg. Jika tekanan uap air pada suhu tersebut adalah 26 mmHg, Hitunglah massa CaCl2 yang dilarutkan ?

4.   Tekanan uap air pada suhu 25 °C  adalah 26,86 mmHg. Hitunglah massa fenol (Mr 94) yang harus dilarutkan ke dalam 500 gram air untuk mendapatkan tekanan uap jenuh larutan sebesar 22,88 mmHg ?

5.   Sebanyak 18 gram zat terlarut X (nonvolatil) dilarutkan dalam 50 gram Karbon tetraklorida CCl4, (Ar C = 12; CI = 35,5) sehingga menyebabkan penururnan tekanan uap larutan sebesar15,79 mmHg. Jika diketahui Karbon tetraklorida CCl4 mempunyai tekanan uap 100 mmHg pada suhu 23 °C . Tentukan Mr zat X

6.   Hitunglah tekanan uap larutan jika 24 gram zat cair A ( volatil/ mudah menguap, Mr = 120) dicampurkan dengan 12 gram zat cair B (nonvolatil , Mr = 48). Diketahui tekanan uap jenuh zat cair volatil murni pada suhu tersebut adalah 68 mmHg.

7.   Hitunglah tekanan uap larutan Ba(OH)2 0,2 M dalam air. Jika diketahui Mr Ba(OH)2 = 171, massa jenis larutan = 1,14 gr/ml, tekanan uap jenuh air pada suhu 20 °C adalah 17,54 mmHg.

8.   Untuk menaikkan titik didih 250 ml air menjadi 100,1 °C pada tekanan 1 atm (Kb=0,52), maka jumlah gula (Mr=342) yang harus dilarutkan adalah….

9.   Asam benzoat dengan Mr = 122 sebanyak 15,25 g dilarutkan ke dalam 122 gram zat X menyebabkan kenaikan titik didih sebesar 1,25 ° C. Besarnya tetapan kenaikan titik didih zat X tersebut adalah…. (diketahui derajat ionisassi as. benzoat = 0,1 %)

10. Jika 0,68 gram suatu elektrolit  biner (Mr = 204) dilarutkan ke dalam 100 gram air dan mendidih pada suhu 100,026 °C  (Kb air = 0,52 ° C /m), maka besarnya derajat lonisasi elektolit di atas adalah….

11. Tiga gram zat X dilarutkan kedalam 100 gram benzena menyebabkan kenaikan titik didih sebesar 0,54 ° C . Berapa massa molekul relatif (Mr) zat X (Kb benzena = 2,52 °C /m)

12. Supaya air sebanyak  1 ton tidak membeku pada suhu – 5 °C, ke dalamnya harus dilarutkan garam dapur  yang jumlahnya tidak boleh kurang dari (Kf air =  1,86; Mr NaCl = 58,5) ....

13. Larutan yang mengandung  5,25 gram asam hipoklorit (HClO) dalam 100 gram air membeku pada suhu 271,017 K. Jika Kf = 1,86 °C /m maka % HClO yang terionisasi dalam air adalah…. (Ar H = 1 : Cl = 35,5 : O = 16)

14. Sampel senyawa dengan berat 7,85 g memiliki rumus empiris C5H4, dilarutkan dalam 301 g benzena. Titik beku larutan ini 1,05 oC di bawah titik beku benzena murni. (diketahui Kf benzena = 5,12  oC/m). Rumus molekul senyawa ini adalah

15. Hitunglah titik beku larutan H2SO2 M  (massa jenis =1,24gr/ml, Kf air = 1,86 oC/m)

16. Sebanyak 55 gram campuran urea (Mr 60) dan glukosa (Mr 180) dilarutkan dalam 200 gram air. jika titik beku larutan = - 5,44 °C, Kf air = 1,86, Hitunglah perbandingan jumlah urea dan glukosa yan telah di campurkan ?

17. Hitunglah tekanan osmotik larutan Cuka CH3COOH  3 % (Mr 60) pada suhu 25 oC, jika diketahui massa jenis larutan = 1,10 gr/ml,  derajat ionisasi = 0,01, R=0,082

18. Monosodium glutamat (MSG) merupakan bahan penyedap rasa yang ditambahkan pada makanan. Jika pada suhu 27 °C sebanyak3,38 gram MSG ditambahkan ke dalam 500 ml masakan (volume dianggap tetap) dan menimbulkan tekanan osmotik 0,98 atm, tentukan Mr MSG tersebut ? (R=0,082)

19. Pada suhu 25 °C Sebanyak x gram urea (Mr 60) dilarutkan dalam 400 gram air sehingga terbentuk larutan dengan titik didih 100,26 oC (kb = 0,52).  Hitunglah tekanan osmotik larutan tersebut jika volume larutan yang terbentuk dianggap 400 ml ? (R=0,082)

20. Pada suhu 27 oC, sebanyak 10 gram CaCO3 (Mr 100) dan 18 gram urea (Mr 60) dilarutkan ke dalam air hingga membentuk larutan sebanyak 300 ml. (R=0,082). Hitunglah tekanan osmotik larutan yang terjadi ?

