Welcome to CINTA KIMIA,....Selamat Belajar…..
div>

Sabtu, 30 Desember 2023

THERMOKIMIA 2 ( ΔH )

PENENTUAN ∆H

1. KALOMETRI

Kalorimetri adalah pengukuran perubahan kalor dengan menggunakan Kalorimeter. Prinsip kerja dari kalorimetri adalah “kalor yang dilepas oleh benda panas (reaksi)  sama dengan kalor yang diterima oleh benda dingin” yang ditandai dengan perubahan suhu (tidak ada kalor yang keluar atau masuk dari kalorimeter). Ada dua macam kalorimeter yaitu :


a.  Kalorimeter sederhana

Kalorimeter sederhana digunakan untuk mengukur kalor reaksi dalam bentuk larutan

Contoh soal 1 :
Ke dalam suatu kalorimeter sederhana direaksikan 100 mL larutan HBr 0,5 M dan 100 mL larutan NaOH 0,5 M. Setelah reaksi suhu larutan naik sebesar 12
°C. Hitunglah perubahan entalpi yang terjadi. (jika dianggap kalorimeter tidak menyerap kalor, massa jenis larutan 1 gr/mL dan kalor jenis larutan 4,2 J/g°C.

Diketahui : mol = M x V

V larutan = V HBr + V NaOH 

=100 mL + 100 mL= 200 mL= 200 gram

Ditanyakan: ∆H = ….?

Tulis persamaan thermokimianya ?

Jawaban:
Q  = m . c . ∆T
Q  =  200 . 4,2 . 12
Q  = 10080 J = 10,080 Kj
∆H = – Q / mol
∆H = – 10,080 / 0,05 = – 201,6 KJ/mol
HBr(aq) + NaOH(aq) → NaBr(aq)+ H2O(l) ∆H = – 201,6 KJ/mol
Soal 2 :
Larutan KOH 0,15 M dan larutan HCl 0,15 M yang volume masing-masing 100 mL (suhu awal rata-rata = 15°C) direaksikan dalam kalorimeter. Suhu di dalam kalorimeter naik menjadi 28°C. Hitunglah perubahan entalpi yang terjadi. (jika dianggap kalorimeter tidak menyerap kalor, massa jenis larutan 1 gr/mL dan kalor jenis larutan 4,2 J/g°C.

b. Kalorimeter bom
Kalorimeter bom digunakan untuk mengukur kalor reaksi pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu zat.

Contoh soal 1 :

Suatu sampel sebanyak 64 gram Naphthalena (C10H8) dibakar dalam kalorimeter bom yang berisi 1000 gram air. Suhu air meningkat dari 20°C ke 27°C. Kapasitas kalorimeter = 420 J/°C. Berapakah perubahan energi dalam untuk reaksi tersebut ? Kalor jenis air = 4,2 J/g°C.

Diketahui :
Massa Naphthalena = 64 gram →  mol = 64/128 = 0,5 mol
Masssa air = 1000 gram
∆T = 7°C
c air = 4,2 J/g°C
C bom = 400 J/°C

JAWAB :

Q = m(air) . c . ∆T  +  C . ∆T

Q = 1000 . 4,2 . 7  +  420 . 7

Q = 29400 + 2800  =  32200 J

Q = 32,2 Kj

∆H = - Q / mol

∆H = - 32,2 / 0,5

∆H = - 64,4 Kj/mol

Soal 2 :

Sebanyak 12 gr gas metana (Mr CH4= 16) dimasukkan ke dalam kalorimeter bom yang berisi 400 gram air. Lalu gas metana tersebut direaksikan dengan Oksigen dan terjadilah reaksi pembakaran. Sehingga suhu naik dari 28 °C menjadi 45 °C, Hitunglah kalor reaksi yang dihasilkan dari reaksi pembakaran tersebut ?( kapasitas kalor bom = 11,7 J/°C dan kalor jenis air = 4,2 J/g°C).

Kamis, 07 Desember 2023

GUGUS FUNGSI & SENYAWA KARBON

A. GUGUS FUNGSI

Gugus fungsi senyawa karbon merupakan gugusan atom atau sekelompok atom yang menentukan sifat khas senyawa karbon tersebut. 

