Welcome to CINTA KIMIA,....Selamat Belajar…..
div>

Selasa, 15 Agustus 2023

SOAL - SOAL SEL VOLTA

1. Diketahui potensial elektrode zink, tembaga dan alumunium  berikut :
Na+ + e → Na 
-----    - Eo = - 2,71 V
Cu2+ + 2e → Cu ------ Eo = + 0.34 V
Al3+ + 3e → Al -----  -  Eo = -1,66 V
a. Tulislah reaksi sel volta yang dapat

     disusun dari ketiga elektrode tsb
b. Tentukan potensial sel masing-

      masing sel itu
c. Tuliskan pula notasi selnya 
2.  Reaksi redoks berikut berlangsung spontan.
Fe + Cu2+→ Fe2+ + Cu
Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi tersebut.Tulislah juga notasi sel dan reaksi sel volta itu.
3.  Reaksi redoks berikut berlangsung spontan.
2Al + 6H+→ 2Al3+ + 3H2
Gambarlah rangkaian sel volta yang berdasarkan reaksi tersebut.Tulislah juga notasi sel dan reaksi sel volta itu jika menggunakan katoda Pt.
4.  Diketahui potensial elektrode Zn dan Ag sebagai berikut :
 Zn2+ + 2e → Zn 
------- Eo = - 0,76 V
 Ag+ + e → Ag 
---------- Eo = + 0.80 V
a. Logam manakah yang lebih mudah mengalami oksidasi, Zn atau Ag Jelaskan ! Ion manakah yang lebih mudah tereduksi, Zn2+ atau Ag?  
b. Gambar & tulis notasi sel ?
c. Tulis reaksi sel & hitung E sel ?
5.  Gambarlah sel volta beserta reaksi sel pada masing-masing sel volta berikut :
 a. Ni | Ni2+ || Ag| Ag
 b. Pt | H| H|| Ce4+,Ce3+ | Pt
6.  Tulislah notasi sel volta yang menggunakan data potensial elektrode berikut :
(i).   Zn2+ + 2e → Zn----------Eo = - 0,76 V
(ii)   Ni2+ + 2e → Ni----------- Eo = - 0,28 V
(iii)  Cu2+ + 2e → Cu--------- Eo = + 0,34 V
(iv)  Al3+ + 3e → Al----------- Eo = -1,66 V
(v)  Ag+ + e → Ag ------------ Eo = + 0,80 V
untuk pasangan :
a. (i) dan (iii),   b. (ii) dan (v),  c. (iii) dan (v), d. (ii) dan (iv), e. (i) dan (iv)
Tentukanlah juga potensial (Esel) masing-masing sel ?
7.  Diketahui nilai potensial elektrode standar sebagai berikut :
Ag+ + e → Ag 
---------  Eo = + 0.80 V
Sn2+ + 2e → Sn 
-------Eo = - 0,14 V
Cu2+ + 2e → Cu 
-------Eo = + 0.34 V
Cr3+ + 3e → Cr 
--------Eo = - 0,74 V
Fe2+ + 2e → Fe 
-------Eo = - 0,44 V
a. Pilihlah 2 pasangan setengah sel yang

     mempunyai nilai Esel paling tinggi
b. Buatlah notasi sel dari reaksi

     tersebut
8.  Diketahui selisih potensial beberapa reaksi redoks sebagai berikut :
2Al + 3Zn2+→ 2Al3+ + 3Zn       
Esel = + 0,9 V
Zn + Cu2+ →  Zn2+ + Cu 
------Esel = + 1,1 V
Fe + Zn2+ → Fe2+ + Zn 
------- Esel = -0,22 V
a.  Urutkanlah logam Al, Zn, Cu, Fe

