I. TUJUAN :
1.
Menyelidiki titik didih larutan serta faktor yang mempengaruhi.
2.
Membandingkan kenaikan titik didih larutan non elektrolit dan larutan elektrolit
pada konsentrasi yang sama.
II. LANDASAN TEORI :
Dalam suatu larutan dengan adanya zat terlarut tekanan uap pelarut akan berkurang dan ini mengakibatkan kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan uap osmose. Keempat sifat ini hanya ditentukan oleh banyaknya zat terlarut dan tidak ditentukan oleh jenis zat terlarut. Seperti telah disebutkan, sifat-sifat ini disebut sifat koligatif larutan. Adanya zat terlarut (solute) yang sukar menguap (non volatile), tekanan uap dari larutan turun dan ini akan menyebabkan titik didih larutan lebih tinggi dari pada titik didih pelarutnya. Ini disebabkan karena untuk mendidih, tekanan uap larutan sama dengan tekanan udara dan untuk temperatur harus lebih tinggi.
III.
ALAT DAN BAHAN:
ALAT
1.
Tabung reaksi dan rak
2.
Gelas kimia 100 ml
3. Termometer
4.
Kaki tiga dan asbes
5.
Lampu spirtus
BAHAN
1.
Aquades
2.
Larutan gula 1 m
3.
Larutan urea 1 m
4.
Larutan urea 2 m
5.
Larutan NaCl 1 m
6.
Larutan NaCl 2 m
IV.
CARA KERJA :
1.
Mengisi gelas kimia dengan 50 ml air.
Memanaskan hingga mendidih, memasukkan termometer, dan mencatat suhunya.
2.
Dengan cara yang sama mengganti
berturut-turut 50 ml air dengan 50 ml larutan urea 1 m, larutan urea 2 m,
larutan NaCl 1 m, dan larutan NaCl 2 m.
V.
TABEL PENGAMATAN
No. |
Larutan |
Kemolalan |
Titik Didih |
Penurunan Titik
Didih |
1. |
Aquades |
|
|
|
2. |
Gula |
|
|
|
3. |
CO(NH2)2 (1M) |
|
|
|
4. |
CO(NH2)2 (2M) |
|
|
|
5. |
NaCl
(1M) |
|
|
|
6. |
NaCl
(2M) |
|
|
|
VI. PERTANYAAN
1. Bandingkan titik didih air
(pelarut) dengan titik didih larutan!
2. Apakah pengaruh konsentrasi
molal terhadap kenaikan titik didih larutan ?
3. Bandingkan kenaikan titik didih larutan NaCl dengan larutan gula pada konsentrasi molal yang sama ! Mengapa demikian ?
VII. KESIMPULAN
Buatlah
kesimpulan dari praktikum yang sudah kalian lakukan !
No comments:
Post a Comment