Perhatikan beberapa gugus fungsi berikut : (R = alkil)


ISOMERI GUGUS FUNGSI :
Senyawa-senyawa yang mempunyai rumus umum sama, disebut ber- isomeri gugus fungsi.
Perhatikan rumus umum alkohol dan eter adalah sama, maka alkohol dan eter disebut ber-isomeri gugus fungsi. Demikian juga aldehid dan keton serta asam karboksilat dan ester.

Rabu, 06 Desember 2023

A L K O H O L

RUMUS UMUM


TATA NAMA ALKOHOL

1. Tentukan rantai terpanjang yang mengandung OH sebagai rantai induk

2. Rantai induk diberi nama dengan akhiran OL (Butana  –> Butanol)

3. Berikan nomor pada OH serendah mungkin

4. Urutan penamaan : no. cabang – nama cabang – no OH – nama induk

    Contoh : 
KLASIFIKASI  ALKOHOL

1.  Alkohol primer → gugus OH melekat di C primer (1-propanol)

2.  Alkohol sekunder → gugus OH melekat di C sekunder (2-propanol)

3.  Alkohol tertier  gugus OH melekat di C tertier (2-metil-2-propanol)

SOAL :
Tulislah nama/rumus rumput/rumus singkat dari senyawa-senyawa berikut :

SIFAT FISIKA ALKOHOL
a. Titik Didih
Titik didih alkohol relatif tinggi. Hal ini terjadi karena akibat langsung dari adanya gaya tarik antarmolekul yang kuat, yaitu ikatan hidrogen antara atom O dan H.
b. Kelarutan.
Alkohol dengan massa molekul rendah dapat larut dalam air dengan baik. Kelarutan ini lebih disebabkan oleh ikatan hidrogen antara alkohol dan air. Semakin panjang rantai karbon maka semakin kecil kelarutannya dkm air.

SIFAT KIMIA ALKOHOL
a. Dehidrasi Alkohol
Dehidrasi atau pelepasan air ini biasanya terjadi apabila asam sulfat pekat berlebih dicampur dalam alkohol dengan dipanaskan pada suhu hingga 180o C. Gugus hidroksil akan terlepas dan atom hidrogen dari karbon terdekatnya juga terlepas dan membentuk senyawa alkena. Perhatikan contonya berikut.
Pada keadaan lain, dengan penambahan sedikit asam sulfat pekat dan pemanasannya dilakukan pada suhun 140o C, maka akan menghasilkan senyawa eter. Ada dua molekul alkohol yang terlibat dalam reaksi ini. Alkohol pertama melepaskan gugus hidroksi dan alkohol kedua melepaskan atom hidrogen.
b. Oksidasi Alkohol
Reaksi oksidasi alkohol bisa menghasilkan senyawa aldehid, asam karboksilat, ataupun keton tergantung jenis alkohol dan berapa kali dioksidasi. Perhatikan alur reaksi berikut :


c. Reaksi alkohol dengan Natrium dan Kalium
Alkohol kering yang tidak mengandung air dapat direaksikan dengan logam Natrium maupun Kalium sehingga atom H dari gugus OH digantikan dengan logam Na/K dan terbentuk Na-alkoholat. Berikut contohnya.
Alkoholat tersebut jika terdapat air maka akan kembali menjadi alkohol dan natrium hidroksida (NaOH).

d. Eseterifikasi
Alkohol dengan asam alkanoat dapat membentuk ester. Reaksi ini sering disebut dengan reaksi esterifikasi. Berikut contohnya.

IDENTIFIKASI ALKOHOL

KEGUNAAN ALKOHOL

1. Alkohol banyak digunakan sebagai pelarut

2. Bahan pembuatan asam cuka

3. Bahan bakar, misalnya spiritus yang merupakan campuran etanol dan metanol.

4. Bahan antiseptik sterilisasi alat-alat kedokteran.

5. Etilena glikol (etanadiol) digunakan sebagai zat antibeku 


💢 SOLANOl 2
💢 ETER