     berdasarkan bertambahnya daya
     pereduksi
b. Tentukanlah potensial reaksi redoks berikut : 2Al + 3Fe2+ → 2Al +3 + 3Fe
c. Dengan menggunakan elektrode Al, Zn, Cu, atau Fe, tulislah notasi sel volta yang mempunyai potensial terbesar
9.  Diketahui :
Al3+ + 3e → Al
 ---------- Eo = -1,66 V
Cu2+ + 2e → Cu
-------- Eo = + 0.34 V
Periksalah apakah larutan CuSO4 dapat disimpan dalam bejana yang terbuat dari bahan alumunium ?
10.  Gambarkan rangkaian sel volta berikut dan tuliskan notasi sel voltanya.
a. Cd + Ni2+ → Cd2+ + Ni
b. Zn + Pb2+ → Zn2+ + Pb
11.  Diketahui potensial standar berikut :
Zn2+ + 2e → Zn----------Eo = - 0,76 V
Al3+ + 3e → Al------------Eo = - 1,66 V
Gambarlah sel berikut sesuai dengan data di atas, lengkapi dengan :
a. Reaksi sel 
b. Arah aliran elektron dan arah aliran

   listriknya.
c. Arah kation dan anion pada

   jembatan garam.

12.  Diketahui reaksi :

2V2+ + Sn4+→ 2V+3 + Sn2+ 

Eo : V3+ = - 0,256 V dan

Eo : Sn4+ = + 0,154 V

a. Gambarlah rangkaian sel volta berdasarkan reaksi tersebut

b. Tulislah notasi sel dan reaksi sel volta tsb.

c. Hitung E sel nya ?

13.   Diketahui :
Cd | Cd2+ || 2Ag+ | Ag ---- Esel = + 1,20 V
Cd | Cd2+ || Cu2+ | Cu -----Esel = + 0,74 V
Pb | Pb2+ || 2Ag+ | Ag -----Esel = + 0,93 V
2Na | 2Na+ || Pb2+ | Pb -s Esel = + 2,58 V
Pb2+(aq) + 2e 
 Pb(s) ---- 
Eo = - 0,13 V

a. Tentukan potensial elektroda Cd, Ag, Na dan Cu

b. Tentukan oksidator terkuat dan reduktor terkuat.

c.  Diantara logam Cd, Cu, Ag, Pb dan Na, logam manakah yang bereaksi dengan asam (H+) untuk menghasilkan gas H2?

d. Tentukan notasi sel, jika elektrode Pb dipasangkan dengan Cd

14.  Diberikan data beberapa potensial standar sebagai berikut:

 (I)    Ag+ + e → Ag        -Eo = + 0,80 V

 (II)   Mg2+ + 2e → Mg  - Eo = − 2,37 V

 (III)  Cu2+ + 2e → Cu   -Eo  = + 0,34 V

 (IV)  Zn2+ + 2e → Zn   -Eo  = - 0,76 V

Tentukan:

a.  Potensial sel yang diperoleh jika digunakan elektrode I dan II

b.  Potensial sel yang diperoleh jika digunakan elektrode I dan III

15.  Logam A dapat mendesak logam B dari larutannya, logam C dapat mendesak logam B dari larutannya , logam C tidak dapat mendesak logam A dari larutannya. Urutan potensial reduksi yang semakin negatif dari ketiga logam tersebut adalah...

16.  Diketahui data berikut :

-  Logam C dapat mereduksi A

-  Logam B tidak dapat mereduksi C

-  Logam C tidak dapat mereduksi G

-  Logam D dapat mereduksi logam G tetapi tidak dapat mereduksi F

-  Semua logam dapat mereduksi B
Tentukan urutan logam dari daya pereduksi rendah ke tinggi ?
17.  Diketahui data sbb :
Fe2+ / Fe                 Eo = - 0,44 V
Ni2+ / Ni                   Eo = - 0,25 V
Sn2+ / Sn                 Eo = - 0,14 V
Pb2+ / Pb                 Eo = - 0,13 V
Mg2+ / Mg                Eo = - 2 ,37 V
Cu2+ / Cu                 Eo = + 0,34 V
Berdasarkan harga potensial standar di atas, manakah logam yang dapat memberikan perlindungan katodik terhadap besi ?