21. Pada suhu 25 oC sebanyak 300 ml larutan NaCl 0,1 M dicampur dengan 200 ml larutan glukosa 0,2 M, hitunglah tekanan osmotik yang timbul dari larutan yang terjadi ? (R=0,082)

22. Kreatinin adalah produk samping dari metabolisme nitrogen yang dapat digunakan untuk indikasi fungsi renal. Sebanyak 4,04 g sampel kreatinin dilarutkan dalam air menghasilkan 100 mL larutan dengan tekanan osmosis sebesar 8,73 atm pada 25 oC. Massa molekul kreatinin adalah .....

23. Pada suhu 27 °C kedalam wadah yang berisi air dilarutkan kapur CaCO3 (Mr 100), kemudian di tambahkan lagi kedalamnya urea (Mr 60) sehingga volume larutan menjadi 500 ml. Jika tekanan osmosis yang ditimbulkan sebesar 17,22 atm, R = 0,082 dan massa total urea dan kapur = 20 gram, hitunglah perbandingan urea dan kapur yang telah dicampurkan ?

24. Suatu zat non elektrolit, Mr = 60, sebanyak 3 gram dilarutkan ke dalam 500 gram pelarut, ternyata membeku pada suhu - 1 °C . Berapakah massa zat tersebut yang harus dilarutkan ke dalam 1500 gram  pelarut yang sama agar diperoleh larutan yang mempunyai penurunan titik beku 1/4 nya dari penurunan titik beku larutan tersebut ?

25. Jika sebanyak 3 gram senyawa non elektrolit dalam 250 gram air mempunyai penurunan titik beku yang setengahnya dari penurunan titik beku 5.85 gram garam dapur (Mr = 58,5, Kf air = 1,86) dalam 500 gram air maka masa molekul relatif zat non elektrolit tersebut adalah….

26. Sebanyak 504 gram larutan NaOH 0,2 molal dicampur dengan 268 gram larutan glukosa 0,4 molal. Tentukan titik didih dan titik beku larutan tersebut ( Ar Na =23, O=16, H = 1, C=12, Kf air = 1,86  oC /m, Kb air = 0,52 oC /m)

27. Larutan asam nitrit (HNO20,035 M mempunyai tekanan osmosis 0,93 atm pada  22 °C. Hitung persen ionisasi asam tersebut.

28. Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 35 gram Haemoglobin ke dalam air hingga volume larutan menjadi 1 Liter. Tekanan osmosis larutan pada suhu 25 oC sebesar 10 mmHg. Hitung massa molar Haemoglobin tersebut.

29. Dalam 250 mL larutan terdapat 17,1 gram zat non elektrolit. Pada temperatur 27 °C tekanan osmotik larutan adalah 4,92 atm. Jika tetapan gas R = 0,082 L.atm.mol-1.K-2, maka massa molekul relatif zat nonelektrolit tersebut adalah….

30. Tekanan osmosis darah 4,92 atm pada 27 °C . Berapa banyak glukosa yang harus digunakan untuk membuat 1 liter larutan injeksi yang isotonis dengan darah (Mr glukosa = 180. K = 0,082)….

31. Larutan NaOH 3 M memiliki massa jenis 1,12 gr/ml, (Mr = 40) tentukan ….

       a. Titik didih larutan (Kb air=0,52 °C/m)

       b. Titik beku larutan  (Kf air=1,86  °C /m)

       c. Tekanan uap larutan, jika Po = 28,12 mmHg

32. Pada suhu 27 °C ke dalam 250 gram larutan urea  9 % (Mr = 60) dimasukkan lagi 30 gram gula (Mr = 180) membentuk sebuah larutan, hitunglah :

       a. Titik didih larutan (Kb air=0,52 °C/m)

       b. Titik beku larutan (Kf air=1,86 °C /m)

       c. Tekanan osmosis (massa jenis larutan = 1 gr/ml)

33. Berapa gram urea (Mr = 60) yang harus dmasukkan ke dalam 150 gram larutan gula 20 % (Mr = 180), agar titik didih larutan menjadi 101,45  °C ? (Kb air =0,52 °C/m)

34. Berapa gram NaOH (Mr = 40) yang harus dimasukkan ke dalam 500 ml larutan gula 0,2 M (Mr = 180) agar titik beku larutan menjadi -2,06 °C ?  (massa jenis larutan gula =1,12 gr/ml, Kf air=1,86 °C /m)