18.  Perhatikan gambar berikut :

a. Tentukan potensial elektroda A jika E sel yang dihasilkan 0,82 V

b. Tuliskan notasi sel nya ?

c. Tulislah reaksi sel nya ?

19.  Diketahui :
H2 | 2H+ || Cu2+ | Cu -------Esel = + 0,34 V
Zn | Zn2+ || Cu2+ | Cu ------Esel = +1,10 V
Mg | Mg2+ || Zn2+ | Zn ---- Esel = +1,58 V
Mg | Mg2+ || Sn2+ | Sn ---- Esel = +2,11 V
a. Tentukan potensial eletrode E° 
    logam Cu, Zn, Mg, dan Sn
b. Urutan daya pengoksidasi setiap logam dari yang paling kuat daya oksidasinya sampai yang paling lemah.
c. Jika logam Cu, Zn, Mg dan Sn dimasukkan kedalam larutan yang mendandung ion Sn2+, logam manakah yang larut (bereaksi) dan yang tidak larut (bereaksi) ?

20.  Diketahui potensial beberapa sel volta sebagai berikut:

       P|P2+|| Q2+|Q  ----  Esel = +2,46 volt
       R|R2+|| S2+|S ------ Esel = +1,10 volt
       R|R2+|| Q2+|Q  -----Esel = - 1,56 volt
       Berdasarkan data di atas, Hitunglah potensial standar P|P2+|| S2+|S ?
21Diketahui beberapa reaksi:
       2K + 3S2+ → 2K3+ + 3S-------Esel = + 0,38 Volt
       S + 2Q+ → S2+ + 2Q  ----------Esel = + 1,08 Volt
       3R + 2K3+ → 3R2+ + 2K ----  Esel = – 1,28 Volt
       Susunlah unsur S, K, Q, dan R dari paling reaktif ke tidak reaktif ?

22. Perhatikan persamaan reaksi sel berikut:

Cu2+(aq) + Ni(s) → Ni2+(aq) + Cu(s)  --Esel = + 0,59 Volt

Zn2+(aq) + Ni(s) → Ni2+(aq) + Zn(s)  ---Esel = – 0,51 Volt

Cd2+(aq) + Zn(s) → Zn2+(aq) + Cd(s)  -Esel = + 0,35 Volt

Berdasarkan persamaan reaksi sel di atas, urutkan daya pengoksidasi dari yang terendah ke yang terkuat ?


Keterangan :

#  Oksidator (mengalami reduksi)

= pengoksidasi  Daya pengoksidasi

#  Reduktor (mengalami oksidasi)

= pereduksi  Daya pereduksi


Minggu, 13 Agustus 2023

PENYETARAAN REAKSI REDOKS : METODE BILANGAN OKSIDASI.

A. REAKSI IONIK (BERMUATAN)

1. Tentukan biloks setiap unsur dalam reaksi

2. Menyamakan jml atom: unsur yang mengalami perubahan biloks, (selain O, H, gol IA, IIA)

3. Tentukan biloks rombongan atom yang mengalami perubahan biloks.

4. Tentukan kenaikan dan penurunan biloks

5. Menyamakan kenaikan dan penurunan biloks dengan perkalian.

6. Menyamakan jumlah atom-atom yang tidak berubah biloks (selain O dan H) dengan urutan

     : Kation – Anion 

7. Menyamakan total muatan ruas kanan dan kiri dengan cara :

 Suasana ASAM : tambahkan H+ pada ruas yang bermuatan lebih kecil. Ruas lain diimbangi dengan H2O.

 Suasana BASA : tambahkan OH  pada ruas yang bermuatan lebih besar. Ruas lain di imbangi dengan H2O

B. REAKSI MOLEKULER (NETRAL)

1. Tentukan biloks setiap unsur dalam reaksi

2. Menyamakan jml atom: unsur yang mengalami perubahan biloks (selain O, H, gol IA, IIA)

3. Tentukan biloks rombongan atom yang mengalami perubahan biloks.

4. Tentukan kenaikan dan penurunan biloks

5. Menyamakan jumlah atom-atom yang berubah biloks dengan perkalian.

6. Menyamakan atom-atom yang tidak mengalami perubahan biloks dengan urutan : 

    Kation – Anion - H - O


  SOAL : REAKSI IONIK

       
     SOAL : REAKSI MOLEKULER



Sabtu, 12 Agustus 2023

PENYETARAAN REAKSI REDOKS : METODE BILOKS 2

A. REAKSI IONIK (BERMUATAN)

1. Tentukan biloks masing-masing unsur

2. Menyamakan jumlah atom: unsur yang

     mengalami perubahan biloks, (selain O dan H)

3. Tentukan biloks rombongan atom yang

     mengalami perubahan biloks.

4. Tentukan kenaikan dan penurunan

     biloks

5. Menyamakan kenaikan dan penurunan

     biloks dengan perkalian.

6. Menyamakan jumlah atom-atom yang

    tidak berubah biloks (selain O dan H) dengan urutan

     : Kation – Anion 

7. Menyamakan total muatan  ruas kanan

     dan kiri dengan cara :

- Suasana ASAM : tambahkan H+ pada ruas yang bermuatan lebih kecil. Ruas lain di imbangi dengan H2O.

- Suasana BASA : tambahkan OH pada ruas yang bermuatan lebih besar. Ruas lain di imbangi dengan H2O

B. REAKSI MOLEKULER (NETRAL)

1. Tentukan biloks masing-masing unsur

2. Menyamakan jumlah atom: unsur yang

     mengalami perubahan biloks.

3. Tentukan biloks rombongan atom yang

     mengalami perubahan biloks.

4. Tentukan kenaikan dan penurunan

      biloks

5. Menyamakan jumlah atom-atom yang

     berubah biloks dengan perkalian.

6. Menyamakan atom-atom yang tidak mengalami perubahan biloks dengan urutan : 

    Kation – Anion - H - O


C. REAKSI DISPROPORSIONASI

1. Tentukan biloks masing-masing unsur

2. Tentukan kenaikan dan penurunan

     biloks

3. Menyamakan kenaikan dan penurunan biloks dengan perkalian. 

    Yang dikalikan hanya pada unsur yang 

    menjadi 2 atom.

4. Menyamakan jumlah atom: unsur yang

     mengalami perubahan biloks.

5. Menyamakan jumlah atom-atom yang

     tidak berubah biloks dengan urutan

     : Kation – Anion 

6. Menyamakan total muatan  ruas kanan

     dan kiri dengan cara :

- Suasana ASAM : tambahkan H+ pada ruas yang bermuatan lebih kecil.

- Suasana BASA : tambahkan OH pada ruas yang bermuatan lebih besar.

D. REAKSI DENGAN 3 PERUBAHAN BILOKS

1. Tentukan biloks masing-masing unsur

2. Menyamakan jumlah atom: unsur yang

     mengalami perubahan biloks.

3. Tentukan biloks rombongan atom yang

     mengalami perubahan biloks.

4. Tentukan kenaikan dan penurunan

     biloks

5. Menyamakan kenaikan dan penurunan 

    biloks dengan perkalian. Untuk 

    perkalian sesama oksidasi/reduksi 

    dijumlahkan dulu baru dikalikan.

6. Menyamakan jumlah atom-atom yang tidak berubah biloks dengan urutan : 

    Kation – Anion

7. Menyamakan total muatan  ruas kanan dan kiri dengan cara :

- Suasana ASAM : tambahkan H+ pada ruas yang bermuatan lebih kecil.

- Suasana BASA : tambahkan OH  pada ruas yang bermuatan lebih besar.


SOAL : REAKSI IONIK


SOAL : REAKSI MOLEKULER